Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Rendah dari Kebiasaan Sehari-hari

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Rabu, 01 Jul 2026 17:30 WIB

Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Rendah dari Kebiasaan Sehari-hari
Ilustrasi cara mengenali orang pemilik IQ rendah dari kebiasaan sehari-hari / Foto: Getty Images/metamorworks
Daftar Isi
Jakarta -

Banyak orang mengira kecerdasan hanya ditentukan sejak dari lahir, bukan begitu, Bunda? Padahal, kebiasaan sehari-hari juga berperan dalam membentuk cara seseorang berpikir dan bertindak, lho.

Setiap orang tentu saja punya tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Kebiasaan yang dilakukan setiap harinya pun dapat membantu mengembangkan atau justru menghambat kemampuan tersebut.

Intelligence Quotient (IQ) memang bukan satu-satunya penentu kesuksesan seseorang, Bunda. Namun, cara seseorang memanfaatkan waktu dan menjalani rutinitas dapat memengaruhi peluangnya untuk terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Oleh karena itu, ada beberapa kebiasaan yang sering dikaitkan dengan orang yang memiliki IQ rendah. Simak penjelasan lengkapnya hingga akhir, Bunda.

Cara mengenali orang pemilik IQ rendah dari kebiasaan sehari-hari

Terdapat sejumlah cara mengenali orang dengan IQ rendah dari kebiasaan sehari-hari, Bunda. Berikut ulasan selengkapnya yang dikutip dari laman Your Tango.

1. Cenderung menghindari tantangan

Salah satu kebiasaan yang dikaitkan dengan orang dengan IQ rendah adalah lebih memilih jalan yang mudah. Mereka menghindari tantangan daripada mencoba hal baru yang bisa mengembangkan kemampuan diri.

Akibatnya, mereka merasa tidak mampu meraih keberhasilan karena enggan keluar dari zona nyaman.

Dalam bukunya yang berjudul Mindset: The New Psychology of Success, psikolog di Amerika Serikat, Stanford Carol Dweck, menjelaskan adanya perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset.

Orang dengan fixed mindset percaya kecerdasan tidak dapat berubah, sedangkan growth mindset meyakini bahwa kemampuan bisa terus berkembang melalui proses belajar dan pengalaman.

2. Sulit mengatur waktu

Bagi orang dengan IQ rendah, mereka memiliki kemampuan mengatur waktu yang kurang baik, Bunda. Mereka mudah terdistraksi dan kerap menunda pekerjaan, terutama saat harus menyelesaikan tugas yang penting.

Penata organisasi profesional bersertifikat, Diane Quintana, menjelaskan bahwa manajemen waktu yang baik adalah cara mengatur tugas dan aktivitas agar usaha yang dilakukan menjadi lebih maksimal.

"Ingatlah untuk memfokuskan perhatian Anda pada hal-hal yang mendukung cara Anda ingin hidup," katanya.

3. Tidak mengonsumsi makanan sehat

Pola makan juga berpengaruh pada kemampuan otak seseorang, lho. Mengonsumsi makanan bergizi secara seimbang bisa menjaga energi dan mendukung fungsi otak supaya tetap bekerja dengan baik.

Sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat membuat tubuh kekurangan nutrisi penting. Kondisi ini bisa berdampak pada konsentrasi, daya ingat, hingga kemampuan menyelesaikan berbagai tugas sehari-hari.

Seorang ahli saraf asal Inggris, Dr. Amy Reichelt, menjelaskan bahwa makanan cepat saji juga dapat memengaruhi bagian otak yang berperan dalam daya ingat.

"Ini berarti orang yang mengonsumsi banyak sekali makanan cepat saji tidak berkinerja sebaik orang yang mengonsumsi makanan sehat dalam tes memori," katanya.

4. Menghindari masalah yang sulit

Orang dengan IQ rendah kerap menghindari situasi yang membutuhkan kemampuan memecahkan masalah. Mereka lebih sering menerima hasil yang kurang baik daripada mencoba mencari jalan keluar.

Pelatih transformasi hidup dan karier, Lisa Petsinis, menjelaskan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu membangun ketahanan diri.

Ia juga menyarankan supaya seseorang mengenali emosinya, tidak menghakimi diri sendiri, serta berani menetapkan batasan dan meminta bantuan saat diperlukan, Bunda.

5. Kurang memiliki rasa ingin tahu

Orang dengan IQ rendah cenderung punya rasa ingin tahu yang terbatas. Mereka kurang tertarik mempelajari hal atau ide baru sehingga kesempatan untuk berkembang pun jadi lebih sedikit, Bunda.

Menilik dari studi dalam jurnal Brain Sciences, dijelaskan bahwa rasa ingin tahu merupakan keinginan untuk mengenali dan mencari tahu hal-hal yang baru.

Sementara itu, orang dengan IQ rendah kerap khawatir terlihat tidak tahu, padahal mengakui keterbatasan justru bisa menjadi langkah untuk menemukan jawaban.

6. Tidak membiasakan diri untuk membaca

Bagi orang pemilik IQ rendah, mereka jarang sekali membaca dibandingkan mereka yang memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi. Padahal, membaca dapat menjaga otak tetap aktif dan melatih kemampuan berpikir kita, lho.

Selain menambah pengetahuan, membaca juga membuka wawasan dan membantu seseorang memahami sudut pandang orang lain. Jika kebiasaan ini jarang dilakukan, kesempatan untuk belajar dengan hal baru pun menjadi lebih terbatas.

7. Terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial

Terlalu sering menggunakan media sosial juga kerap dikaitkan dengan kebiasaan orang yang memiliki IQ rendah. Waktu yang dihabiskan untuk terus scroll layar tentu mengurangi kesempatan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Penggunaan media sosial secara berlebihan juga dapat membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi. Selain itu, kebiasaan ini dapat berpengaruh pada cara seseorang menilai dirinya sendiri.

8. Selalu menginginkan hasil yang instan

Orang dengan IQ rendah juga dikaitkan dengan kebiasaan ingin mendapatkan hasil secara cepat. Mereka suka mengharapkan imbalan tanpa melalui proses yang membutuhkan waktu dan usaha.

Karena terbiasa mengejar kepuasan instan, mereka pun mencari jalan pintas daripada berusaha lebih keras. Kebiasaan ini tentu membuat seseorang sulit berkembang karena kurang menyadari bahwa dirinya tidak mengalami kemajuan.

9. Enggan mempelajari keterampilan baru

Selanjutnya, mereka yang memiliki IQ rendah biasanya kurang berusaha untuk mempelajari keterampilan baru secara mandiri. Mereka merasa proses belajar adalah sesuatu yang sulit, Bunda.

Padahal, mempelajari kemampuan baru dapat membuka lebih banyak peluang dalam kehidupan, lho. Kalau terus bertahan di zona nyaman, seseorang bisa melewatkan kesempatannya untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

10. Sulit membuka diri terhadap sudut pandang orang lain

Orang dengan pemilik IQ rendah tidak mempertanyakan keyakinan atau cara berpikir yang mereka miliki, Bunda. Mereka memilih menerima sesuatu apa adanya tanpa mencoba memahami alasan di baliknya.

Itulah sebabnya, mereka menjadi kurang terbuka terhadap pendapat orang lain dan sulit melihat suatu persoalan dari berbagai sisi. Mereka sangat terpaku pada cara berpikir sendiri, dan tidak bertanya-tanya apa yang membuat mereka tetap seperti itu.

Demikian ulasan mengenai cara mengenali orang dengan IQ rendah dari kebiasaan sehari-hari. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Bunda, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda