parenting

Ada Permen di Balik Sikap Manis Putri Charlotte di Royal Wedding

Nurvita Indarini Kamis, 24 May 2018 08:05 WIB
Ada Permen di Balik Sikap Manis Putri Charlotte di Royal Wedding
London - Putri Charlotte menjadi pusat perhatian saat pernikahan pamannya, Pangeran Harry dan Meghan Markle. Konon ada peran permen di balik sikap manisnya, Bun.

Pengasuh Putri Charlotte, Maria Teresa Turrion Borrallo, turut berada di lokasi saat Royal Wedding digelar. Tentu kehadirannya untuk membantu menjaga anak yang diasuhnya tetap berada dalam mood yang baik. Maklum, Putri Charlotte adalah salah satu bridesmaid dalam Royal Wedding itu.

Nah, seorang tamu undangan di Kapel St. George's bilang dia melihat ada hal yang dilakukan Maria Teresa agar Putri Charlotte bersikap manis. "Saya duduk tepat di depan (Maria)dan dia 'menyuap' pengiring pengantin termuda (Putri Charlotte) dengan Peppa Pig dan Smarties (cokelat yang dibalut permen)," ujarnya dikutip dari People.


Sisi manis dan percaya diri si putri kecil disampaikan oleh tamu dalam acara itu juga. "Saat ada seorang gadis yang ingin pergi, Putri Charlotte berkata, 'Tidak, kamu belum bisa pergi. Kita harus menunggu sampai diminta untuk mulai jalan. Dia benar-benar terorganisir!" kata si tamu.

Oh iya, sudah melihat foto bridesmaid dan page boys bersama mempelai di Royal Wedding, Bun? Semua terlihat ceria dan manis ya.

Ada Permen di Balik Sikap Manis Putri Charlotte di Royal Wedding/Ada Permen di Balik Sikap Manis Putri Charlotte di Royal Wedding/ Foto: Instagram @kensingtonroyal/ @alexilubomirski


Jika dalam beberapa foto saat Royal Wedding berlangsung Pangeran George telihat malu-malu dan agak cemberut, ekspresinya beda banget saat berfoto bersama mempelai serta bridesmaid dan page boys lainnya. Mungkinkah ini semua karena permen juga?

Ya, ternyata permen juga dikerahkan oleh fotografer pernikahan Alexi Lubomirski yang hanya punya waktu 25 menit untuk mengambil foto-foto resmi.

"Jadi begitu anak-anak datang ke lokasi pemotretan, aku langsung berteriak 'Siapa yang suka Smarties (cokelat yang dibungkus permen)?' Dan kemudian semua orang, angkat tangan, tersenyum. Bahkan beberapa orang dewasa mengangkat tangan," kata Lubomirski dalam wawancara dengan Reuters.



Jadi mungkin permen cokelat sukses bikin mood anak-anak dalam keadaan baik, sehingga mudah diarahkan untuk kompak tersenyum. Lalu cekrek! Foto dengan ekspresi ceria pun didapat.

'Menyuap' anak-anak dengan permen mungkin terpaksa dilakukan karena berbagai pertimbangan ya, Bun. Tapi kalau untuk sehari-hari sih sebaiknya kita nggak lakukan.

Dengan mengiming-imingi anak, kata psikolog anak dari Tiga Generasi Chitra Annisya, secara nggak langsung kita mengajarkan anak dengan memunculkan perilaku tertentu dia bisa dapat sesuatu yang diinginkan. Lama-lama proses belajar anak jadi kayak gitu.



Iya, jadi saat dia diberi sesuatu yang menarik atau diinginkan saat perilaku negatifnya muncul, maka ke depannya dia akan mengulang lagi hal itu. Makanya, Chitra menyarankan lakukan pengalihan dengan hal lain misalnya anak diajak nyanyi atau main. Atau misalnya anak ikut orang tua ke suatu acara dan dia bosan, coba kita alihkan dengan membuatnya lebih nyaman. (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi