Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

11 Kalimat Orang Cerdas Emosional untuk Mendapatkan Keinginannya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 30 Oct 2026 06:25 WIB

Two asian businesswoman talking about business standing in the office workspace, Business and people partnership concept.
Ilustrasi Kalimat Orang Cerdas Emosional untuk Mendapatkan Keinginannya/Foto: Getty Images/SOMKID THONGDEE
Daftar Isi
Jakarta -

Kecerdasan emosional tidak hanya membantu seseorang memahami perasaan diri sendiri, tetapi juga membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain.

Kemampuan berempati, membaca situasi sosial, dan berkomunikasi secara tepat membuat mereka lebih mudah mendapatkan kepercayaan serta dukungan dari lingkungan sekitar.

Menariknya, orang dengan kecerdasan emosional tinggi kerap menggunakan kalimat tertentu untuk menyampaikan keinginan tanpa membuat orang lain merasa tertekan. Pilihan kata yang tepat dapat menciptakan rasa nyaman sekaligus membantu mereka mencapai tujuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


11 Kalimat yang diucapkan orang cerdas emosional untuk mendapatkan keinginan

Dilansir Your Tango, orang yang cerdas secara emosional biasanya mengucapkan beberapa kalimat berikut ini untuk untuk membuat Bunda mewujudkan keinginannya:

1. “Apa yang kamu inginkan?”

Dengan berupaya untuk benar-benar memahami orang lain dan membuat mereka merasa didengar dengan cara yang penting, orang cerdas secara emosional dapat memperoleh apa yang mereka inginkan, sambil tetap selaras dengan keinginan orang lain.

Mereka tidak memaksa orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, tetapi malah menciptakan situasi di mana setiap orang merasa aman dan nyaman dengan hasilnya, bahkan jika itu bukan idenya.

2. “Apa yang akan mempermudah hal ini bagi kamu?”

Kolaborasi adalah bagian dari mendasar dari percakapan yang sehat bagi orang-orang yang cerdas secara emosional.

Mereka tahu bahwa mereka tidak akan pernah mampu menyampaikan ide yang bagus, memimpin sekelompok orang, atau membuat orang merasa diperhatikan dan aman jika mereka tidak mengutamakan kolaborasi dan percakapan kelompok.

3. “Mari kita pikirkan ini bersama-sama”

Ketika orang cerdas secara emosional mengatakan kalimat ini, mereka mungkin memiliki apa yang diinginkan dalam benaknya, tetapi tetap berhati-hati dan sengaja membuat percakapan terasa seperti sebuah tim yang bekerja menuju masalah atau persoalan yang sama.

Orang yang cerdas secara emosional tidak hanya merasakan emosi, mereka juga membiarkan emosi tersebut memengaruhi komunikasi dan interaksi mereka dengan orang lain.

4. “Aku mendengarmu”

Orang yang cerdas secara emosional biasanya mengucapkan kalimat ini untuk membuat Bunda melakukan persis apa yang mereka inginkan, bukan selalu dengan cara yang jahat, tetapi karena tahu bahwa tanpa merasa dipahami, semua orang akan bersikap defensif.

5. “Saya tidak ingin kamu merasa tertekan”

Orang-orang yang cerdas secara emosional cenderung menghilangkan ketegangan dari percakapan.

Ketika fokus membangun hubungan baik dengan seseorang, berdasarkan kepercayaan dan rasa aman, sebelum menyampaikan pendapat atau mencoba memaksakan kehendak, Bunda membuat mereka lebih mudah untuk setuju, itulah sebabnya orang-orang ini selalu menggunakan kalimat tersebut.

6. “Kamu wajar ketika merasa khawatir”

Alih-alih mencoba menolak setiap kekhawatiran seseorang, orang yang cerdas secara emosional sering kali memberi ruang bagi kecemasan orang lain.

Mereka mengucapkan “Kamu wajar ketika merasa khawatir” untuk membuat orang merasa dipercaya dan dipahami, bahkan jika pada akhirnya, tujuannya adalah untuk membuat Bunda melakukan persis apa yang mereka inginkan.

7. “Saya menghargai kejujuran kamu”

Dengan menghargai kejujuran orang lain dan memberi ruang untuk keterbukaan tanpa menghakimi dalam percakapan, setiap orang merasa percaya dan dihargai.

8. “Saya menghormati apa pun keputusan kamu”

Mereka tahu bahwa tidak bisa memaksa apa pun keputusan orang lain. Jadi, mereka membuat orang merasa diperhatikan dan merasa aman.

Lalu, membiarkan mereka membuat keputusan sendiri. Tidak ada manipulasi yang muncul dalam percakapan tersebut, hanya pemahaman dan saling menghargai keputusan masing-masing.

9. “Saya terbuka untuk mengubah berbagai hal”

Keterbukaan adalah salah satu dari sedikit sifat kepribadian yang dikaitkan dengan kecerdasan, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology.

Baik itu berarti fleksibilitas, pola pikir terbuka, atau kemampuan beradaptasi, orang-orang seperti inilah yang sering kali berhasil dan terhubung dengan baik dengan orang lain.

Itulah mengapa orang yang cerdas secara emosional biasanya mengatakan kalimat ini seperti, “Saya terbuka untuk mengubah berbagai hal” untuk membuat Bunda melakukan persis apa yang mereka inginkan.

10. “Bagaimana kamu lebih suka kita mendekati masalah ini?”

Banyak orang yang menolak isu atau pendapat tertentu bahkan tidak memiliki pendapat lain untuk dibagikan, mereka hanya lelah ditindas oleh orang-orang yang dianggap lebih serius atau memiliki suara yang lebih lantang.

Jadi, melontarkan pertanyaan ini di tempat kerja atau dalam sebuah percakapan pribadi terasa lebih penting dan memvalidasi daripada yang terlihat di atas kertas.

11. “Aku percaya padamu”

Membangun kepercayaan adalah kunci bagi orang-orang yang cerdas secara emosional untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Mereka harus menciptakan ruang yang aman bagi orang lain untuk berbagi pendapat dan mempercayai diri sendiri sebelum dapat berbagi pendapat.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang cerdas secara emosional. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda