parenting

Tips Menyikapi Balita yang Bicara Seperti Bayi

Radian Nyi Sukmasari Kamis, 02 Nov 2017 14:13 WIB
Tips Menyikapi Balita yang Bicara Seperti Bayi
Jakarta - Anak usia balita (di bawah lim tahun) umumnya sudah lancar bicara. Tapi, kadang ada anak yang tiba-tiba bicaranya seperti anak bayi, Bun. Hmm, kalau begini bunda kesal deh dibuatnya.

Seperti yang dialami bunda satu anak bernama Jessy. Putranya yang berumur 3,5 tahun tiba-tiba bicara kayak anak bayi. Jadi, si kecil suatu hari minta tolong diambilkan buku bergambar bebek. Tapi kata Jessy, saat itu cara ngomong putranya kayak dibuat-buat gitu.

"Dia ngomong bebeknya tuh kayak sok imut gitu. Pokoknya aku kesal banget deh. Aku bilang aja 'Bisa kan ngomongnya biasa aja. Kamu ngomong gitu bunda juga ngerti kok,'. Tapi dianya masih aja ngomong kayak gitu. Aku sampai kesal banget," kata Jessy.


Si kecil pernah melakukan hal serupa kayak putra Jessy nggak, Bun? Kalau pernah dan Bunda merasa kesal, itu wajar kok. Normal, human being, begitu kata psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi. Ketika anak ngomong kayak gitu, kita mesti gimana ya?

Kata Ratih yang juga ibu satu anak, ketika si kecil ngomong kayak gitu, coba kita balas dengan mengikuti cara ngomongnya, Bun. Berangkat dari pengalamannya, biasanya anak jadi nggak nyaman sendiri.

Baca juga: Penyebab Anak Terlambat Bicara

"Dia jadi kayak aneh sendiri gitu. Biasanya itu efektif. Tapi yang penting kita kasih tahu itu bahasa bayi, bukan suara anak yang asli," kata Ratih waktu ngobrol sama HaiBunda.

Yang nggak kalah penting, kita kasih penjelasan ke anak, Bun, kalau pita suaranya sudah berkembang jadi anak harus pakai pita suara sebenarnya yang makin lama makin kuat. Tapi, kalau balik lagi pakai suara bayi, pita suara anak jadi nggak terlalu kuat. Lalu, apa sih penyebab anak bicara pakai cara bayi?

Kata Ratih, ini bisa terjadi karena anak meniru orang di lingkungannya. Atau, ketika dia nggak senagaja melakukan itu, kita malah ngetawain, Bun, karena dia merasa ngomong seperti bayi jadi bagian mendapat perhatian. Alhasil, ketika mencari perhatian anak pun melakukan itu.

"Nah, untuk menyikapinya, orang tua nggak perlu bereaksi marah-marah. Karena kalau kayak gitu anak paham orang tuanya terganggu, makanya sama dia malah cara bicaranya dibuat-buat. Jadi, coba ditiruin atau jelaskan soal pita suara aja," kata Ratih.

Baca juga: Bunda, Begini Tahapan Anak Bicara

(rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi