HaiBunda

PARENTING

Efek Takuti Anak dengan Hantu Seperti Kuyang agar Nurut

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 22 Sep 2018 18:56 WIB
Efek Takuti Anak dengan Hantu Seperti Kuyang agar Nurut/ Foto: iStock
Jakarta - Kadang kala, supaya anak nurut dengan omongan orang tua, dikeluarkanlah 'jurus' menakuti anak dengan hantu seperti wewe gombel, kuntilanak, bahkan kuyang. Misalnya 'Jangan main malam-malam nanti ketemu kuyang lho.' Kuyang sendiri disebut sosok hantu berkepala manusia dengan isi tubuh menjuntai.

Ketika orang tua terbiasa menakuti anak dengan hantu seperti kuyang supaya mereka nurut, ada efek yang nggak disadari lho, Bun. Seperti diungkapkan psikiater dari The Medical City, Dr Bess de Guia menakut-nakuti anak dengan sosok tertentu termasuk hantu bisa merusak psikis mereka dalam jangka panjang.

"Ketakutan itu bisa menjadi akar masalah seperti post-traumatic stress disorder, serangan panik dan gangguan kecemasan," ujar Bess seperti dikutip dari Inquirer.


Ketika ketakutan terhadap sosok termasuk hantu misalnya kuyang tertanam di benak anak, dalam keadaan gelap secara nggak sadar anak bisa membentuk bayangan tersebut, Bun. Maka dari itu, Bess menyarankan supaya orang tua nggak lagi menakut-nakuti anak untuk mendisiplinkan mereka.



Efek Takuti Anak dengan Hantu Seperti Kuyang agar Mereka Nurut/ Foto: thinkstock
Bess mengatakan saat kecil dia sempat ditakut-takuti dengan sosok seseorang. Benar aja, saat bertemu orang tersebut Bess langsung gugup, bersembunyi, dan dadanya berdetak kencang. Untungnya, orang tua Bess segera meluruskan bahwa sosok tersebut nggak jahat seperti yang diceritakan anggota keluarga lainnya.

Sementara itu, psikolog anak dari Tiga Generasi Chitra Annisya mengatakan anak bisa mengalami cemas berlebihan dan nggak mau keluar malam kalau nggak ditemani akibat dia sering ditakut-takuti dengan sosok hantu seperti kuyang. Makanya, Bun, Chitra menekankan supaya orang tua mengajarkan konsep yang betul misal keluar malam bahayanya bukan bakal diculik hantu tapi bisa sulit dicari karena nggak kelihatan.

Dengan begitu, anak bisa berpikir logis dengan lebih baik dan nggak terjerumus dalam kecemasan yang salah. Lalu, apa efeknya kalau anak keseringan ditakuti dengan sosok hantu misalnya wewe gombel atau kuyang dan saat besar dia tahu yang sebenarnya?

"Kepercayaan terhadap orang tua menurun. Itu bisa sangat mungkin terjadi. Jadi anak mikir bunda sama ayahnya nakutin aja, cuma menakuti dan belum tentu terbukti," tambah Chitra.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengenang Sosok Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol, Meninggal Dunia Usai 3 Tahun Koma

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Nex Carlos Umumkan Kehamilan Ketiga Istrinya Vienesca, Sempat Kaget & Anggap Ujian Besar

Kehamilan Annisa Karnesyia

Kenali Risiko BPA pada Galon Guna Ulang, Bisa Picu Pubertas Dini?

Mom's Life Tim HaiBunda

5 Potret Romantis Ayushita & Musisi Gerald Situmorang usai Menikah, Makin Lengket

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Berapa Jam Tidur Bayi 4 Bulan? Ketahui Pola Tidur yang Normal & Cara Mengaturnya

Ciri Orang yang Hanya Basa-basi, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini

Mengenang Sosok Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol, Meninggal Dunia Usai 3 Tahun Koma

10 Ide Kegiatan Seru Liburan Anak Sekolah Bareng Orang Tua

Kenali Risiko BPA pada Galon Guna Ulang, Bisa Picu Pubertas Dini?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK