HaiBunda

MOM'S LIFE

Batuk karena Polusi Udara atau Flu? Ini Bedanya Menurut Dokter

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Senin, 31 Aug 2026 13:10 WIB
Ilustrasi batuk / Foto: Getty Images/iStockphoto/torwai
Jakarta -

Bunda, mungkin belakangan sering mendengar atau bahkan mengalami sendiri keluhan batuk yang tak kunjung reda. Di tengah kualitas udara yang sedang buruk, polusi bisa menjadi salah satu pemicunya. Paparan polutan dapat mengiritasi saluran pernapasan sehingga membuat batuk muncul dan sulit mereda.

Sayangnya, sebagian besar orang sering menganggap keluhan ini sebagai serangan flu biasa (influenza) yang akan sembuh dengan sendirinya, sehingga memutuskan untuk tidak memeriksakan diri ke dokter. Padahal, kekeliruan dalam mengenali penyebab batuk dapat berujung pada penanganan yang lambat dan meningkatkan risiko perburukan kondisi paru-paru.

Batuk karena polusi dan flu memiliki gejala berbeda

Dokter spesialis alergi dan imunologi, Dr dr Sukamto Koesnoe, SpPD, KAI, FINASIM, memaparkan bahwa perbedaan mendasar antara batuk akibat flu dan iritasi polusi dapat dikenali dari gejala sistemik yang muncul. Pasien influenza umumnya mengalami demam tinggi dengan suhu tubuh melebihi 37 hingga 38 derajat Celsius, yang kerap disertai nyeri otot dan lemas.


Sebaliknya, paparan polusi udara tidak memicu respon demam pada tubuh, melainkan menyebabkan peradangan lokal pada mukosa saluran pernapasan.

Selain itu, indikator pembeda penting lainnya terletak pada karakteristik dan warna dahak yang diproduksi oleh tubuh. Pada infeksi virus flu, batuk umumnya bersifat kering atau menghasilkan sekresi bening.

Namun, jika batuk mulai mengeluarkan dahak berwarna hijau, hal tersebut menandakan adanya infiltrasi sel neutrofil dan enzim mieloperoksidase sebagai respons terhadap iritasi kronis atau infeksi sekunder, sebuah kondisi yang kerap dipicu oleh paparan materi partikulat polusi.

"Kalau sudah lebih dari 10 hari, demam, pilek, dan batuk tidak kunjung membaik, itu pasti bukan influenza. Influenza memiliki masa inkubasi yang cepat dan biasanya membaik dalam kurun waktu tersebut. Jika dibiarkan tanpa penanganan tepat, kondisi akibat paparan polusi ini bisa memicu komplikasi yang jauh lebih berat," ujar dr Sukamto dalam perbincangan dengan detikcom beberapa waktu lalu.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Amaira Putri Farah Quinn Ultah ke-8, Intip Potretnya Bun!

Parenting Annisa Karnesyia

Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia

Parenting Amira Salsabila

Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Berkat Hidung Tajam Sang Anjing, Bunda Ini Selamat dari Kanker Payudara

Menyusui Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara

Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia

Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya

150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

Terbukti No.1 Pilihan Bunda, SGM Hadir Mendukung Bunda dalam Kampanye Bunda Lebih Maju

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK