HaiBunda

MOM'S LIFE

Mengenal Bunga Kertas, Asal Usul & Manfaat yang Menarik Diketahui Bunda

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Sabtu, 04 Jul 2026 07:30 WIB
Ilustrasi bunga kertas atau Bougainvillea / Foto: Getty Images/iStockphoto/hiphotos35

Punya tanaman Bougainvillea atau bunga kertas di rumah? Mari mengenal asal usul bunga kertas dan manfaatnya yang perlu Bunda ketahui.

Bunga kertas menjadi salah satu tanaman hias yang mudah ditemukan di pekarangan rumah maupun taman. Warnanya yang cerah dengan tampilan menyerupai kelopak tipis seperti kertas membuat tanaman ini begitu menarik perhatian.

Tak heran jika bunga kertas kerap dipilih untuk mempercantik halaman karena mampu berbunga lebat hampir sepanjang tahun di daerah beriklim tropis. Di balik keindahannya, bunga kertas ternyata menyimpan sejarah panjang dan beragam manfaat.


Selain dikenal sebagai tanaman hias, beberapa jenis bunga kertas telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara. Sejumlah penelitian modern pun mulai mengungkap kandungan senyawa aktif di dalamnya yang berpotensi mendukung kesehatan.

Mengutip situs Food and Agriculture Organization of the United Nations, berikut informasi selengkapnya mengenai asal usul bunga kertas dan manfaatnya.

Mengenal bunga kertas

Bunga kertas merupakan nama umum untuk tanaman dari genus Bougainvillea, keluarga Nyctaginaceae. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman perdu atau semak merambat yang memiliki duri pada batangnya.

Bagian yang tampak seperti kelopak bunga berwarna-warni sebenarnya bukan mahkota bunga, melainkan daun pelindung (braktea). Sementara bunga aslinya berukuran kecil, berbentuk tabung, dan biasanya berwarna putih atau krem.

Braktea inilah yang membuat tanaman terlihat begitu mencolok. Warnanya sangat beragam, mulai dari ungu, merah muda, merah, jingga, putih, kuning, hingga kombinasi beberapa warna dalam satu tanaman.

Asal usul bunga kertas

Bunga kertas berasal dari kawasan Amerika Selatan, terutama Brasil, Peru, dan Argentina. Nama Bougainvillea diambil dari nama pelaut sekaligus penjelajah asal Prancis, Louis Antoine de Bougainville, yang membawa tanaman ini ke Eropa pada abad ke-18 setelah menemukannya dalam sebuah ekspedisi.

Seiring berjalannya waktu, bunga kertas menyebar ke berbagai negara beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah yang mendapatkan sinar matahari penuh dan relatif tahan terhadap kondisi kering sehingga mudah dirawat.

Dalam buku Mengenal Biodiversitas Tumbuhan oleh Sukirman Rahim dijelaskan bahwa bunga kertas banyak dimanfaatkan sebagai tanaman penghias taman maupun pagar hidup karena pertumbuhannya yang cepat serta memiliki warna mencolok yang memperindah lingkungan.

Hingga kini terdapat sekitar 18 spesies dalam genus Bougainvillea. Ada beberapa spesies yang banyak dibudidayakan maupun diteliti.

Seperti Bougainvillea glabra yang memiliki braktea berwarna cerah dan permukaan daun yang relatif halus. Berbagai kultivar hasil persilangan juga menghasilkan bunga dengan warna unik bahkan mampu berubah warna seiring bertambahnya usia braktea.

Kandungan senyawa aktif bunga kertas

Tak hanya indah dipandang, bunga kertas juga mengandung berbagai senyawa bioaktif yang menjadi perhatian para peneliti. Berdasarkan sejumlah studi, terutama pada spesies Bougainvillea glabra dan Bougainvillea spectabilis, tanaman ini mengandung:

  • Flavonoid
  • Senyawa fenolik
  • Terpenoid
  • Asam lemak
  • Senyawa volatil
  • Hidrokarbon alifatik
  • Antioksidan alami

Kombinasi berbagai senyawa tersebut diduga berperan dalam berbagai aktivitas biologis yang bermanfaat bagi tubuh.

Manfaat bunga kertas bagi kesehatan

Selama ratusan tahun, bunga kertas telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di sejumlah negara. Kini penelitian ilmiah mulai mendukung beberapa manfaat potensial tanaman ini.

1. Berpotensi sebagai antioksidan

Kandungan flavonoid dan fenolik dalam bunga kertas memiliki aktivitas antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Antioksidan berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.

2. Punya sifat antiinflamasi

Beberapa penelitian menunjukkan ekstrak bunga kertas memiliki aktivitas antiinflamasi atau membantu mengurangi peradangan. Potensi ini masih terus diteliti untuk mengetahui efektivitas dan keamanannya pada manusia.

3. Bantu kontrol gula darah

Dalam sejumlah penelitian praklinis, ekstrak beberapa spesies Bougainvillea menunjukkan aktivitas antidiabetes. Meski hasilnya menjanjikan, manfaat tersebut masih memerlukan uji klinis lebih lanjut sebelum dapat digunakan sebagai terapi.

4. Punya aktivitas antibakteri

Berbagai senyawa aktif yang terkandung di dalam bunga kertas diketahui mampu menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri dalam penelitian laboratorium. Temuan ini membuka peluang pemanfaatannya sebagai bahan alami di bidang kesehatan.

5. Digunakan dalam pengobatan tradisional

Secara tradisional, bunga maupun braktea Bougainvillea telah digunakan untuk membantu mengatasi mual, diare, tekanan darah rendah, gangguan pencernaan, nyeri, hingga penyakit yang berkaitan dengan peradangan. Namun penggunaan sebagai obat herbal sebaiknya tetap dilakukan secara hati-hati dan tidak menggantikan pengobatan medis tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

6. Potensi menjadi pangan fungsional

Selain dimanfaatkan di bidang kesehatan, bunga kertas juga dinilai memiliki prospek sebagai bahan pangan fungsional. Bunganya dapat diolah menjadi minuman maupun makanan tertentu karena mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.

Apakah bunga kertas aman dikonsumsi?

Meski sejumlah penelitian menunjukkan manfaat yang menjanjikan, sebagian besar bukti ilmiah masih berasal dari penelitian di laboratorium maupun pada hewan uji. Oleh karena itu, efektivitas dan keamanan bunga kertas untuk pengobatan pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Jika Bunda ingin mengonsumsi olahan herbal dari bunga kertas, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, terutama saat sedang hamil, menyusui, mengonsumsi obat rutin, atau memiliki penyakit tertentu.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Celine Evangelista Ajarkan Anak Ngaji Iqra dan Berwudu

Parenting Annisa Karnesyia

Maternity Shoot Romantis Adinda Thomas dengan Suami, Berlatar Pemandangan Alam yang Indah

Kehamilan Annisa Karnesyia

150 Nama Bayi Terinspirasi Pegunungan dan Artinya untuk Laki-laki & Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Aturan MPLS SD dari Kemendikdasmen untuk Cegah Perploncoan

Parenting Tim HaiBunda

Jangan Lewatkan! Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Kulkas hingga AC Diskon Besar-besaran

Mom's Life Pritadanes

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mudah Dikenali, Ini 10 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah

Viral Tren Stok ASIP Berlimpah, Busui Ini Berani Tunjukkan Jumlah ASI Perah yang Realistis

150 Nama Bayi Terinspirasi Pegunungan dan Artinya untuk Laki-laki & Perempuan

Momen Celine Evangelista Ajarkan Anak Ngaji Iqra dan Berwudu

Aturan MPLS SD dari Kemendikdasmen untuk Cegah Perploncoan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK