HaiBunda

PARENTING

Alasan di Balik Anjuran 'Kalau Anak Batuk Jangan Makan Cokelat Dulu'

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Jumat, 25 Aug 2017 17:25 WIB
Anjuran anak jangan makan cokelat saat batuk/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat anak lagi batuk, sedih ya, Bun. Biar nggak tambah parah, kita pun melarangnya untuk makan es atau cokelat. Bahkan, kadang nasihat ini juga disampaikan sama bu dokter atau pak dokter.

Tapi, kenapa sih kalau anak lagi batuk kok seringnya dilarang makan es, termasuk es krim, terus cokelat, kacang, dan permen? Ternyata ada alasannya. Kalau kata dr Sandra Darmawan SpA, makanan-makanan tersebut merupakan zat-zat yang sifatnya alergenik.

"Kalau anak batuk ada dua kemungkinan. Kalau nggak infeksi ya alergi. Jadi dokter sering menasihatkan jangan (makan es dan cokelat dulu), maksudnya menghindari karena kan bisa aja orang lagi flu, batuk, terus ada alergi," kata dr Sandra yang praktik di RS Mayapada Lebak Bulus, waktu ngobrol sama HaiBunda.


dr Sandra bilang, kalau kayak gitu kondisinya, berarti dua-duanya harus ditangani nih, Bun. Kalau infeksi berarti ditangani pakai obat sedangkan kalau alergi, ya harus dihindari pemicu alerginya, kan? Misalnya anak makan cokelat kok jadi batuk, ya jangan makan cokelat terutama kalau banyak-banyak.

Baca juga: Anak Batuk Berdahak Nggak Boleh Dikasih Produk Susu?

Tapi, beda lagi kalau selama ini anak makan cokelat, kacang, dan permen dia nggak pernah batuk pilek, dr Sandra pribadi sih membolehkan aja pasiennya yang lagi batuk itu makan makanan itu. Kecuali, kalau diperhatikan tiap makan kerupuk anak batuk, kata dr Sandra ya sudah, selama dia lagi batuk jangan makan kerupuk dulu.

"Tujuannya untuk menghindari kemungkinan alergi tadi," ujar dr Sandra.

Memang, Bun. Cokelat bisa jadi pemicu alergi untuk anak. Seperti kata dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, cokelat terbuat dari biji kakao yang udah melewati hasil penggilingan. Kemudian dicampur susu, kedelai atau bahan lain. Nah, inilah yang mencetuskan timbulnya reaksi alergi.

"Gejala alergi cokelat pada anak beragam, mulai dari timbul ruam, gatal-gatal, hingga masalah pernapasan. Efek alergi cokelat yang dialami anak pun bermacam-macam, mulai dari diare, gatal-gatal, batuk, sampai merah-merah di kulit anak," tutur dr Meta dalam wawancara dengan detikHealth.

Baca juga: Makan Es Krim Bisa Bikin Anak Batuk dan Pilek, Mitos atau Fakta? (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK