HaiBunda

PARENTING

Ini Risiko Saat Kita Abaikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Kamis, 02 Aug 2018 19:00 WIB
Ini Risiko Saat Kita Abaikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak/ Foto: thinkstock
Jakarta - Bunda pasti sering dengar tentang 1.000 hari pertama kehidupan anak, bukan? Tapi sudahkah kita memerhatikan benar masa ini? Sebab kalau kita abai, risikonya nggak main-main.

1.000 hari pertama kehidupan anak bukan dimulai saat anak lahir, tapi sejak dalam kandungan. Tepatnya, Bun, 270 hari selama kehamilan dan 730 hari hingga anak berusia dua tahun.

dr Juwalita Surapsari SpGK bilang jika kita memerhatikan 1.000 hari kehidupan pertama anak, tentu anak nggak akan mengalami gangguan gizi. Sebaliknya jika anak telanjur mengalami gangguan gizi akan berdampak pada perkembangan otak yang nggak optimal sehingga kemampuan kognitif dan pendidikannya akan menurun.




"Selain itu pertumbuhan fisik pun nggak optimal sehingga anak menjadi stunting dan perkembangan organ metaboliknya pun nggak optimal sehingga berisiko mengalami berbagai penyakit di kemudian hari seperti obesitas yang bisa berlanjut ke hipertensi, diabetes," terang dr Juwalita.

Hal itu disampaikan dr Juwalita di acara Media Gathering Buumi Playscape '1.000 Hari Kehidupan Pertama Anak', di Buumi Playscape, Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (2/8/2018).

Pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan anak/ Foto: thinkstock


dr Juwalita menambahkan, jika ibu kurang gizi saat hamil, maka begitu lahir anaknya kurang gizi. Sebaliknya jika kita aware dengan kehidupan anak di 1.000 hari pertamanya, maka anak akan tumbuh lebih optimal.

"Asupan gizi yang baik, proses stimulasi yang cukup dan seimbang, didampingi oleh pengetahuan mengenai psikologis anak dan juga kasih sayang dalam keluarga adalah hal yang dapat mengoptimalkan proses tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan anak," terang dr Juwalita.



Penggiat anak usia dini dari Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni, SPsi, berpendapat yang sama. Kata dia, selain gizi, stimulasi yang tepat pun harus diberikan saat 1.000 hari kehidupan pertama anak.

"Stimulasi sedari dini bisa dimulai dengan ngobrol saat mereka masih bayi, bernyanyi bersama, membacakan buku. Bermain bersama anak bisa mendukung perkembangan anak menjadi optimal," kata Carmelia (aci)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK