HaiBunda

PARENTING

Jangan Sampai Likes di Medsos Pengaruhi Perkembangan Anak 'Jaman Now'

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 08 Jan 2018 10:00 WIB
Jangan Sampai Likes di Medsos Pengaruhi Perkembangan Anak 'Jaman Now'/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Anak-anak 'jaman now' memang warga asli dunia digital. Nggak heran mereka gampang akrab banget dengan gadget maupun dunia maya. Sama sekali nggak kagok ketika bergaul menggunakan media sosial alias medsos.

Sebagian orang tua memang memperbolehkan anaknya memiliki akun di media sosial dengan alasan mengasah kreativitas. Ya, mungkin sah-sah saja, tapi kemudian nggak sedikit nih anak yang mengukur 'status' di publik dengan melihat banyaknya 'likes' di postingan medsos-nya.

Menurut sebuah studi baru tentang anak-anak berusia 8-12 tahun oleh Komisaris Anak Anne Longfield, sekarang memang banyak anak yang mengukur status mereka di mata publik lewat online, melalui jumlah likes yang didapat di postingan mereka.


"Anak-anak berusia delapan sampai sepuluh mengatakan mereka merasa bahagia saat orang lain menyukai status mereka. Pada saat mereka mencapai usia 10 sampai 12 tahun, mereka khawatir dengan jumlah orang yang menyukai status mereka," ujar Anne, dikutip dari The Sun.

Anak-anak juga merasa persahabatannya bisa terancam kalau mereka nggak menanggapi postingan media sosial dengan cepat. Dengan kata lain, anak-anak ini bergantung pada orang asing yang tidak dikenal untuk meningkatkan harga diri mereka, Bun.

"Masalah lain untuk generasi anak-anak ini adalah mereka terus-menerus membandingkan diri dengan kehidupan orang lain yang seringkali tidak realistis. Jadi mereka jauh lebih mengkhawatirkan penampilan dan citra mereka. Tentunya ini bisa merusak kepercayaan dan perkembangan mereka sebagai individu," kata Anne.

Fakta dari penelitian ini agak menyedihkan ya, Bun. Walaupun kita nggak bisa memungkiri media sosial telah menjadi bagian dari struktur kehidupan kita, entah suka atau nggak. Sebagai gantinya, kita harus belajar menerimanya dan memahaminya.

Anne bilang ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membatasi dampak negatif ketergantungan likes postingan di medsos terhadap harga diri dan mencoba mencairkan obsesi likes ini. Menurut Anne, yang paling penting adalah coba beri kepercayaan pada anak tentang siapa mereka sebagai pribadi, bukan karena orang yang menyukai foto atau postingan mereka.

"Bantu mereka untuk memelihara talenta dan keterampilan mereka dalam kehidupan nyata, apakah itu olahraga, memasak atau matematika. Hal ini bisa membantu mereka menjadi orang yang berpengetahuan luas," tutur Anne.

Penting juga untuk membuat anak-anak tetap terbuka dengan masalahnya. Dorong mereka untuk berbicara tentang apa yang mereka lakukan dan lihat secara online dan bagaimana perasaan mereka tentang hal itu.

Kata Anne, jangan lupa ajari anak dengan prinsip 'terus kenapa?'. Ya, jadi kita perlu ajari anak berpikir 'terus kenapa kalau orang asing nggak suka sama kamu? Terus kenapa kalau seseorang memiliki 10.000 follower dan kamu cuma memiliki 100?'

"Ajarkan anak untuk bersikap lebih baik, kita perlu mendorong anak-anak kita untuk tidak rapuh. Terlepas dari hal lain, ketika generasi ini menjalankan negara, hal itu sama sekali tidak akan berhasil jika mereka lumpuh hanya karena tidak memiliki cukup banyak orang," tutur Anne dikutip dari BBC.

Jangan takut untuk terlibat dan benar-benar meneliti apa yang anak kita lakukan secara online ya, Bun. Apalagi, banyak cyber-bullying terselubung. Memang, masalah ini nggak akan hilang. Jadi kita perlu menemukan cara untuk mengubahnya menjadi positif. (aci)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gaya Bunga Citra Lestari Dampingi Sang Putra Noah Tanding Basket di Hong Kong, Stylish Abis Bun

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Nael Anak Kedua Nikita Willy, Ekspresi Wajahnya Selalu Curi Perhatian Netizen

Parenting Nadhifa Fitrina

Kedekatan Asila dan Sang Ayah, Terbaru Beri Dukungan untuk Ramzi yang Jadi Wabup Cianjur

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Bukan Nenek, Maia Estiany Ingin Dipanggil Ini oleh Anak Alyssa Daguise & Al Ghazali

Mom's Life Annisa Karnesyia

Puasa 3 Hari Seminggu Lebih Cepat Turunkan Berat Badan, Ini Kata Studi

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

73 Lagu Rohani Kristen Terbaik dan Terpopuler, Penyembahan & Pujian Syukur

Gaya Bunga Citra Lestari Dampingi Sang Putra Noah Tanding Basket di Hong Kong, Stylish Abis Bun

5 Potret Nael Anak Kedua Nikita Willy, Ekspresi Wajahnya Selalu Curi Perhatian Netizen

Kedekatan Asila dan Sang Ayah, Terbaru Beri Dukungan untuk Ramzi yang Jadi Wabup Cianjur

Puasa 3 Hari Seminggu Lebih Cepat Turunkan Berat Badan, Ini Kata Studi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK