HaiBunda

PARENTING

Ini Alasannya Katarak Pada Bayi Harus Segera Ditangani

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Selasa, 19 Sep 2017 19:04 WIB
Ilustrasi mata anak/ Foto: dok.HaiBunda
Jakarta - Saat bayi terkena katarak, jangan sampai kita menunda penanganan medis, ya Bun. Soalnya semakin cepat ditangani, maka keruhnya kornea bisa dicegah penyebarannya.

"Kalau begitu lahir kelihatan matanya keruh, maka akan segera diperiksa. Tapi kalau katarak nggak terlalu terlihat, maka semakin bertambah usia akan semakin keruh. Biasanya terdeteksi saat terlihat putih-putih di tengah mata," tutur dr Junaedi, SpM dari RS Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dalam sesi live chat via Instagram dan Facebook, Selasa (19/9/2017).

Kata dr Junaedi, titik putih itu merupakan tanda kekeruhan lensa mata. Nah, kenapa katarak pada bayi perlu segera mendapat penanganan? Alasannya karena penglihatan itu juga butuh pengalaman. Jadi nggak mungkin nih kalau dari kecil nggak bisa melihat, lalu dioperasi biar bisa melihat di usia 15-16 tahun lalu bisa melihat dengan baik, seperti di film-film.


Baca juga: Curhat Asri Welas Soal Bayinya yang Terkena Katarak

"Kalau operasi dilakukan lebih dari usia 10 tahun, maka kurang bisa menangkap lagi," imbuh dr Junaedi.

dr Junaedi lantas menceritakan pengalamannya menangani pasien katarak yang datang padanya saat berusia 6 tahun. Untunglah, penglihatan anak itu bisa diselamatkan. "Di usia 10 tahun bisa banyak berharap. Tapi perlu segera dilakukan untuk menghindari komplikasi," lanjutnya.

dr Junaedi juga mengingatkan nih, Bun, katarak itu macam-macam. Ada yang kekeruhan lensanya hanya di bagian pinggir, tapi juga ada yang di tengah. Meski katarak di pinggir-pinggir lensa, namun tetap berpotensi menyebar ke tengah. Karena itu, tetap saja nggak bisa kita remehkan dan perlu segera ditangani.

Baca juga: Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16

"Pasca operasi, ada hal-hal yang bisa terjadi, misalnya glaukoma, retina lepas, juga bisa terjadi amblyopia atau mata malas. Amblyopia ini cukup sering terjadi," tambah dr Junaedi. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK