Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Ciri Orang yang Sulit Dibohongi Menurut Psikologi, Peka Membaca Gerak-gerik Orang Lain

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 04 Sep 2026 06:50 WIB

Ilustrasi ngobrol
Ilustrasi ciri orang yang sulit dibohongi menurut psikolog / Foto: Getty Images/Goodboy Picture Company
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, ada orang yang sulit dibohongi, bukan karena selalu curiga atau mencari kesalahan orang lain. Mereka hanya lebih peka dalam memperhatikan detail, perubahan sikap, dan hal-hal yang tidak sesuai dengan ucapan.

Dilansir Your Tango, psikolog mengungkap bahwa orang yang sulit dibohongi biasanya memiliki kemampuan observasi yang baik dan belajar dari pengalaman.

Mereka dapat mengandalkan logika sekaligus intuisi saat merasa ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik. Meski terlihat santai, mereka sebenarnya sedang menangkap informasi dari situasi di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


7 Ciri orang yang sulit dibohongi

Orang yang sulit dibohongi mungkin memiliki beberapa ciri berikut ini yang tidak dimiliki orang biasa.

1. Lebih banyak mengamati daripada berbicara

Orang yang sulit ditipu biasanya lebih banyak mengamati daripada berbicara. Rata-rata orang sering kali tenggelam dalam dunianya sendiri, sering berbicara tentang kesulitan mereka atau bergosip tentang orang lain.

Sebagian orang lebih suka berbicara, sementara yang lain memilih untuk hanya mengamati, Bunda.

Menurut konselor sekolah dan keluarga, Lynne Reeves Griffin, RN. M.Ed., peran observasi dalam kehidupan sehari-hari meningkatkan persepsi setiap orang, dan menyelaraskan efisiensi semua indra. Ini karena otak dirancang untuk belajar melalui pengamatan.

2. Memperhatikan gerak-gerik orang lain

Tidak mudah untuk memahami apa yang dirasakan orang lain. Bahkan, ketika orang mencoba untuk memperhatikan, sebagian besar tidak menganalisis secara cermat perubahan kecil dalam perilaku sepanjang hari.

Namun, orang yang sulit dibohongi cenderung memperhatikan perubahan kecil tersebut, yang membantu mereka mengenali ketika ada sesuatu yang tidak beres.

3. Tetap mengendalikan emosi di bawah tekanan

Bagi mereka yang tidak mudah dibohongi, tahu lebih baik daripada melampiaskan emosi. Dalam beberapa kasus, melampiaskan emosi justru dapat memperburuk situasi yang sudah buruk. Karena itulah lebih baik untuk memiliki pengendalian diri.

Mereka cenderung memiliki kendali emosi yang kuat, yang membantu tetap tenang dan tidak bereaksi terlalu cepat.

4. Lebih percaya pada tindakan daripada kata-kata

Semua orang tahu bahwa tindakan berbicara lebih jujur daripada kata-kata. Namun, banyak orang menerima begitu saja apa yang dikatakan seseorang, sering kali karena mereka ingin berasumsi yang terbaik tentang orang lain.

Sebaliknya, orang yang sulit ditipu cenderung lebih mempercayai tindakan daripada kata-kata dan lebih memperhatikan apa yang dilakukan seseorang daripada apa yang mereka klaim.

5. Mempertanyakan hal-hal yang tidak masuk akal

Orang yang sulit dibohongi cenderung mempertanyakan hal-hal yang tidak masuk akal. Mereka tidak mungkin langsung setuju tanpa terlebih dahulu mengajukan beberapa pertanyaan lanjutan.

Mereka mungkin tidak menyebut nama seseorang secara langsung, tetapi akan terus menggali sampai cerita tersebut terbukti benar atau mulai runtuh.

6. Memperhatikan orang yang tidak konsisten saat bercerita

Menurut Asisten Profesor Psikologi, Natalie C. Tronson, Ph.D., peristiwa berulang atau percakapan yang sarat emosi lebih mudah diingat daripada percakapan yang hanya terjadi sekali.

Meskipun demikian, orang yang sulit ditipu cenderung memperhatikan ketidakkonsistenan kecil yang mungkin diabaikan orang lain.

Tidak seperti kebanyakan orang, mereka yang sulit dibohongi mengingat dan mengungkap hal-hal yang dilupakan orang biasa. Baik itu perubahan waktu atau cara kalimat disusun, mereka mampu menangkap hal-hal yang mencurigakan jauh lebih cepat daripada orang di sekitarnya.

7. Belajar dari kesalahan masa lalu

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang sempurna. Sebanyak apa pun orang berusaha melakukan kesalahan dari waktu ke waktu. Namun bagaimana orang memproses kesalahan-kesalahan ini tidak serta merta membuat mereka lebih bijak.

Orang yang sulit dibohongi biasanya memiliki sifat belajar dari kesalahan masa lalu. Berkat kebijaksanaan yang dikumpulkan, mereka telah memperoleh banyak pengetahuan selama bertahun-tahun.

Mereka tidak hanya lebih bijaksana, tetapi juga mampu mengenali tanda-tanda bahaya yang lebih cepat.

Nah, itulah beberapa ciri orang yang sulit dibohongi yang dapat Bunda kenali. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda