MOM'S LIFE
Obesitas Terendah, Indonesia Masuk 8 Negara dengan Penduduk Bugar di Dunia
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 23 Aug 2026 13:10 WIBObesitas menjadi alah satu masalah kesehatan yang masih dihadapi berbagai negara di dunia. Data World Obesity Atlas 2025 dari World Obesity Federation turut memberikan gambaran mengenai prevalensi obesitas pada orang dewasa secara global.
Di tengah tingginya angka obesitas, sejumlah negara justru memiliki prevalensi yang relatif rendah. Kondisi tersebut berkaitan dengan pola hidup sehat, pilihan makanan yang seimbang, serta dukungan sistem kesehatan yang baik.
Lantas, negara mana saja yang memiliki tingkat obesitas paling rendah? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Daftar negara dengan tingkat obesitas yang rendah
Dilansir seasia stats, menurut laporan tersebut, Jepang menduduki peringkat sebagai negara paling bugar di dunia, dengan prevalensi obesitas dewasa hanya 5,57 persen.
Tingkat obesitas Jepang yang sangat rendah telah lama dikaitkan dengan pola makan tradisionalnya, yang menekankan ikan, sayuran, nasi, dan porsi makanan yang moderat.
Selain itu, berjalan kaki, bersepeda, dan gaya hidup aktif sehari-hari memberikan kontribusi signifikan untuk menjaga berat badan yang sehat di seluruh populasi.
Korea Selatan berada di urutan berikutnya dengan tingkat obesitas 7,24 persen, sementara China mencatat 8,37 persen. Kedua negara ini telah mengalami pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat, tetapi mereka terus mempertahankan tingkat obesitas yang relatif rendah dibandingkan dengan banyak negara maju.
Kesadaran masyarakat tentang pola makan sehat, peningkatan partisipasi dalam aktivitas fisik, dan inisiatif kesehatan pemerintah telah memainkan peran penting dalam mendukung populasi yang lebih sehat.
Di antara negara-negara Eropa, Prancis menonjol dengan prevalensi obesitas sebesar 10,00 persen, menjadikannya salah satu negara paling sehat di benua tersebut. Pola makan Prancis, yang sering dicirikan oleh bahan-bahan segar, makanan seimbang, dan kebiasaan makan yang moderat, sering dikaitkan dengan pengelolaan berat badan yang lebih baik.
Taiwan juga menunjukkan kinerja yang baik dengan angka 11,27 persen, yang mencerminkan manfaat dari layanan kesehatan yang mudah diakses, pilihan makanan bergizi, dan gaya hidup perkotaan yang aktif.
Asia Tenggara diwakili oleh Indonesia, yang mencatat prevalensi obesitas sebesar 11,52 persen. Meskipun obesitas secara bertahap meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi dan perubahan kebiasaan makan, Indonesia tetap termasuk di antara negara-negara dengan tingkat obesitas terendah di dunia.
Sementara itu, Swiss mencatat angka 12,47 persen yang didukung oleh rekreasi luar ruangan yang meluas, standar perawatan kesehatan yang tinggi, dan kesadaran kesehatan masyarakat yang kuat.
Denmark melengkapi daftar tersebut dengan angka 13,55 persen, yang didukung oleh budaya bersepeda, transportasi aktif, dan penekanan pada gaya hidup sehat.
Temuan ini menunjukkan bahwa mempertahankan tingkat obesitas yang rendah membutuhkan kombinasi dari pola makan bergizi, aktivitas fisik teratur, kebijakan kesehatan masyarakat yang efektif, dan kebiasaan budaya yang mendorong gaya hidup sehat.
Meskipun obesitas terus meningkat di banyak bagian dunia, pengalaman Jepang, Korea Selatan, China, Prancis, Taiwan, Indonesia, Swiss, dan Denmark menunjukkan bahwa investasi jangka panjang dalam promosi kesehatan dapat membuahkan hasil yang positif.
Berikut daftar lengkap negara dengan tingkat obesitas yang relatif rendah:
- Jepang 5,57 persen
- Korea Selatan 7,24 persen
- China 8,37 persen
- Prancis 10,00 persen
- Taiwan 11,27 persen
- Indonesia 11,52 persen
- Swiss 12,47 persen
- Denmark 13,55 persen
Nah, itulah beberapa negara yang memiliki tingkat obesitas yang rendah. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Begini Cara Membaca Label Makanan Olahan untuk Cegah Obesitas, Awas Salah Pilih Bun!
Cara Baca Label Gizi pada Kemasan, Jangan Sampai Salah Bun!
Ragam Minuman yang Dianggap Sehat tapi Sebabkan Anak Obesitas-Diabetes
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
10 Inspirasi Nama Bayi Bermakna Merdeka dan Bebas
Beda Gaya Liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Booomer
Umur Berapa Anak Mulai Bisa Naksir Lawan Jenis?
Serba Pink! Intip 5 Potret Baby Shower Istri Taylor Lautner Jelang Kelahiran Anak Pertama
15 Pidato Maulid Nabi Singkat untuk Lomba Anak Sekolah SD-SMA
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel Tebal Serbaguna Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kenali Perimenopause, Penyebab, Gejala, dan Perbedaaannya dengan Premenopause & Menopause
Umur Berapa Anak Mulai Bisa Naksir Lawan Jenis?
10 Inspirasi Nama Bayi Bermakna Merdeka dan Bebas
Beda Gaya Liburan Gen Z, Milenial, hingga Generasi Booomer
Serba Pink! Intip 5 Potret Baby Shower Istri Taylor Lautner Jelang Kelahiran Anak Pertama
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Lantai Masih Bau Apek Meski Rajin Dipel? Robot Vacuum Ini Cuci Sendiri Kain Pelnya
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Anak Kecil atau Tengkorak yang Kamu Lihat Pertama? Ini Artinya...
-
Female Daily
Niacef, Skincare Andalan untuk Kulit Berjerawat? Ini Faktanya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Terungkap Hubungan Gelap Hayden Panettiere dengan Kakak Mantan Kekasihnya
-
Mommies Daily
Gejala Flu, COVID, dan Alergi pada Anak: Apa Bedanya?