sign up SIGN UP search


parenting

5 Langkah Mencegah Gigi Anak Berlubang

Zika Zakiya Kamis, 22 Nov 2018 07:04 WIB
Karies gigi atau gigi berlubang pada anak anak bisa terjadi karena pemberian susu botol dan ASI. Lalu bagaimana cara mencegahnya? caption
Jakarta -

Gigi anak hitam dan berlubang tidak boleh disepelekan, Bun. Bisa jadi gangguan kesehatan gigi itu malah disebabkan oleh kita, orang tuanya, dalam memberikan asupan susu dan ASI.


Dijelaskan oleh drg Ifania, MKM, gigi berlubang pada anak atau biasa disebut baby bottle caries, terjadi akibat pemberian susu botol susu atau pun ASI yang kurang tepat. Karies gigi atau gigi berlubang adalah suatu penyakit dari jaringan gigi yang diawali dengan terjadinya kerusakan jaringan yang dimulai dari permukaan gigi (pit, fissures, dan daerah interproximal), kemudian meluas ke arah pulpa.

Ilustrasi gigi anakIlustrasi gigi anak Foto: ilustrasi/thinkstock


"Karies merupakan penyakit yang berkembangnya lambat dan keaktifannya bertahap serta proses dinamis yang ditandai oleh proses demineralisasi dan remineralisasi. Perlu diingat kecepatan karies pada anak-anak lebih cepat daripada pada orang dewasa," papar drg Ifania di acara 'Susu Cair dan Kesehatan Gigi Anak' yang digelar oleh Food for Kids Indonesia di kawasan Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sebelum karies terjadi, ada baiknya Bunda melakukan pencegahan. Ada lima langkah yang diusulkan drg Ifania yang bisa Bunda terapkan dalam keseharian:

1. Pemberian ASI atau makanan melalui botol dianjurkan hanya sampai bayi berusia 6 bulan

2. Waktu memberi minum pada bayi selalu diperhatikan dan bayi tidak boleh mengisap botol sambil tiduran, apalagi sampai tertidur.

3. Hindari pemberian gula berlebihan.



4. Sebaiknya anak sudah mulai diperkenalkan ke dokter gigi sejak usia dini (1 tahun). Sehingga, bila terlihat tanda-tanda baby bottle caries anak bisa segera mendapat perawatan.

5. Perawatan harus dilakukan meskipun gigi tinggal akar karena usia penggantian gigi masih lama.

"Kehilangan atau pencabutan yang dini dari gigi susu, mengakibatkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan rahang untuk gigi tetap," ujar drg Ifania.

[Gambas:Video 20detik]

(ziz/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi