HaiBunda

PARENTING

Kenali, Bun, Penyakit yang Bisa Muncul Gara-gara Gigi Anak Rusak

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Senin, 29 Jan 2018 09:05 WIB
Kenali, Bun, Penyakit yang Bisa Muncul Gara-gara Gigi Anak Rusak/ Foto: thinkstock
Jakarta - Gigi yang rusak, dalam beberapa kasus, bisa memicu munculnya penyakit lainnya. Yuk, kita kenali bersama, Bun, berbagai penyakit lainnya tersebut.

drg Dhanni Gustiana, SpBMM saat ngobrol sama HaiBunda menjelaskan gigi yang rusak bisa menyebabkan penyakit Henoch-Schonlein Purpura (HSP). Nah, kalau gigi susu menjadi pemicu HSP, disarankan untuk dilakukan perawatan saraf gigi dan penambalan.

"Namun mengingat kegawatannya, pencabutan gigi menjadi pilihan utama. Selain masalah waktu, dikhawatirkan perawatan saraf gigi akan menyebabkan bakteri dalam saluran akar gigi terdorong ke dalam pembuluh darah dan memperparah HSP-nya," ujar drg Dhanni.


drg Dhanni bilang beberapa kelainan kulit dan penyakit autoimun yang manifestasinya mirip HSP memang dilaporkan memiliki korelasi dengan infeksi yang berasal dari gigi dan rongga mulut. Berbagai jurnal juga menulis penyakit Buerger (sumbatan pada pembuluh darah kaki dan tangan), palmoplantar pustulosis (kelainan kulit pada permukaan tangan dan kaki) dan dermatitis purpura pigmentasi (kelainan pada kulit yang disertai dengan pigmentasi) disebabkan oleh infeksi dari rongga mulut.

Ada juga nih bacterial endocarditis (penyakit jantung), penyebaran infeksi ke otak dan infeksi tulang yang dipicu dari kerusakan pada gigi. Penyakit lain akibat kerusakan gigi adalah penyakit tetanus. Ya, kata drg Dhanni, kuman tetanus bisa masuk melalui luka pada gusi atau gigi berlubang.



"Pada ibu hamil, infeksi gigi dan rongga mulut bisa menyebabkan kelahiran bayi prematur dan bayi berat lahir rendah (bblr)," lanjut drg Dhanni.

Contoh lainnya adalah penyakit jamur di seluruh tubuh akibat gigi tiruan yang tidak baik. Kalau gigi tiruan sih memang biasanya yang pakai orang dewasa ya, Bun. drg Dhanni menjelaskan seorang pasien dirawat di rumah sakit akibat penyakit jamur sistemik, di mana infeksi jamur sudah menyerang organ-organ penting.

"Setelah diperiksa ternyata sumbernya adalah gigi tiruan yang dipasang dengan cara dilem, ditempel paksa pada lelangit dan gusi pasien. Akibatnya sisa makanan yang masuk tidak dapat dibersihkan dan menyebabkan infeksi jamur. Ketika daya tahan tubuh pasien menurun, infeksi jamur menyerang ke seluruh tubuh," papar drg Dhanni.

(Nurvita Indarini/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Parenting Tiara Jasmine & Khaerul Anwar Mujtaba

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Parenting Kinan

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya

Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun

Serunya Belajar Dapat Cuan dari Affiliate di Gathering Sister at Home

Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK