parenting

Membedong Bikin Kaki Bayi Nggak Bengkok?

Radian Nyi Sukmasari Rabu, 08 Aug 2018 10:52 WIB
Membedong Bikin Kaki Bayi Nggak Bengkok?
Jakarta - Saat bayi baru lahir, beberapa orang tua ada yang membedongnya. Nah, salah satu hal yang diyakini soal bedong-membedong ini adalah membedong bayi bisa bikin kakinya lurus. Apa kata dokter soal hal ini?

"Nggak begitu. Saat anak lahir bentuk kakinya memang cenderung O. Ini terkait dengan posisi bayi ketika di rahim. Nah, ketika dibedong, justru yang terjadi kaki bayi dipaksa diluruskan," kata dr Faisal Miraj, SpOT, dari Divisi Ortopedi Anak RS Pondok Indah-Bintaro Jaya dalam temu media 'Kelainan Tulang dan Sendi Anak', Selasa (7/8/2018).

Di bawah usia 3 tahun kaki anak memang cenderung berbentuk O, Bun. Justru, ketika kaki dipaksa diluruskan maka sendi panggul atau bonggol bisa keluar dari mangkuknya. Ketika ini dilakukan terus menerus apalagi dengan posisi kaki anak diluruskan dengan paksa bisa-bisa sendi panggul justru keluar dari mangkuknya.


"Urat sendi panggul anak juga masih lentur. Saat dipaksa diluruskan sendi panggulnya bisa keluar dan justru kaki anak bisa panjang sebelah. Di umur 3 atau 4 tahun umumnya kaki anak akan lebih lurus. Di umur 6 atau 7 tahun akan seperti bentuk X. Di usia sekolah bentuknya lebih X dibanding dewasa kemudian lurus lagi," papar dr Faisal.



Jika memang Bunda hendak membedong si kecil boleh-boleh saja. Tapi, kakinya nggak perlu dipaksa diluruskan ya, Bun. Soalnya, membedong sebenarnya lebih bertujuan membuat bayi merasa hangat dan nyaman. Dilansir Washington Post, berikut ini cara membedong bayi yang tepat seperti dikatakan Michelle Cohen, instruktur kelahiran dan postpartum yang juga doula.

1. Tempatkan selimut atau kain bedong pada permukaan yang rata, kemudian balikkan sehingga berbentuk belah ketupat. Lipat bagian bawah pojok untuk menciptakan tepi rata.

2. Posisikan bayi di atas kain bedong sedemikian rupa sehingga bahunya pas dengan lipatan, kemudian lipat ke sisi lain.

3. Luruskan salah satu lengan bayi di sampingnya dengan lembut, ambil sisi kiri selimut dan bungkus mengelilingi tubuh bayi dengan pas, tapi biarkan sedikit kendur, kemudian selipkan di bawah tubuh bayi hingga ujung, lalu lipat bahan yang berlebih di bawah bayinya.

4. Selanjutnya luruskan sudut bawah dan lipat atas, sisakan sedikit ruang bagi bayi untuk menendang dan bergoyang sedikit di bagian bawah. Gerakan berupa menendang dan bergoyang sedikit di bagian bawah tubuh bayi dan disebut kaki-kaki froggy merupakan posisi alami bayi selama minggu-minggu pertama mereka, saat mereka menyesuaikan untuk keluar dari rahim.

5. Membedong harus lebih ketat di bahu daripada di pinggul, juga lebih ketat di pinggul daripada di kaki. Selanjutnya selipkan ujung bawah selimut ke tepi yang kita buat sebelumnya di dada bayi.

(rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi