MOM'S LIFE
10 Hal yang Dibenci Orang Cerdas Tanpa Alasan Menurut Psikologi
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 05 Jul 2026 19:40 WIBOrang cerdas sering kali dicap sebagai sosok yang mudah pesimis atau terlalu banyak berpikir. Padahal, cara mereka memandang sesuatu memang cenderung lebih kritis dibanding kebanyakan orang.
Tak heran jika ada beberapa hal yang bisa membuat mereka merasa kesal, meski bagi orang lain tampak sepele atau bahkan tidak menjadi masalah.
Reaksi tersebut bukan selalu tanpa sebab, melainkan bisa berkaitan dengan cara otak mereka memproses informasi.
Menurut psikologi, kebiasaan mudah terganggu oleh hal-hal tertentu justru dapat menjadi salah satu ciri orang dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Lantas, apa saja hal yang mereka benci? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
10 Hal yang dibenci orang cerdas tanpa alasan
Dikutip dari laman Your Tango, berikut beberapa hal yang mungkin dibenci orang cerdas tanpa alasan menurut psikolog:
1. Berita palsu di media sosial
Orang yang sangat cerdas biasanya tidak tahan menemukan berita palsu di media sosial. Baik itu judul berita dari media yang belum pernah mereka dengar atau meme di Facebook, mereka membenci hoax.
Biasanya, mereka tidak kesal karena tertipu atau mungkin hampir tertipu, melainkan karena mereka tahu persis berapa banyak orang yang akan membentuk opini berdasarkan informasi yang tidak akurat itu.
2. Pesan berantai
Terlepas dari isinya, Bunda dapat mengetahui banyak hal tentang kecerdasan sendiri dari reaksi ketika melihat pesan berantai.
Seperti yang dijelaskan dalam sebuah Journal of Intelligence, sering kali orang-orang dengan IQ tinggi justru menolak untuk mendukung klaim dan takhayul yang tidak berdasar.
Bukan berarti mereka tidak sesekali percaya pada kekuatan pemikiran magis dan imajinasi, tetapi mereka lebih memilih untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari.
3. Mengidolakan selebriti
Orang yang mengidolakan selebriti cenderung mendapat skor lebih rendah pada tes kognitif. Namun, orang-orang terpintar biasanya tidak sampai mengidolakan siapa pun sama sekali.
Dari hubungan parasosial daring hingga melacak informasi tentang kehidupan pribadi seorang selebriti, orang-orang cerdas membenci mereka yang melampaui batas.
4. Kepastian seseorang
Ketika terlalu percaya diri dan selalu 100 persen yakin dengan pendapatnya, ada kemungkinan sebenarnya mereka tidak terampil.
Itulah mengapa orang pintar bereaksi secara spontan terhadap keyakinan seseorang. Bahkan jika mereka sendiri benar dan pintar, mereka tetap tidak bisa tidak percaya bahwa kurangnya keterbukaan dan nuansa adalah pertanda buruk.
5. Teori konspirasi
Sama seperti takhayul dan menafsirkan kebetulan, orang-orang yang sangat cerdas tidak tahan dengan teori konspirasi. Terutama ketika orang-orang menerimanya dan membuat berbagai macam asumsi sebagai bukti bahwa teori itu nyata, mereka pasti akan langsung merasa jengkel.
Para pemikir kritis mungkin senang membaca dan mengupas teori konspirasi. Namun, mereka tidak tertarik untuk menerimanya tanpa analisis apa pun dan sama frustrasinya ketika orang lain melakukannya.
6. Video sains di media sosial
Meskipun tampaknya mereka kesal tanpa alasan, menonton video sains 60 detik di TikTok atau sains populer di YouTube memang membuat frustrasi bagi orang-orang yang sangat cerdas.
Ketika mereka benar-benar memahami konsep dan ide yang ingin dibagikan oleh pembuat konten, menontonnya disajikan secara terlalu disederhanakan dan tidak akurat membuat mereka jengkel.
Orang-orang cerdas tertarik untuk membuat percakapan lebih mudah diakses oleh orang lain dan menyederhanakan bahasa mereka, seperti yang dijelaskan dalam sebuah studi dari WIREs Cognitive Science.
7. Orang yang berisik dan menjengkelkan
Begitu banyak hal yang terjadi di otaknya, orang-orang cerdas tidak menyukai rangsangan tambahan yang tidak perlu. Mereka adalah orang-orang yang sensitif, sehingga meningkatkan risiko rangsangan berlebihan dalam situasi sehari-hari.
Mereka menghargai waktu sendirian karena menawarkan keheningan dan ketenangan yang dibutuhkan untuk merenung ke dalam diri. Mereka dapat merefleksikan dan mengelola pikiran internal tanpa harus juga menangkis gangguan dari orang lain.
8. Permainan kartu berbasis keberuntungan
Orang cerdas lebih menyukai permainan berbasis strategi karena permainan tersebut membutuhkan pemikiran kritis dan komunikasi, dibandingkan dengan keberuntungan semata.
Itulah mengapa mereka tidak menyukai jenis permainan kartu atau game online yang hanya bergantung pada keberuntungan karena terasa sangat tidak membutuhkan pemikiran.
Baik itu menggulir layar ponsel mereka atau bermain permainan papan fisik, para pemikir kritis tidak menikmati hiburan tanpa makna. Hiburan seperti itu terasa seperti gangguan atau bentuk pelarian yang membosankan, bukan hobi atau kebiasaan yang menarik.
9. Argumen di media sosial
Orang cerdas memang menyukai debat. Mereka tertarik pada pendapat baru dan berbagai perspektif yang dapat mendorong untuk mengubah pikiran.
Mereka tidak tahan jika seseorang tidak mau mendengarkan atau menerima pendapat yang berbeda. Mereka membutuhkan seseorang yang berpikiran terbuka untuk melakukan percakapan yang disukai, kecuali jika mereka berhadapan dengan seseorang yang hanya ingin benar atau menang.
10. Media sosial
Penggunaan media sosial yang berlebihan dan menghabiskan banyak waktu di depan layar tidak baik untuk kecerdasan.
Bahkan, orang dengan IQ tinggi menghindarinya sejak awal. Bukan hanya argumen yang buruk dan konten tanpa makna, tetapi juga gangguan dan stimulasi dari layar.
Hal ini karena ketika mereka terbiasa mengambil ponsel dan perlu menggulir media sosial, hal itu dapat mengganggu konsentrasi dan fokusnya lebih dari orang biasa.
Nah, itulah beberapa hal yang mungkin dibenci oleh orang-orang cerdas.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ciri Kebiasaan Orang Cerdas yang Sering Tak Disadari
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
TERPOPULER
Rahasia Duma Riris Istri Judika Turun 16 Kg usai Melahirkan Anak Ketiga
Kenapa Bayi Suka Tersenyum saat Tidur?
Tak Disangka, Berat Badan Ibu saat Hamil Ternyata Berdampak pada Kesuburan Anak Laki-laki Kelak
Mengenal Osteopontin, Protein di ASI yang Disebut Efektif Cegah ISPA pada Anak
7 Kalimat Orang Cerdas saat Ingin Bilang "Kan, Sudah Dibilang" Tanpa Terdengar Menyebalkan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sofa Bayi yang Bagus & Nyaman untuk Belajar Duduk
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Loose Powder untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
150 Nama Bayi Bermakna Pantang Menyerah untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Rahasia Duma Riris Istri Judika Turun 16 Kg usai Melahirkan Anak Ketiga
Mengenal Osteopontin, Protein di ASI yang Disebut Efektif Cegah ISPA pada Anak
Kenapa Bayi Suka Tersenyum saat Tidur?
Tak Disangka, Berat Badan Ibu saat Hamil Ternyata Berdampak pada Kesuburan Anak Laki-laki Kelak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Takut Salah Pilih Ukuran Airfryer? Kenali Kapasitas yang Sesuai Kebutuhan
-
Beautynesia
Ramalan Zodiak Minggu Ini: Hubungan, Karier, dan Keuangan di 12 - 18 Oktober 2026
-
Female Daily
The Bimasena Wellness Week, Program 7 Hari dengan Aktivitas Yoga hingga Mindfulness
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Amankah Makan Mangga Saat Diet? Cek Aturan dan Porsinya
-
Mommies Daily
Jangan Asal Kasih, Ini Cara Menghitung Kebutuhan Protein Anak Sesuai Usia dan Berat Badan