Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ternyata Nama Bisa Memengaruhi Penilaian Orang terhadap Kepribadian Seseorang

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Jul 2026 12:20 WIB

Asian and Caucasian ethnicity women colleagues met in office hall chatting enjoy friendly warm conversation, multi-ethnic mates having informal talk drink tea or coffee take break distracted from work
Ilustrasi Ternyata Nama Bisa Memengaruhi Penilaian Orang terhadap Kepribadian Seseorang/Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Daftar Isi
Jakarta -

Pernahkah Bunda merasa seseorang terlihat ramah, ceria, atau lembut hanya dari mendengar namanya? Meski terdengar seperti sekadar firasat, ternyata kesan pertama terhadap sebuah nama bisa memengaruhi cara seseorang menilai kepribadian pemiliknya.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa bunyi tertentu dalam nama dapat memunculkan persepsi yang berbeda.

Nama dengan pelafalan yang tegas cenderung diasosiasikan dengan sosok yang lebih supel dan energik, sementara bunyi yang lebih lembut sering dianggap mencerminkan pribadi yang hangat, emosional, atau mudah diajak bekerja sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menariknya, anggapan tersebut bukan berarti benar-benar menggambarkan karakter asli seseorang. Lantas, bagaimana menurut penelitian yang ada? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Nama memengaruhi cara pandang orang terhadap kepribadian pemiliknya

Mengutip dari The British Psychologival Society, sebuah makalah terbaru yang diterbitkan di Journal of Experimental Psychology: General, mengungkap cara orang menilai kepribadian dari nama.

Penelitian menemukan bahwa sebagian orang kerap mengaitkan bunyi dalam nama dengan sifat-sifat tertentu. Misalnya, nama yang mengandung bunyi K dan T dinilai memiliki profil yang cukup berbeda dengan nama yang mengandung bunyi N atau L, yang lebih beresonansi.

Sementara itu, penelitian sebelumnya menemukan bahwa orang cenderung mengaitkan suara tertentu dengan bentuk tertentu. Misalnya, kata “Bouba” dengan bentuk bulat dan “Kiki” dengan bentuk runcing.

Peneliti mengungkap bahwa seseorang mungkin juga secara naluriah mengaitkan bentuk dan suara dengan keadaan emosional tertentu.

Hasil penelitian terkait nama

Para peneliti dari University of Calgary yang dipimpin oleh David Sidhu ingin mengetahui apakah orang mengaitkan bunyi dalam sebuah nama dengan hal yang lebih abstrak, seperti kepribadian.

Secara khusus, mereka meneliti apakah kita cenderung menilai kepribadian seseorang secara berbeda berdasarkan bunyi pada namanya.

Penelitian ini membandingkan dua jenis bunyi dalam nama. Pertama, sonorant, yaitu bunyi yang terdengar lembut dan mengalun, seperti huruf M, L, dan N. Contohnya nama Lauren.

Kedua, voiceless stop, yaitu bunyi pendek yang dihasilkan dengan menghentikan aliran udara sesaat saat berbicara, seperti huruf T, K, dan P. Contohnya Katie.

Dalam tiga penelitian, sebanyak 180 peserta diminta melihat berbagai sifat kepribadian, seperti rajin dan bertanggung jawab (conscientiousness) atau mudah bergaul (extraversion). Bersamaan dengan itu, mereka diperlihatkan nama-nama yang mengandung bunyi sonorant atau vioceless stop.

Pada salah satu penelitian, peserta melihat dua nama sekaligus dan diminta memilih nama yang paling sesuai dengan sifat tertentu.

Dalam penelitian lain, mereka hanya melihat satu nama, lalu menilai seberapa cocok sifat tersebut menggambarkan orang dengan nama itu. Penelitian ketiga menggunakan nama-nama fiktif yang memiliki bunyi serupa, misalnya Mauren sebagai pengganti Lauren dan Tatie sebagai pengganti Katie.

Hasilnya konsisten. Nama-nama dengan bunyi sonorant, seperti Lauren, lebih sering dinilai sebagai sosok yang ramah, mudah bekerja sama (agreeableness), serta dalam dua penelitian juga dianggap lebih emosional dan bertanggung jawab.

Sebaliknya, nama dengan bunyi voiceless stop, seperti Katie, lebih sering dinilai sebagai orang ekstrovert, energik, dan mudah bersosialisasi.

Alasan seseorang punya cara pandang berbeda pada nama orang lain

Awalnya, para peneliti menduga mungkin nama seseorang memang mencerminkan kepribadiannya. Untuk mengujinya, mereka meminta lebih dari 1.000 orang mengisi survei kepribadian secara daring. Namun, hasilnya menunjukkan tidak ada hubungan nyata antara bunyi dalam nama seseorang dengan kepribadian aslinya.

Kemungkinan lain adalah karena orang sudah memiliki pengalaman dengan nama tertentu. Misalnya, seseorang pernah berteman dengan orang bernama Lauren yang ramah, sehingga menganggap semua nama Lauren memiliki sifat serupa.

Namun, dugaan ini juga kurang kuat karena pola yang sama tetap muncul ketika peserta menilai nama-nama fiktif yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Para peneliti kemudian berpendapat bahwa manusia mungkin telah belajar mengaitkan bunyi tertentu dengan kesan emosional tertentu. Bunyi yang lembut, seperti pada nama Lauren atau Owen, mungkin lebih sering terdengar dalam situasi yang tenang sehingga memunculkan kesan ramah dan dapat dipercaya. Sebaliknya, bunyi yang pendek dan tegas, seperti pada nama Jack atau Katie, dapat memberi kesan seseorang yang lebih aktif, bersemangat, dan ekstrovert.

Meski begitu, para peneliti menegaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, bunyi nama kemungkinan hanya memberi kesan awal dan tidak terlalu memengaruhi penilaian kita terhadap seseorang.

Saat mengenal orang lebih jauh, kita tentu akan mempertimbangkan banyak faktor lain, seperti perilaku, cara berbicara, dan pengalaman berinteraksi.

Namun, temuan ini bisa bermanfaat dalam situasi tertentu. Misalnya, perusahaan dapat mempertimbangkan bunyi sebuah nama saat memberi nama produk agar sesuai dengan citra yang ingin dibangun, sementara penulis dapat memilih nama tokoh yang bunyinya selaras dengan karakter yang ingin ditampilkan.

Nah, itulah penjelasan tentang nama yang memengaruhi penilaian orang terhadap kepribadian pemiliknya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda