sign up SIGN UP search


parenting

Cerita Chris Pratt tentang Kata-kata Kasar yang Diucapkan Putranya

Amelia Sewaka Kamis, 31 May 2018 16:00 WIB
Cerita Chris Pratt tentang Kata-kata Kasar yang Diucapkan Putranya caption
London, Inggris - Kadang kala, secara nggak sengaja anak mengucapkan kata-kata kasar. Ini bisa jadi karena anak mencontoh orang tuanya. Seperti anak lainnya, putra Chris Pratt, Jack juga pernah berkata kasar.

Tapi, Chris nggak melarang anaknya melakukan itu asal dengan satu syarat: itu dilakukan saat mereka sedang memancing. Chris bilang ayahnya juga dulu menerapkan hal yang sama padanya.

"Satu-satunya tempat yang bisa digunakan untuk bersumpah serapah adalah di tempat pemancingan. Jadi ya, saya juga melakukan itu padanya (Jack)," ungkap Chris Pratt dilansir US Magazine.


Dan ada cerita lucu nih ketika ia menerapkan hal ini ke Jack yang baru berusia lima tahun.

"Saya sedang di danau dengannya ketika itu dan Jack berhasil menangkap ikan. Ikan tersebut bergeliat, melompat dan siripnya menusuk putra saya, saat itu juga dia menangis," kata Chris Pratt saat promosi filmnya di The Graham Norton Show.



Jelas melihat ekspresi anaknya antara sedih dan kesal, Chris pun menyemangatinya dan mengatakan tidak apa jika ia ingin mengucapkan kata yang kasar.

"Dia bilang, 'Ayah saya ingin mengutuk, ikan itu bodoh, ikan bodoh'. Lalu saya bilang, oke keluarkan semuanya dan dia melanjutkan mengata-ngatai ikan itu," tutur Chris Pratt.

Chris yang mendengar itu nggak tahan untuk nggak ketawa. Gimana nggak, Jack yang sambil menangis bersumpah serapah dengan suara pelan tapi Chris jelas mendengarnya. Duh, ada-ada aja ya kelakukan ayah dan anak ini. Hi-hi.

Ya, tiap orang tua punya teknik pengasuhan yang berbeda-beda ya, Bun. Dalam hal ini, Chris Pratt membiarkan anaknya berkata kasar hanya jika mereka memancing. Namun bicara soal berkata kasar, kata para ahli, anak-anak sebelum berusia 6 tahun memang kerap mengucapkan kata-kata kasar atau umpatan, Bun.

Tapi anak-anak itu terkadang nggak tahu juga apa arti dari ucapannya. Kita sebagai orang tua jangan langsung murka dulu dan menyamaratakan artinya dengan yang diucapkan orang dewasa.

"Seringkali mereka hanya sekadar mengucapkan karena sering mendengar, padahal tidak paham arti sebenarnya," kata Michael Grose, parent educator dalam buku 'Parents Guide Growing Up Usia 2 Tahun'.

Terapis wicara di RS Harapan Kita dan Rumah Terapi, Rita Rahmawati A.md. TW, S.Pd mengatakan anak-anak akan mencontoh apa kata-kata yang sering diucapkan orang di sekitarnya.

"Makanya orang tua dan orang dewasa harus hati-hati banget deh ngomongnya. Kalau orang tua biasa ngomong kasar, anak ya bisa nyontoh orang tuanya bicara kasar," kata Rita dikutip dari detikHealth.

[Gambas:Instagram]


(rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi