HaiBunda

MOM'S LIFE

Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Mengendalikan Diri dari Kalimat yang Diucapkan

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Minggu, 06 Sep 2026 19:10 WIB
Ilustrasi ciri kepribadian orang yang sulit mengendalikan diri dari kalimat yang diucapkan / Foto: Getty Images/PonyWang

Bunda, ternyata cara seseorang berbicara sehari-hari ternyata bisa jadi cerminan dari kepribadiannya. Ciri kepribadian orang yang sulit mengendalikan diri kerap muncul tanpa disadari. Bahkan, bisa lewat kalimat-kalimat sederhana yang sering diucapkan dalam percakapan sehari-hari.

Meskipun demikian, ini bukan berarti orang-orang ini selalu terlihat marah atau emosional secara terbuka, sebagian dari mereka terlihat biasa saja dari luar. Namun jika diperhatikan lebih dalam, cara mereka merespons situasi tertentu lewat kata-kata bisa menunjukkan pola pikir yang cenderung reaktif dan kurang tertata.

Ciri kepribadian orang yang sulit mengendalikan diri

Berikut ini beberapa ciri kepribadian orang yang sulit mengendalikan diri  yang bisa dikenali dari kalimat-kalimat yang biasa mereka ucapkan. Yuk, simak penjelasan selengkapnya menurut pakar.


1. Ucapan “Sepertinya saya tidak benar-benar memikirkannya dengan matang”

Orang yang kurang mengendalikan diri terkadang tidak terlalu memikirkan perilaku mereka. Karena mengutamakan insting, baru konsekuensinya kemudian. Kalimat "Saya tidak benar-benar memikirkannya dengan matang," bisa saja terlontar setelahnya.

Sebaliknya, memberi jeda ketika memutuskan suatu hal dapat berdampak baik. Hal ini sejalan dengan pendapat Profesor James R Langabeer, Ph.D., Ed.D. Ia menyampaikan bahwa "Bahkan jeda singkat dapat mengurangi reaktivitas emosional dan memungkinkan fungsi eksekutif otak untuk aktif," ujarnya.

2. Ucapan “Saya hanya ingin melihat apa yang akan terjadi”

Ketika ada situasi yang tidak aman atau melanggar batas, orang-orang yang nekat cenderung terus menguji batasan orang lain. Meski tahu akibatnya bisa berantakan, mereka tetap tidak peduli. 

Ada dorongan dalam diri mereka yang selalu ingin melihat apa yang terjadi kalau mereka melanggar batasan atau aturan sekali lagi. Sama halnya seperti remaja yang rasa ingin tahunya tinggi, mereka biasanya jarang mau mendengar peringatan atau penjelasan soal perilaku yang tidak bisa diterima. Orang seperti ini biasanya baru belajar lewat cara yang sulit.

3. Ucapan “Mungkin nanti aku akan menyesal, tapi ya sudahlah”

Ciri kepribadian orang yang sulit mengendalikan diri berikutnya adalah sering mengucapkan kalimat  “Mungkin nanti aku akan menyesal, tapi ya sudahlah.” Orang dengan pemikiran untuk melakukan sesuatu, lalu memikirkan konsekuensinya kemudian, ada kemungkinan untuk menyesal, tetapi bisa saja mengulanginya lagi.

4. Ucapan “Saya akan memikirkan itu besok”

Orang yang tidak dapat mengendalikan diri biasanya  tidak memikirkan konsekuensi dari perilaku mereka secara langsung. Setiap kali mereka dituntut untuk melakukan sesuatu yang tidak mereka inginkan, mereka akan berkata, "Aku akan memikirkan itu besok."

Memang, mungkin ada godaan untuk menjauhkan hal itu tidak dapat dipungkiri, tapi menunda-nunda hanya membuat keadaan semakin buruk. Kebiasaan ini menjadi ciri bahwa seseorang tidak bisa mengendalikan diri dengan baik. 

5. Ucapan “Saya benci disuruh berbuat apa”

Diberitahu orang lain tentang apa yang harus kita dikerjakan tidak selalu menyenangkan. Namun, sebagian orang biasanya memilih untuk mendengarkan, bahkan jika kita tidak ingin. Ini penting untuk memastikan hubungan dan karier kita berkembang.

Namun, orang yang sulit mengendalikan diri terkadang tidak peduli. Mereka tidak masalah jika hubungan dengan lawan bicaranya hancur. Mereka juga tidak memikirkan kelanjutan karier karena sikap seperti itu dan berpikiran mereka akan menemukan pekerjaan baru.

6. Ucapan “Kadang saya tidak bisa menahan diri”

Tidak ada orang yang benar-benar suka mengakui kesalahan. Kalau diberi pilihan, sebagian orang akan lebih memilih menutup mata daripada mengakui bahwa diri sendiri sudah berbuat salah.

Namun cepat atau lambat, setiap orang pasti dihadapkan pada kenyataan yang harus dihadapi. Meski terasa berat, belajar merenungi diri sendiri sebenarnya jadi fondasi penting untuk membangun pengendalian diri, baik secara mental maupun emosional.

Sayangnya, bagi orang yang sulit mengendalikan diri, dorongan dan pikiran buruk mereka seolah lebih berkuasa dibanding kesadaran diri mereka sendiri. Alih-alih introspeksi, mereka justru sibuk mengalihkan kesalahan kepada orang lain.

Meskipun terdengar kekanak-kanakan, tapi kalimat yang sering mereka ucapkan biasanya, "Kadang aku memang tidak bisa menahan diri" sebagai pembelaan.

7. Ucapan ‘Kamu hanya hidup sekali“

Ucapan kita hanya hidup sekali memang bisa digunakan, tetapi sesuai kondisi. Mengucapkan kata ini sebagai alasan untuk melakukan keputusan impulsif sebaiknya dihindari. Karena, apapun yang dilakukan dalam hidup memiliki konsekuensi nyata.

Ketika berhadapan dengan orang lain, penting untuk berhati-hati agar tidak sembarangan mengatakan hal itu, terutama saat seseorang mencoba meyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang berisiko atau drastis. Orang dengan kontrol diri yang kurang baik umumnya jarang memperhatikan risiko jangka panjang.

8. Ucapan “Kamu bereaksi berlebihan”

Orang yang tidak dapat mengendalikan emosi biasanya tidak suka dikritik. Mereka tidak bisa membedakan antara  kritik dan diserang secara personal.

Sehingga, mereka akan merespons dengan mengatakan kepada orang yang mengkritik bahwa mereka sebenarnya adalah masalahnya. 

Sebagian besar orang pada dasarnya  takut terhadap penolakan. Mengutip laman Your Tango, penolakan sosial bukan sekadar rasa malu sesaat. Hal ini menyebabkan kemarahan, kesedihan, depresi, dan kecemasan. 

Namun, orang yang kurang dapat mengendalikan mental dan emosional membawa hal ini ke tingkat yang berbeda.

Mereka biasanya terlalu terjebak dalam perasaan sendiri, mereka lupa menyadari kapan mereka salah dan bagaimana perilaku mereka menjauhkan orang.

9. Ucapan “Seharusnya baik-baik saja”

Ketika mulai membangun kehidupan dan karier yang lebih baik, berpikir matang sebelum mengambil langkah besar adalah hal yang penting untuk disadari.

Memang terasa merepotkan, tapi sedikit kehati-hatian tidak pernah merugikan siapapun. Apalagi untuk keputusan besar yang tidak bisa disikapi dengan berkata "Seharusnya tidak apa-apa".

Mengambil risiko memang bisa membuat hidup terasa lebih hidup, tapi kalau ada orang yang mengucapkan kalimat semacam itu sebelum bertindak gegabah, ada baiknya dijadikan sinyal untuk berpikir dua kali sebelum menjalin hubungan atau kerja sama yang lebih dalam dengannya. 

Sebab kalau seseorang saja bisa ceroboh terhadap dirinya sendiri, besar kemungkinan ia juga akan bersikap sama terhadap orang lain. Terkadang, sikap paling ceroboh dari orang-orang seperti ini justru terlihat dari kebiasaan mereka selalu terburu-buru. 

Menurut penulis sekaligus psikolog klinis, Shoba Sreenivasan, Ph.D., dan Linda E. Weinberger, Ph.D., stres akibat terlalu sering terburu-buru dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan organ, masalah tidur, hingga persoalan kesehatan mental.

Oleh karena itu, ada baiknya memperlambat langkah dan berpikir matang-matang sebelum benar-benar mengambil keputusan.

10. Ucapan “Saya benar-benar tidak peduli apa yang mereka pikirkan”

Tidak terlalu memikirkan penilaian orang lain memang baik bagi kita. Ini bisa mengurai pikiran agar tidak terlalu membebani.

Namun, terlalu tidak peduli juga sebaiknya dihindari. Apalagi berkaitan dengan perilaku yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain, atau berkaitan dengan orang yang pendapatnya penting dihargai.

Sebagai contoh seseorang yang sama sekali tidak peduli jika rekan kerjanya menganggapnya tidak jujur ​​atau bahkan fanatik. Ia seharusnya mulai lebih peduli tentang mengapa dan bagaimana penilaian itu bisa terjadi.

Itulah ciri orang yang sulit mengendalikan diri berdasarkan kalimat yang diucapkan. Respons seseorang terhadap kondisi sekitar melalui kalimat sehari-hari bisa jadi sinyal kepribadian mereka.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ciri Kepribadian Orang Kreatif, Sering Punya Kebiasaan Ini

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengenal Nafkah Istri dan Uang Belanja, Apa Perbedaannya?

Mom's Life Arina Yulistara

Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Mengendalikan Diri dari Kalimat yang Diucapkan

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

10 Artis Korea yang Ternyata Pernah Jadi Ketua OSIS saat Sekolah

Parenting Annisa Karnesyia

5 Resep Pancake Sederhana hingga Pisang, Lembut dan Enak untuk Sarapan

Mom's Life Amira Salsabila

Kebiasaan Orang yang Hidup Bahagia Menurut Psikologi, Sederhana tapi Jarang Disadari

Mom's Life Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Artis Korea yang Ternyata Pernah Jadi Ketua OSIS saat Sekolah

Mengenal Nafkah Istri dan Uang Belanja, Apa Perbedaannya?

Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Mengendalikan Diri dari Kalimat yang Diucapkan

5 Resep Pancake Sederhana hingga Pisang, Lembut dan Enak untuk Sarapan

Apakah Obat Nyamuk Elektrik Aman untuk Bayi? Ini Kata Pakar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK