HaiBunda

PARENTING

Dapat Angpau Lebih Sedikit dari Kakaknya Bikin si Adik Sedih

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Sabtu, 16 Jun 2018 17:50 WIB
Dapat Angpau Lebih Sedikit dari Kakaknya Bikin si Adik Sedih/Foto: Thinkstock
Jakarta - Di hari pertama Lebaran kemarin, anak-anak mendapat angpau dari saudara dan kerabat. Nah, ketika dihitung-hitung, ternyata angpau yang diterima si adik nggak sebanyak kakaknya. Adik pun sedih karenanya.

Gara-gara baper, adik pun merasa kurang disayang oleh keluarga dan kerabat. Hiks, Nak, besaran angpau nggak berbanding lurus dengan sayang kok.

Lalu gimana ya saat si kecil sedih karena hal ini? Meskipun kita merasa si kecil lebai, tapi tahan diri ya, Bun, untuk berkata cepat-cepat, "Ah kamu gitu aja cemburu, sudahlah terima saja,". Begitu saran dari psikolog Aurora Lumban Toruan.




"Perlu untuk meluangkan waktu untuk berdiskusi atau mendengar secara aktif, mendengarkan perasaan anak, dan memberikan tanggapan dengan positif," sambung Aurora.

Kita bisa juga mengatakan pada anak untuk lebih bersyukur karena dalam momen ini bisa merayakan Idul Fitri dalam keadaan sehat dan penuh kebersamaan. "Beri penjelasan bila memang mengetahui) mengapa jumlahnya angpaunya berbeda dengan bahasa konsep yang sudah bisa dimengerti," imbuhnya.

Lalu uang angpaunya dipegang orang tua atau dipercayakan pada anak saja penggunaannya? Kata Aurora, hal itu tergantung usia dan perkembangan anak. Dengan begitu kita bisa mempertimbangkan seberapa besar jumlah yang sudah bisa dipercayakan dalam keseharian pada anak.

"Memang perlu didiskusikan sejak awal, bila memiliki uang dalam jumlah besar perlu ditabung, atau dapat dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu," ucap Aurora.



Sebaiknya, lanjutnya, orang tua memang perlu memiliki catatan tersendiri untuk jumlah uang yang diperoleh anak dari acara-acara keluarga. Catatan tersebut antara lain menyangkut aspek keamanan penyimpanan uang.

Kita perlu juga menegaskan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dibeli menggunakan uang yang dimiliki anak, dengan penjelasan tentang alasannya. Ini untuk menghindarkan anak membeli barang berbahaya dengan uang tersebut, misalnya saja membeli petasan. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Fakta Mengejutkan Tragedi Pura-pura Hamil di Balik Kasus Taylor Parker yang Diangkat di Netflix

Kehamilan Annisa Karnesyia

15 Cafe yang Dilengkapi Playground di Jakarta Lengkap dengan Estimasi Harga Menu

Parenting Nadhifa Fitrina

Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini

Parenting Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Ucapan Orang Tua yang Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas

Fakta Mengejutkan Tragedi Pura-pura Hamil di Balik Kasus Taylor Parker yang Diangkat di Netflix

5 Kebiasaan Orang Kaya yang Membuatnya Hidup Semakin Sukses

Sarapan Sehat Jadi Bekal Penting Anak untuk Lebih Fokus Belajar, Energen Ajak Orang Tua Biasakan Sejak Dini

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK