HaiBunda

PARENTING

Hati-hati, Ini Risikonya Jika Salah Posisi Menggendong Anak

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Kamis, 19 Oct 2017 07:00 WIB
Ilustrasi menggendong anak/ Foto: Amelia Sewaka
Jakarta - Menggendong itu memang nggak bisa sembarangan, Bun. Banyak hal yang harus diperhatikan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

dr Daffodilone Cahyadi, SpOT, merekomendasikan gendongan yang berjenis M-shape. Sedangkan yang paling harus dijauhi adalah gendongan yang memungkinkan posisi kaki anak lurus.

dr Daffo mengatakan cara gendong yang salah membuat anak berisiko terkena hyp dysplasia atau displasia panggul. Ini merupakan kondisi keluarnya panggul dari sendinya. Wah, seram ya, Bun.


Baca juga: Ingat 'TICKS' Saat Menggendong si Kecil Ya, Bun

Nah, akibatnya bisa seperti kaki pendek sebelah, sendi panggul yang bergerak berbeda arah dengan lainnya, serta lipatan kulit pada bagian dalam paha lebih banyak.

"Hal ini harus ditangani dari awal karena jika tidak, kaki anak akan pendek sebelah, pertumbuhan panggul tidak bagus, dan cara jalan jadi tidak baik," kata dr Daffo dalam acara Pekan Menggendong Sedunia 2017 yang digelar Indonesia Baby Wearers (IBW) Jabodetabek di Club Kembang, Kemang, beberapa waktu lalu.

Jika sudah telanjur mengalami displasia panggul, orang tua harus memberi penanganan sedini mungkin. dr Daffo menyarankan terapi pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan adalah dengan memasang pavlik harness, yaitu penjepit yang paling umum digunakan untuk bayi dengan kelainan panggul.

Alat ini membantu mendorong femur masuk ke dalam acetabulum dan umumnya dipasang selama 3 sampai 9 bulan. Saat si kecil memakai alat ini, tidak boleh dibuka sembarangan ya, Bun. Dampak pemakaian alat ini orang tua jadi mengalami kesulitan dalam memandikan dan mengganti popok.

Karena itu, Bun, sehabis mandi anak sering-sering dicek ya. Ini penting supaya kita lebih cepat mengenal efek dan gejalanya, sehingga bisa dikonsultasikan segera ke dokter terkait.

Untuk waktu menggendong anak, dr daffo tidak membatasi. Selama orang tua dan anak sama-sama dalam posisi yang nyaman, tentu nggak masalah.

Baca juga: Menggendong Itu Gampang, Tapi Ada Aturannya

(aml)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Virus Parainfluenza Naik di China, Ini Gejala yang Banyak Dialami Anak

Parenting Natasha Ardiah

5 Gaya OOTD Alea Anak Anissa Aziza & Raditya Dika, Outfitnya Selalu Kece

Parenting Nadhifa Fitrina

Kisah Bunda Terkena Kanker Usus Besar Stadium 4, Gejala Muncul saat Hamil 8 Bulan

Kehamilan Annisa Karnesyia

Career Lily Pad, Tren Berpindah Tempat Kerja yang Populer di Kalangan Gen Z

Mom's Life Arina Yulistara

Intip Potret Tebaru Acha Septriasa yang Jalani Hidup Sehat di Australia

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kasus Virus Parainfluenza Naik di China, Ini Gejala yang Banyak Dialami Anak

5 Gaya OOTD Alea Anak Anissa Aziza & Raditya Dika, Outfitnya Selalu Kece

Career Lily Pad, Tren Berpindah Tempat Kerja yang Populer di Kalangan Gen Z

Alergi pada Anak yang Tidak Tertangani Bisa Menyebabkan Masalah Gigi

Kisah Bunda Terkena Kanker Usus Besar Stadium 4, Gejala Muncul saat Hamil 8 Bulan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK