parenting

Eksperimen Sains Bisa Jadi Kegiatan Menyenangkan Buat Anak Lho

Amelia Sewaka Rabu, 07 Feb 2018 11:05 WIB
Eksperimen Sains Bisa Jadi Kegiatan Menyenangkan Buat Anak Lho
London, Inggris - Ketika kita nyuruh anak buat belajar pasti susah banget ya, Bun. Sebagai orang tua kita emang harus kreatif ngajak anak belajar bareng biar anak makin tertarik dengan suatu minat. Nah, ini dia yang dilakukan ayah dari Inggris ini.

Ayah yang bernama Sergei Urban adalah seorang stay-home-dad atau ayah yang tinggal di rumah dan banyak menghabiskan waktu bersama kedua jagoannya. Nggak hanya membuat bonding tapi waktu mereka juga dihabiskan dengan melakukan beberapa aktivitas yang sangat bermanfaat lho yaitu bereksperimen sains.

Kalau kita pikir Sergei ini pasti orang cukup berada dan memakai alat mahal biar si anak bermain sekaligus belajar, salah banget. Karena Sergei sendiri menggunakan barang-barang rumah tangga yang sering banget kita temuin di rumah seperti telur, cuka, balon, bahkan permen Skittles. Sergei menunjukkan pada anak-anaknya yang berusia 4 tahun, Alex dan Max yang berumur 2 tahun ilmu-ilmu seperti fisika dasar, hukum gravitasi dan listrik.
Sergei juga mengabadikan setiap waktu yang ia habiskan bersama anak-anaknya ketika membuat eksprerimen dan menguploadnya ke sosial media. Kemudian, videonya menjadi viral.




"Beberapa orang tua di Instagram membagikan foto anak-anak mereka ketika potty training, bukan itu yang saya cari. Saya ingin melakukan sesuatu dengan anak-anak yang bisa dilihat 10 tahun ke depan dan saya menjadi bangga karenanya," papar Sergei seperti dikutip dari Metro.

[Gambas:Instagram]



Dimulai dari setahun yang lalu, akun @thedadlab mulai rutin membuat video eksperimen bersama anak-anaknya dan berujung viral dengan ribuan views dalam semalam. Sergei percaya hal ini terjadi karena banyak orang tua di luar sana yang memperjuangkan banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan bareng si kecil apalagi jika musim liburan tiba.

"Ada sedikit perbedaan antara aktivitas yang seru dan eksperimen sains. Untuk anak-anak sains seperti trik sulap, kalian bisa melihat wajah mereka berapi-api. Dan coba mari kita pikirkan, sains seperti suatu trik sulap yang kita punya jawabannya," ungkap Sergei.

Eksperimen Sains Bisa Jadi Kegiatan Menyenangkan Buat Anak Lho Sergei bersama kedua anaknya Alex dan Max. Foto: Facebook/Sergei Urban


Tujuan utama Sergei melakukan eksperimen sains adalah memberikan kegiatan alternatif untuk anak-anak agar mereka bisa punya 'mainan' selain layar gadget.

"Beberapa orang tua hanya duduk bersama anak mereka di depan layar gadget untuk membuat anak diam. Dan jangan salah sangka, menurut saya Ipad sangat hebat dan anak-anak seharusnya menonton kartun karena bagus untuk sosialisasi mereka ketika mereka ke sekolah, sama halnya seperti kita orang dewasa yang membicarakan tentang olahraga atau politik," ungkap Sergei.

Perlu diketahui nih, Bun, Ayah Sergei ini bukan guru atau ahli sains lho. Pendekatannya juga sama kok seperti ayah lainnya untuk mengajak anak-anak beraktivitas namun Sergei memang banyak memikirkan ide kreatif dan membuat kegiatan kesehariannya menjadi objek eksperimen yang keren.

"Saya bukan scientist ataupun guru, tapi anak-anak yang membuat saya seperti itu. Saya senang membagikan kegiatan kami di video Instagram, Facebook dan Youtube," ungkap Sergei dilansir Insider.

[Gambas:Instagram]



Di akun @thedadlab, sains ditambah matematika juga kreativitas bisa jadi kegiatan keluarga yang menyenangkan. Dalam @thedadlab ini juga Alex dan Max dikenalkan dengan berbagai bidang yang berbeda. Dari mulai fisika, kimia, teknik pembangunan, dan astronomi.

"Jika kalian punya waktu libur yang kosong dan kau punya pasta atau play dough di rumah itu sangat bisa dijadikan suatu kegiatan konstruksi bangunan dan bersenang-senang dengan anak-anak," papar Sergei.

Sergei mengatakan semua hal itulah yang dilakukan dadlab, membuat ide sederhana dan bersenang-senang menciptakan memori. Pada akhirnya @thedadlab menginspirasi banyak orang tua dan guru.

"Saya tidak sempurna. Saya hanya ayah biasa tanpa latar belakang guru ataupun sains tapi saya bisa melakukannya. Kalau saya saja bisa pastinya kalian semua bisa," tutur Sergei.

Memang penting banget lho, Bun, quality time bareng anak itu baik untuk bonding maupun bikin kegiatan bermanfaat seperti ayah Sergei ini. Tapi quality time bareng anak pun ada caranya lho biar nggak asal.



"Punya anak berapapun banyaknya, butuh quality time on on one. Ini penting banget supaya dia merasa anak yang berharga, spesial," kata psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo atau Anas.

Qualitu time one on one sama anak bisa si ayah sama si kakak aja atau bunda sama adik aja. Intinya, satu 'lawan' satu ya, Bun. He-he-he. Tapi, kalau Bunda sama Ayah mau sekalian berdua menghabiskan waktu sama salah satu anak boleh-boleh aja.

"Momen kayak gitu bikin anak merasa spesial. Justru di waktu kayak gitu, ibu merasa obrolannya sama anak lebih dalam karena segala sesuatunya diceritain secara personal," kata Anas. Jangan lupa, kalau lagi quality time-an sama anak kita jauhkan gadget dulu ya. (rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi