MOM'S LIFE
Viral Pedagang Kue Putu Gunakan Pipa PVC untuk Mengukus, Pakar Kupas Risikonya
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 26 Jun 2026 15:10 WIBAroma dan suara khas kue putu memang selalu berhasil mengingatkan banyak orang pada jajanan tradisional masa kecil. Namun belakangan ini, penggunaan pipa PVC dalam proses pembuatan kue ini menjadi sorotan publik.
Sebagian pedagang diketahui mulai mengganti cetakan bambu dengan pipa PVC saat membuat kue putu. Kondisi ini pun menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan bahan yang digunakan.
Menanggapi hal tersebut, seorang pakar dari Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof Eko Hari Purnomo, menyampaikan bahwa pipa PVC sebaiknya tidak digunakan sebagai alat untuk mencetak maupun mengukus kue putu.
"Pipa paralon pada dasarnya dikembangkan untuk mengalirkan bahan dalam kondisi dingin, terutama jenis unplasticized PVC yang hanya bisa digunakan pada suhu di bawah 50 derajat Celcius, sehingga tidak didesain untuk digunakan pada suhu tinggi," ujar Eko, dikutip dari laman detikcom, Jumat (26/06/2026).
Pakar sebut risiko penggunaan pipa PVC dalam pembuatan kue putu
Eko menuturkan bahwa proses pembuatan kue putu membutuhkan uap panas dengan suhu yang cukup tinggi. Pengukusan dilakukan agar pati beras sebagai bahan utama dapat mengalami proses gelatinisasi dengan baik.
Menurutnya, proses tersebut biasanya menggunakan uap air bersuhu sekitar 100 derajat Celsius. Sementara itu, pati beras akan matang pada suhu sekitar 80 derajat Celsius.
"Suhu ini dapat mengakibatkan migrasi/perpindahan komponen plastik dari pipa paralon ke dalam kue putu. Pipa paralon umumnya dibuat dari plastik PVC terutama jenis unplasticized PVC yang hanya bisa digunakan pada suhu di bawah 50 derajat Celcius," kata Eko.
Ia menjelaskan bahwa suhu tinggi dapat memicu perpindahan zat tertentu dari pipa PVC ke dalam makanan. Beberapa zat tambahan yang terkandung di dalamnya berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Lebih lanjut, Eko menyarankan penggunaan alat tradisional dari bambu yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. Selain menjaga keamanan pangan, penggunaan bambu juga dapat mempertahankan nilai budaya dari kuliner tradisional Indonesia.
"Kalaupun menggunakan cetakan plastik, harus dipilih jenis yang aman untuk pangan pada suhu tinggi," ungkap Eko.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Simak, Bun! Peluang Bisnis Kuliner Tradisional Menurut Ahli
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hampir 90% Bahan Makanan Terkontaminasi Mikropastik, Tahu Ayam hingga Daging Sapi
Catat Bun, Ini 3 Ciri Bahan Makanan Organik yang Perlu Diperhatikan
5 Bahan Makanan Paling Mahal di dunia, Saffron Capai Rp15 Juta per Kilogram
Agar Awet, Jangan Simpan 11 Bahan Makanan Ini di Kulkas
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Mix and Match Polo dan Rok Pleated? Ini Formula yang Jarang Gagal
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 12 Agustus: Virgo Pengeluaran Naik, Cancer Jangan Sembrono
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif