MOM'S LIFE
Ciri Orang yang Punya Sifat Egois dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 07 Sep 2026 07:00 WIBTahukah Bunda? Psikolog mengatakan pemikiran egois tidak selalu muncul dengan cara yang jelas. Lebih sering, hal itu menyelinap ke dalam percakapan melalui kalimat sederhana sehari-hari yang digunakan orang tanpa menyadarinya.
Kalimat ini muncul di tempat kerja, rumah, dan dalam percakapan santai. Secara terpisah, kata-kata tersebut tampaknya tidak berbahaya.
Namun, ketika berulang kali disampaikan, ini secara diam-diam mengubah percakapan menjadi jalan satu arah, alias satu orang menjadi pusat perhatian.
Mengapa psikolog memperhatikan bahasa?
Dilansir The Economic Times, kepribadian tidak hanya terlihat dalam keputusan besar. Ia juga muncul dalam perilaku kecil dan otomatis, terutama dalam berbicara.
Psikolog sosial James W. Pennebaker, seorang profesor di Universitas Texas, telah menghabiskan bertahun-tahun mempelajari bagaimana bahasa sehari-hari mencerminkan fokus psikologis.
Penelitiannya, yang diterbitkan dalam jurnal Journal of Personality and Social Psychology, menemukan bahwa orang yang sering menggunakan kata ganti orang pertama tunggal seperti, “Saya”, “Aku”, dan “Milikku” cenderung lebih berfokus pada diri sendiri dalam percakapan.
Ini bukan berarti mereka sengaja egois. Sering kali, mereka hanya berbicara karena kebiasaan. Namun, seiring waktu, pola ini dapat membuat percakapan terasa tidak seimbang, bahkan ketika orang tersebut percaya bahwa mereka sedang bersikap terbuka atau ekspresif.
Ungkapan yang dianggap egois
Beberapa ungkapan yang dikaitkan psikolog dengan pemikiran egois berfokus pada perlindungan diri daripada komunikasi.
Gagasan ini berasal dari karya penting psikolog Leon Festinger, A Theory of Cognitive Dissonance, yang menunjukkan bahwa orang sangat termotivasi untuk melindungi citra dirinya.
Ketika mereka merasa dikritik atau tidak nyaman, mereka sering merespons dengan cara yang membela siapa dirinya sebenarnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini muncul dalam ungkapan seperti “Memang begitulah saya” atau “Saya hanya jujur”.
Penelitian menunjukkan bahwa pernyataan-pernyataan ini sering kali menghentikan percakapan. Pernyataan tersebut menyisakan sedikit ruang untuk umpan balik atau pemahaman, mengalihkan fokus ke dalam diri sendiri daripada ke arah hubungan.
Logika mengesampingkan emosi
Psikolog klinis juga mempelajari bagaimana bahasa dapat secara diam-diam mengabaikan perasaan orang lain.
Penelitian oleh psikolog James J. Gross, yang diterbitkan dalam Psychological Inquiry, menunjukkan bahwa validasi emosional memainkan peran kunci dalam kepercayaan dan komunikasi.
Kalimat seperti “Kamu bereaksi berlebihan” atau “Ini tidak seserius itu” mungkin terdengar tenang atau masuk akal.
Namun, secara psikologis, kalimat tersebut menandakan bahwa perasaan pembicara lebih penting daripada perasaan orang lain. Seiring waktu, hal ini dapat membuat orang kurang bersedia untuk berbagi karena mereka mengharapkan emosi mereka diabaikan.
Bagaimana bahasa pengambilan keputusan mengungkapkan prioritas
Pola pikir yang berpusat pada diri sendiri juga terlihat dalam cara orang berbicara tentang keputusan.
Dalam studi mereka, The Attribution of Responsibility and Valence of Outcomes, psikolog Dale Miller dan Michael Ross meneliti apa yang dikenal sebagai bias mementingkan diri sendiri, kecenderungan untuk menafsirkan situasi dengan cara yang menguntungkan diri sendiri.
Dalam percakapan sehari-hari, ini muncul dalam kalimat seperti “Itu tidak cocok untuk saya”, terutama ketika digunakan berulang kali tanpa diskusi atau kompromi.
Penelitian psikologi organisasi menunjukkan bahwa meskipun menetapkan batasan itu sehat, memprioritaskan kenyamanan pribadi secara konsisten dapat membebani kerja tim dan hubungan.
Nah, itulah kalimat yang dapat dikenali menjadi ciri orang egois. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kepribadian Ini Sering Ucap "Jangan Masukin Hati Ya" saat Berbicara, Waspada Bun!
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
TERPOPULER
Ciri Orang yang Punya Sifat Egois dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Cara Mengenali Orang Pintar dari 7 Pertanyaan yang Mereka Ajukan saat Ngobrol
5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi China, Ada yang Disebut Punya Kecerdasan Istimewa
10 Artis Korea yang Ternyata Pernah Jadi Ketua OSIS saat Sekolah
Mengenal Nafkah Istri dan Uang Belanja, Apa Perbedaannya?
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
30 Contoh Harapan Ketua dan Pengurus OSIS Baru SMP dan SMA Beserta Ucapan Selamat
17 Drama China Romantis Modern Terbaik Tayang di Netflix, Punya Rating Tinggi
Ciri Orang yang Punya Sifat Egois dari Kalimat yang Sering Diucapkan
Cara Mengenali Orang Pintar dari 7 Pertanyaan yang Mereka Ajukan saat Ngobrol
5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi China, Ada yang Disebut Punya Kecerdasan Istimewa
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Coba Stroller yang Awet? Cek Dulu Disini
-
Beautynesia
Banyak Orang Masih Beli, Padahal 5 Pengeluaran Ini Nggak Selalu Layak
-
Female Daily
5 Warna yang Sering Muncul di 2026, Ada yang Jadi Favorit Kamu Nggak?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Wajah North West Berubah, Netizen Curiga Operasi Hidung di Usia 13
-
Mommies Daily
7 Sneakers untuk ke Kantor yang Nyaman untuk Commuter dan Tetap Stylish