HaiBunda

MOM'S LIFE

Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB
Ilustrasi perempuan di dalam pesawat / Foto: Getty Images/Perawit Boonchu

Ketika bepergian menggunakan pesawat, pakaian menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan. Umumnya orang akan memilih pakaian yang nyaman dan melindungi diri ketika melakukan perjalanan. Namun, jenis pakaian juga penting diperhatikan karena celana pendek menjadi jenis pakaian yang sebaiknya dihindari saat naik pesawat menurut pramugari.

Informasi mengenai anjuran untuk tidak menggunakan celana pendek saat naik pesawat dibagikan oleh Charity Nelms yang telah bekerja sebagai pramugari selama 11 tahun. Ia membagikan tips ini dalam postingan video TikTok.

Menurut Nelms, jenis pakaian yang membuat kaki seseorang terbuka seperti dress, rok, dan celana pendek sebaiknya dihindari saat naik pesawat. Hal ini disarankan atas pertimbangan kebersihan kursi penumpang yang berisiko kotor meskipun telah dilakukan disinfektan.


"Tidak ada kulitmu yang seharusnya menyentuh kursi itu. Saya tidak peduli jika Anda bergabung dan mendisinfeksinya. Tidak, tidak, tidak. Pakai celana penuh. Percayalah, aku sudah melihat hal-hal jahat," ungkap Nelms dalam video yang ia bagikan.

Alih-alih menggunakan celana pendek, dress, rok pendek, atau jenis pakaian lain yang membuat kulit bersentuhan dengan kursi, Nelms lebih menyarankan penumpang untuk mengenakan jenis pakaian yang lebih tertutup, misalnya celana panjang.

Dikutip dari laman Express, saran tentang tidak menggunakan celana pendek saat naik pesawat juga disampaikan oleh  Cher Killoguh, pramugari asal Texas, Amerika Serikat. Ia menganjurkan penumpang pesawat untuk tidak menggunakan celana pendek.

"Berapa kali popok kotor diganti di kursi sungguh menakjubkan. Belum lagi orang-orang muntah, orang-orang juga kotor dan masih duduk di kursi,” ujar Killoguh.

Alasan yang ia sampaikan pun tidak jauh berbeda dari Nelms, yaitu soal kehigienisan kursi pesawat. Killoguh menjelaskan bahwa penumpang sebenarnya tidak pernah benar-benar tahu jenis kotoran apa saja yang mungkin masih menempel di permukaan kursi tersebut. 

Killoguh juga menyampaikan bahwa menggunakan celana pendek ketika naik pesawat berisiko terpapar penyakit kulit seperti kurap atau infeksi staph. Infeksi staph adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Ini dapat menyerang kulit, organ dalam, atau aliran darah, serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani.

Meski pesawat rutin dibersihkan di sela-sela jadwal penerbangan, risiko adanya kotoran yang tertinggal tetap saja bisa terjadi, sehingga memilih pakaian yang lebih tertutup dinilai jadi langkah pencegahan yang lebih aman bagi penumpang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Jangan Langsung Nyalakan Lampu Saat Masuk Kamar Hotel, Ini Alasannya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Potret Rumah Mewah Anang-Ashanty di Cinere Senilai Rp25 Miliar, Sudah Ada yang DP

Mom's Life Amira Salsabila

Pentingnya Skrining Kanker Payudara saat Hamil dan Menyusui

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

11 Kalimat Orang Cerdas Emosional untuk Mendapatkan Keinginannya

Mom's Life Amira Salsabila

Studi Terbaru Sebut Ibu Pengganti atau Surogasi Rentan Alami Gangguan Mental

Kehamilan Melly Febrida

Sejarah Pembalut dari Masa ke Masa, dari Kain hingga Produk Menstruasi Modern

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Doctor X Tuai Kontroversi, Petisi ke Majelis Nasional Minta Disetop

Pentingnya Skrining Kanker Payudara saat Hamil dan Menyusui

7 Potret Rumah Mewah Anang-Ashanty di Cinere Senilai Rp25 Miliar, Sudah Ada yang DP

11 Kalimat Orang Cerdas Emosional untuk Mendapatkan Keinginannya

Studi Terbaru Sebut Ibu Pengganti atau Surogasi Rentan Alami Gangguan Mental

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK