psikologi

Apakah Anak Kita Genius? Cek di Sini Tanda-tandanya

Melly Febrida 22 Jan 2018
Apakah Anak Kita Genius? Cek di Sini Tanda-tandanya/ Foto: Thinkstock Apakah Anak Kita Genius? Cek di Sini Tanda-tandanya/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Semua orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh pintar ya, Bun. Segala cara dilakukan sejak hamil, mulai memberikan nutrisi yang bagus untuk otak hingga memberikan fasilitas agar anak bisa belajar maksimal.

Saat si kecil belajar hal-hal baru dengan cepat, kadang kita suka bertanya apakah si kecil termasuk anak yang genius? Apalagi nih kalau anak kita punya daya ingat luar biasa, sehingga terkadang dianggap 'aneh' oleh orang lain. Selain itu bila kecil-kecil anak sudah memiliki selera humor tinggi, bisa menyampaikan lawakan cerdas, tentu kita sebagai orang tua bangga banget ya, Bun.

Komunitas orang genius Mensa, menyampaikan ada 17 tanda yang bisa menunjukkan kalau si kecil memang kepintarannya di atas rata-rata alias genius. Mensa sendiri memiliki sekitar 1.300 anggota yang berusia di bawah 18 tahun. Anak-anak ini memang IQ yang tinggi Bun, di mana minimal IQ-nya 132. Sementara itu di Inggris rata-rata IQ-nya adalah 100. Demikian dikutip The Sun dan Mirror.



1. Ingatan yang tidak biasa
2. Melewati perkembangan intelektual lebih awal
3. Membaca lebih awal
4. Hobi atau minat yang tidak biasa atau pengetahuan mendalam tentang mata pelajaran tertentu
5. Intoleransi dengan anak-anak lain
6. Mengetahui banyak kejadian terkini di dunia
7. Menetapkan standarnya sendiri yang sangat tinggi
8. Berprestasi tinggi
9. Lebih suka menghabiskan waktu dengan orang dewasa atau sendirian
10. Senang berbicara
11. Setiap saat mengajukan pertanyaan
12. Belajar dengan mudah
13. Mengembangkan rasa humor
14. Musikal
15. Suka memegang kendali
16. Membuat aturan tambahan untuk permainan
17. Ekstrovert / introvert

Apakah si kecil menunjukan beberapa tanda-tanda itu, Bun?

Dokter spesialis saraf dr Andreas Harry, SpS(K), beberapa waktu lalu mengatakan pada anak genius sebenarnya bagian otak yang sangat berperan adalah otak besar bagian luar di wilayah korteks parietal. Seperti halnya Einstein, ia memiliki korteks parietal yang 1 cm lebih besar dibandingkan dengan orang normal dan memiliki ukuran yang sama besar antara kiri dan kanan.



Nah, pada orang normal, umumnya bagian korteks parietal kiri lebih besar dari kanan. Hal inilah yang membuat Einstein memiliki imajinasi 3 dimensi yang tinggi.

"Kalau ingin membuat anak menjadi pintar, maka bagian korteks yang harus diaktivasi. Karena pada daerah tersebut terdapat pusat matematik, fisika, gambar, nyanyi dan juga pidato. Jadi untuk mengeniuskan anak adalah dengan melatih otak kiri dan kanan yang dijembatani oleh corpus callosum," kata dr Andreas kepada detikHealth beberapa waktu lalu. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi