parenting

Pentingnya Andil Ayah dalam Mengasuh Anak Perempuan

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 09 Sep 2017 16:10 WIB
Pentingnya Andil Ayah dalam Mengasuh Anak Perempuan
Jakarta - Untuk urusan mengasuh anak, nggak cuma bunda yang berperan dalam perkembangan putra-putrinya. Ayah juga turut andil lho dalam tumbuh kembang sang anak, terlebih untuk anak perempuan.

Selama ini, sering banget ya Bun kalau pengasuhan anak lebih dititikberatkan pada peran ibu. Nah, kata terapis perkawinan dan keluarga Gary Brown, PhD, untuk anak perempuan, peran ayah yang terlibat dalam pengasuhannya punya manfaat tersendiri. Di antaranya membentuk ikatan yang kuat dengan anak dan membantu anak mengenali sumber pengasuhan, keamanan, perlindungan, penghormatan, sama dukungan yang konsisten, Bun.

"Hal-hal tersebut ketika didapat anak perempuan bermanfaat ketika dia menjelajahi dunia dan berinteraksi orang lain. Ya, walaupun di masa-masa sekolah, umumnya peran ayah secara fisik, psikologi, dan sosial lebih penting buat anak-anak," kata Brown, dikutip dari Redbook.


Eits, tapi jangan salah, Bun. Berdasarkan penelitian Brown, anak perempuan yang punya hubungan hangat sama ayahnya cenderung lebih mampu mengendalikan stres, nggak rentan depresi dan mengalami kecemasan, terus lebih mampu mengutarakan perasaannya. Nggak cuma itu, studi lain menunjukkan kalau ayah terlibat dalam pengasuhan anak perempuan, kehidupan si anak nantinya lebih baik, begitu juga sama kesehatan fisiknya.

Nah, masuk masa puber, kata Brown anak perempuan lebih butuh ayahnya nih. Terutama kalau udah terkait sama hal-hal sensitif misalnya hubungan percintaan atau tipe laki-laki si anak. Untuk itu, Brown menekankan untuk ayah agar selalu menjalin hubungan yang dekat nan hangat sama anak-anaknya, Bun.

Baca juga: Apakah Kita Termasuk 'Helicopter Parent'?

Soalnya, menurut beberapa penelitian, hubungan yang dekat dan hangat sama ayahnya membuat anak perempuan memiliki harga diri dan kepuasan hidup yang lebih baik, bahkan sampai mereka dewasa nanti. Tapi, dalam keseharian, Brown bilang sering banget saat sang anak beranjak besar, para ayah enggan lagi menjalin hubungan yang dekat dan hangat.

"Padahal, itu tetap diperlukan. Coba hapus pikiran bahwa hanya wanitalah yang mengerti masalah wanita. Bagaimanapun, kita adalah orang tua dan sampai kapanpun, bahkan kelak anak kita dewasa, dia tetaplah anak kita," kata Brown. (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi