HaiBunda

PARENTING

Cerita Gisel tentang Si Kecil Gempi yang Kompetitif

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 21 Nov 2018 19:28 WIB
Gisel dan Gempi/ Foto: Hanif Hawari
Jakarta - Setiap anak punya sifat sendiri-sendiri, termasuk dalam urusan berkompetisi. Begitu juga dengan anak Gisel dan Gading Marten, Gempita Nora Marten yang akrab disapa Gempi.

Bocah 3 tahun ini, kata Gisel sebenarnya anak yang sangat sangat kompetitif, Bun. Hal itu disampaikan wanita bernama lengkap Gisella Anastasia di Instagram-nya, ketika ada acara di sekolah Gempi beberapa waktu lalu.

Saking kompetitifnya, kata Gisel, kalau kalah Gempi pasti bete. Bahkan di awal-awal dia nangis, Bun. Hiks, sedih ya. Nggak cuma itu, kadang Gempi pun jadi nggak mau berkompetisi karena udah keder atau bingung duluan dan dia nggak siap kalah. Tapi, sebagai ibu, Gisel berusaha memberi pengertian perlahan pada Gempi.



"Tapi pelan-pelan Gem belajar buat berbesar hati menerima kalah menang dalam perlombaan atau permainan-permainan semacam yang kami lakukan hari kemarin di sekolah Gempi. Benar-benar seru banget semua keluarga kumpul terus ikutan berbagai macam lomba. Bersenang-senang sama sama," tambah Gisel yang tahun ini genap berumur 28 tahun.


Lucunya, Bun, kata Gisel saat di acara sekolahnya Gempi sampai deg-degan menunggu pengumuman. Saking grogi-nya, si kecil Gempi sampai nunduk karena takut kalah. Tapi ternyata, kelompok Gempi menang dalam pertandingan kala itu. Sudah pasti, Gempi girang bukan main, he-he-he.

Kalah dalam pertandingan juga pernah dialami Gempi saat momen 17 Agustus lalu. Kala itu, Gempi ikutan lomba makan kerupuk tapi kalah. "Tahun depan kita coba lagi ya, Nak," kata Gisel menyemangati Gempi.


Menerima kekalahan memang nggak mudah bagi anak-anak. Tapi, seperti disampaikan psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani atau Nina, orang tua tetap perlu melatih anak belajar menerima kekalahan. Dengan begitu, anak juga belajar bahwa dalam hidup ini segala sesuatunya nggak melulu berjalan sesuai harapan kita.

"Tetap hibur anak saat dia kalah dan besarkan hati dia. Beri pujian karena anak kan sudah mencoba semampunya. Kemudian, kalau anak udah tenang, kita bisa ajak evaluasi lagi nih apa yang tadi kurang dia lakukan saat lomba tersebut sehingga ke depannya bisa lebih baik lagi," tutur Nina.

Kalau si kecil gimana, Bun, jiwa kompetitifnya? Sama kayak putri semata wayang Gisel dan Gading Marten?


(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK