HaiBunda

PARENTING

Orang Tua Beri Anak Gadget Pribadi? Jangan Lupa Aturan Ini Ya

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 08 Nov 2017 20:02 WIB
Orang Tua Beri Anak Gadget Pribadi? Jangan Lupa Aturan Ini Ya/ Foto: GettyImages
Jakarta - Memberi gadget ke anak tergantung keputusan masing-masing orang tua. Tapi, ketika anak di bawah umur 13 tahun udah punya gadget pribadi, Bun, ada aturan yang nggak boleh kita lupakan lho.

Sebenarnya nih, anak baru dibolehkan punya gadget sendiri saat umur 13 tahun. Kenapa? Kata psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre Ratih Zulhaqqi, kalau dilihat dari perkembangan kognitifnya, anak umur 13 tahun sudah bisa mengerti mengapa sesuatu nggak boleh dilakukan.

Jadi, kalau kita larang dia melakukan suatu hal, anak bisa paham alasannya sehingga itu akan lebih mudah mereka lakukan. Tapi masalahnya, gimana kalau kita udah terlanjur ngasih gadget ke anak? Ratih bilang, ketika mereka chatting dampingi, Bun. Jangan dilepas begitu aja.


"Nggak boleh chatting sendiri. Kalau kayak gitu dia jadi nggak terkontrol. Padahal secara umur dia belum oke tuh ngakses media sosial, termasuk juga WhatsApp, Facebook, Instagram," kata Ratih waktu ngobrol sama HaiBunda.

Terus, Ratih bilang penting banget orang tua tahu apa password gadget dan medsos anak. Ini perlu dilakukan supaya kita bisa memantau apa yang 'dikonsumsi' anak dengan gadgetnya. Apalagi, saat ini lagi jadi perbincangan hangat karena adanya konten berbau seksual dengan format GIF di aplikasi WhatsApp.



Nah, kalau anak udah punya gadget sendiri dan dengan 'fasihnya' mereka ber-whatsapp-an, bukan nggak mungkin konten ini akan diketahui anak kan, Bun? "Makanya sebelum ngasih gadget ke anak kita perlu buat kesepakatan. Termasuk juga untuk bisa mengakses gadget anak dan tahu apa yang mereka lakukan dengan gadgetnya," ujar Ratih.

Sementara itu, psikolog Mellissa Grace, M.Psi., Psikolog berpendapat rasanya nggak mungkin banget kalau harus mengisiolasi anak dari kemajuan teknologi dan internet yang begitu pesat, termasuk soal gadget. Makanya, kata Melissa itulah kenapa pengawasan dan pendampingan orang tua pada segala aktivitas anak penting banget, terutama untuk anak usia di bawah 12 tahun.

"Jadi orang tua tahu anaknya buka pesan apa aja, kirim pesen apa aja, ke siapa aja. Di sini, penting banget komunikasi dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Sehingga anak merasa bisa ngomongin apa saja, termasuk hal yang dianggap tabu oleh orang tuanya, supaya anak terpenuhi rasa ingin tahunya, tanpa anak takut diomeli sama orang tuanya," tutur Mellissa dalam akun Instagram-nya. @Mellissa_Grace.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK