parenting

Anak yang Hobi Menggambar Seperti Ini Bisa Jadi Genius, Bun

Melly Febrida Jumat, 30 Mar 2018 20:00 WIB
Anak yang Hobi Menggambar Seperti Ini Bisa Jadi Genius, Bun
Jakarta - Anak-anak memang senang menggambar apa aja. Nah, dari sesuatu yang digambar anak kita bisa memprediksi kegeniusan anak lho.

Sebuah penelitian terbaru menemukan tanda anak genius bisa dilihat dari coretan tangannya, Bun. Jadi kalau anak menggambar walaupun baru berupa coret-coretan tapi pas diperhatikan kok nggak biasa ya gambarnya, bisa jadi anak genius.

Sebuah studi meneliti tentang figur manusia (Human Figure Drawings/HFD) yang digambar anak-anak umur 7-9 tahun. Dari hasil gambar ada 30 benda yang disebut 'benda luar biasa' yang digambar anak-anak yang sangat berbakat. Sebelumnya, memprediksi anak genius atau nggak dicoba dengan melihat jumlah fitur dan item yang digambar seorang anak. Tapi cara ini dianggap kurang akurat.



Menurut salah satu peneliti Sven studi 'Identifying Highly Gifted Children by Analysing Human Figure Drawings: An Explorative Study' ini mengidentifikasi bakat di atas rata-rata. Nah, apa saja yang termasuk barang luar biasa pada gambar figur manusia? Menurut penelitian gambar tersebut termasuk riasan mata, lendir, bintik-bintik, jenggot kambing, kawat gigi, dasi, lencana, rambut di lengan, sarung tangan, cincin, dan rantai dompet.

Ditemukan juga tanda anak genius yaitu saat anak menggambar manusia dengan cara khusus. Misalnya menggambar kepala dari samping, tangan yang dimasukkan ke dalam saku, dan tangan di belakang punggung. Walaupun belum ada karakteristik pasti yang membedakan anak berbakat atau nggak.

"Kebanyakan program mengetes bakat masih bergantung pada ukuran standar, seperti tes kecerdasan dan ukuran pencapaian lainnya," kata Sven, yang bekerja di Pusat Studi Kebajikan di Radboud University di Belanda.

Menurut Sven yang disebut bakat adalah kemampuan anak di suatu bidang di atas rata-rata. Sementara itu, kalau anak bisa berpikir out of the box kata Sven itu karunia, Bun. Sven menambahkan bakat adalah konsep yang samar-samar sehingga mendeteksi anak-anak yang sangat berbakat bukanlah tugas yang mudah, terutama kalau si anak adalah orang yang kurang berprestasi pada tes kecerdasan.

"Temuan kami menunjukkan menganalisis HFD pada tingkat jumlah item yang digambar anak mungkin lebih membantu dalam mengidentifikasi anak-anak yang sangat berbakat daripada mencoba menghitung gambar untuk mengukur IQ-nya," katanya seperti dilansir Guardian.

Penulis berharap menganalisis HFD dapat membantu mengidentifikasi anak-anak yang sangat berbakat yang tidak mencapai potensi penuh mereka dalam tes yang lebih standar. Apalagi dalam sebuah tes bakat kondisi psikis anak juga berpengaruh misalnya kece kaaan yang dialami anak.

Meski begitu, Bun, Sven menekankan penelitian lebih lanjut diperlukan karena apa yang digambar anak bisa juga dipengaruhi lingkungannya. Misalnya, anak yang menggambar pria berjenggot mungkin mengenal seseorang yang punya jenggot.


"Penting juga dicatat bahwa barang-barang luar biasa itu hanya ada sekitar setengah dari HFD anak-anak yang sangat berbakat. Buat orang tua, jangan kaget kalau tidak menemukan barang-barang istimewa dalam gambar anak-anak yang lebih tua karena dari usia 10 tahun, anak-anak cenderung 'dipengaruhi secara negatif' oleh aturan sekolah, guru dan teman sekelas," tambah Sven.

Kata Sven, orang tua dari anak-anak yang sangat berbakat ngasih tahu saat kecil anaknya menggambar sesuatu dengan lebih detail. Tapi saat beranjak besar, gambar mereka juga bisa sama sederhananya dengan anak sebayanya. (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi