MOM'S LIFE
9 Kesalahan Menyiram Tanaman yang Bisa Bikin Layu hingga Cepat Mati
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 01 Nov 2026 10:10 WIBTahukah Bunda? Merawat tanaman di rumah ternyata membutuhkan perhatian ekstra agar tetap tumbuh subur dan tidak mudah layu.
Salah satu hal penting yang perlu bunda perhatikan adalah cara menyiramnya karena kebutuhan air setiap tanaman bisa berbeda-beda.
Meski terlihat sederhana, penyiraman tidak boleh dilakukan sembarangan. Kebiasaan ini perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman agar pertumbuhan tidak terganggu dan tetap sehat.
Jika perawatannya kurang tepat, tanaman bisa kehilangan kesegarannya, bahkan mati. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memahami cara merawat tanaman dengan benar agar tumbuh optimal.
9 Kesalahan menyiram tanaman yang bisa bikin layu hingga cepat mati
Dilansir martha stewart, berikut beberapa kesalahan yang sering diabaikan saat menyiram tanaman di rumah:
1. Penyiraman berlebihan
Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan tukang kebun adalah penyiraman berlebihan, yang menghalangi oksigen mencapai akar, menyebabkan pembusukan, dan masalah lain yang diam-diam membunuh tanaman.
“Pendekatan yang lebih baik adalah menyiram secara mendalam, tetapi lebih jarang, dan selalu pastikan wadah tanaman memiliki drainase yang baik. Ini tentang memberi akar apa yang mereka butuhkan tanpa membuatnya tergenang air,” ujar ahli berkebun dan penanam d America Meadows, Tabar Gifford.
2. Kurang air
Di sisi lain, kekurangan air pada tanaman juga dapat menyebabkan masalah. Ini dapat membuat akar tanaman kering dan menyebabkan sel-sel kolaps.
Pendidik hortikultura hias di University of Maine Extension, Ankit Singh, mencatat bahwa tanaman menutup stomata untuk menghemat air dalam kondisi kekeringan, menghentikan fotosintesis dan pertumbuhan. Hasilnya, tanaman kering dengan daun hangus dan pertumbuhan terhambat.
3. Menyiram di malam hari
Menyiram tanaman di malam hari mungkin membantu Bunda menghindari terik matahari, tetapi itu tidak baik bagi tanaman.
“Jika menyiram terlalu larut, kamu membiarkan dedaunan basah semalaman, yang menciptakan lingkungan yang sempurna untuk penyakit jamur,” ujar Gifford.
Jika malam adalah satu-satunya pilihan Bunda, usahakan untuk menyiram di awal malam agar tanaman memiliki waktu untuk mengering sebelum malam tiba.
4. Menyiram di siang hari
Menyiram tanaman di tengah hari mungkin tampak seperti langkah yang tepat, terutama ketika tanaman layu karena panas, tetapi sebaiknya hindari kebiasaan ini.
“Sinar matahari yang terik dan panas menyebabkan penguapan yang cepat, sehingga lebih sedikit air yang mencapai akar,” ujar Singh.
Sebaliknya, Gifford merekomendasikan untuk menyiram tanaman di pagi hari, ketika tanaman mendapatkan cukup air sebelum panas siang hari dan dedaunan sempat mengering.
5. Membasahi bunga dan daun
Meski sulit dihindari, sebisa mungkin jangan sampai bunga dan dedaunan tanaman Bunda basah. Kelembapan berkepanjangan pada dedaunan dan bunga memberikan kondisi ideal bagi patogen jamur dan bakteri.
Singh menambahkan bahwa bunga dengan kelopak basah dapat layu dengan cepat. Salah satu cara untuk menghindari hal ini adalah dengan memasang sistem irigasi tetes, yang mengalirkan air langsung ke akar.
6. Tidak menyiram secara mendalam
Ahli tanaman tahunan dan umbi di American Meadows, Megan Foster, mengatakan penyiraman dangkal dapat berdampak negatif pada sistem akar tanaman, menyebabkan akar tanaman menjadi dangkal dan kurang tahan terhadap kekeringan yang berkepanjangan.
7. Menggunakan air sadah
Air sadah mengandung kalsium, magnesium, dan bikarbonat yang tinggi. Seiring waktu, ini akan meningkatkan pH tanah dan meninggalkan endapan garam berwarna putih.
Beberapa tanaman, termasuk azalea, blueberry, dan anggrek, sangat sensitif terhadap pH tinggi atau garam, dan dapat mengalami penguningan daun sebagai akibatnya.
Jika air sadah adalah satu-satunya pilihan Bunda, cobalah untuk membilas pot dengan air hujan atau air suling untuk membantu mengatur ulang tanah. Ini adalah langkah kecil yang dapat membuat perbedaan besar.
8. Penyiraman yang tidak konsisten
Penyiraman yang tidak konsisten, seperti menyiram tanaman secara berlebihan selama satu minggu kemudian tidak menyiramnya sama sekali pada minggu berikutnya, dapat merusak tanaman.
“Beberapa tanaman, terutama buah-buahan dan sayuran, mungkin retak atau pecah karena perubahan kelembapan yang tiba-tiba,” ujar Gifford.
Untuk menjaga jadwal penyiraman, Gifford merekomendasikan pemasangan sistem irigasi tetes atau selang perendam dengan pengatur waktu. Ini menghilangkan tebak-tebakan dalam penyiraman dan membantu tanaman tetap terhidrasi.
9. Mengabaikan drainase kontainer
Bunda perlu memastikan bahwa pot memiliki lubang drainase di bagian bawah agar air berlebih dapat keluar. Pot tanpa lubang hampir selalu menyebabkan pembusukan akar.
Nah, itulah beberapa kesalahan penyiraman yang perlu Bunda hindari agar tanaman tidak layu dan cepat mati. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Abu Vulkanik Bikin Tanaman Tumbuh Subur, Benarkah?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanaman 'Bergetah' Nikel Paling Langka dan Berharga di Dunia Ternyata Ada di Indonesia
5 Tanaman yang Cocok untuk Sistem Akuaponik, Bisa Dipanen untuk Masak
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
Istri Wali Kota Bogor Suka Siram Tanaman dengan Air Cucian Beras, Biar Apa?
TERPOPULER
9 Kesalahan Menyiram Tanaman yang Bisa Bikin Layu hingga Cepat Mati
Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal
5 Trik Styling Menyamarkan Perut Buncit Pasca Melahirkan
Minum Kopi Sore Hari Bisa Mengganggu Tidur? Ini Kata Penelitian
Cute! Potret Zayn Anak Lucky Perdana yang Ikut Sekolah Sepak Bola di Usia 6 Tahun
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Minum Kopi Sore Hari Bisa Mengganggu Tidur? Ini Kata Penelitian
Sosok Nadia Omara, YouTuber di Balik Viral Cerita Horor KHW 400
9 Kesalahan Menyiram Tanaman yang Bisa Bikin Layu hingga Cepat Mati
Langka! Bukan di Rahim, Janin 12 Minggu Ini Ditemukan Tumbuh Dekat Ginjal
23 Film Netflix Terbaik 2026 dengan Rating Tertinggi dari Genre Romantis, Action hingga Drama
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Pel Manual Masih Layak di Era Mop Elektrik? Ini Kapan Pel Putar Justru Lebih Menang
-
Beautynesia
Simak Gaya Menawan dan Awet Muda Kim Tae Hee di Event Terbaru FRED Jewelry
-
Female Daily
3 Rekomendasi Body Lotion Non-Fragrance yang Cocok untuk Layering Parfum
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kepribadian Orang yang Suka warna Pink dan Sifat Aslinya, Benarkah Romantis?
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Promo tiket.com hingga Pompa ASI Handsfree S2 Pro dari Anker eufy