HaiBunda

PARENTING

Keren! Kecil-kecil Bocah 3 Tahun Ini Jago Fotografi

Amelia Sewaka   |   HaiBunda

Selasa, 14 Aug 2018 11:52 WIB
Keren! Kecil-kecil Bocah 3 Tahun Ini Sudah Jago Fotografi / Foto: Instagram
Seattle, AS - Bunda, apa sih kira-kira yang sedang si kecil lakukan saat dia berusia 3 tahun? Pernahkah terbayang bakatnya akan muncul di usia yang masih sangat dini seperti halnya gadis cilik bernama Juno Liana Huey yang jago fotografi, padahal usianya masih 3 tahun.

Juno yang menggemaskan ini adalah adik perempuan Hawkeye Huey yang dulu sempat terkenal karena bakat fotografinya yang dimiliki sejak kecil. Ya, Juno dan Hawkeye adalah anak dari Aaron Huey, fotografer profesional National Geographic.

Namun Juno memperlihatkan bakatnya di usia yang lebih muda dari sang kakak. Seperti diunggah dalam Instagram Story sang kakak, Juno memperlihatkan kesukaannya pada fotografi dan mulai menjepret dengan kamera saat umur 3 tahun. Beda dengan Juno, Hawkeye mulai suka dan memperlihatkan bakatnya dalam bidang fotografi saat berusia 4 tahun.




Dalam melatih bakatnya Hawkeye dan Juno selalu di bawah pengawasan dan pengajaran sang ayah yang notabene fotografer mumpuni.

Bicara mengenai bakat anak, ada alasan mengapa pakar psikologi dan pendidikan anak selalu menekankan pentingnya pemberian stimulus pada anak sejak usia dini. Hal ini dikarenakan pemberian stimulus berpengaruh terhadap masa depan anak.

Jovita Maria Ferlina, MPSi, Psikolog dari Little Shine Daycare mengatakan anak wajib mendapat berbagai macam stimulus sejak dini untuk mengasah bakat dan minatnya. Jika bakat dan minat tak diasah, anak bisa kehilangan arah hidup hingga tak memiliki tujuan.

"Kalau anak nggak tahu bakatnya apa, dia akan kesulitan menentukan goals dan kebingungan saat beranjak dewasa. Makanya kita lihat ada anak sudah mau lulus SMA tetapi bingung menentukan jurusan dan pilihan kuliah," tutur Jovita seperti dilansir detikHealth.

Tapi, jangan karena ingin melihat bakat anak di mana sampai memaksakan memasukkan anak ke berbagai kursus ya, Bun. Hal yang terlalu dipaksakan juga tidak baik, Dituturkan psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, orang tua perlu memahami batas kemampuan dan minat anaknya. Contohnya soal kursus anak, disesuaikan sama kemampuan dan minatnya. Nggak perlu kita paksakan. Kata Ratih, orang tua perlu ingat bahwa wujud sayang ke anak bukanlah dengan membuatnya sibuk mengikuti les ini dan itu.

"Anak butuh diarahkan, tapi jangan dipaksa menjalani sesuatu yang kemudian menggantikan aktivitas bermainnya dengan setumpuk tugas dan tanggung jawab. Yang perlu diajarkan adalah sistem regulasi diri dan waktu. Karena itu orang tua perlu tahu batas kemampuan anaknya," kata Ratih.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Karakteristik Orang yang Menolak Pakai AI dan ChatGPT, Bukan karena Gaptek

Mom's Life Melly Febrida

Momen Manis Perayaan Ulang Tahun Khai Anak Gigi Hadid & Zayn Malik yang Serba Colorful

Parenting Annisa Karnesyia

Momen Langka, Intip Potret Tsania Marwa Bersama Sang Putri yang Sudah Besar

Parenting Annisa Karnesyia

6 Ciri Anak yang Tumbuh di Keluarga Bahagia Menurut Psikolog

Parenting Azhar Hanifah

Resep Piscok Kulit Lumpia Renyah dan Lumer, Cocok untuk Camilan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Karakteristik Orang yang Menolak Pakai AI dan ChatGPT, Bukan karena Gaptek

Momen Manis Perayaan Ulang Tahun Khai Anak Gigi Hadid & Zayn Malik yang Serba Colorful

5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan

Momen Langka, Intip Potret Tsania Marwa Bersama Sang Putri yang Sudah Besar

Resep Piscok Kulit Lumpia Renyah dan Lumer, Cocok untuk Camilan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK