parenting

Kerinduan Putri Adjie Massaid pada Almarhum Sang Ayah

Muhayati Faridatun Senin, 11 Feb 2019 08:06 WIB
Kerinduan Putri Adjie Massaid pada Almarhum Sang Ayah
Jakarta - Kehilangan orang tua untuk selamanya bisa jadi pukulan terberat bagi anak-anak. Terlebih, kepergian ayah tercinta begitu mendadak, seperti dialami kedua putri almarhum Adjie Massaid.

Pada 5 Februari 2019, tepat delapan tahun Zahwa dan Aaliyah Massaid hidup tanpa kehadiran sang ayah tercinta. Di hari itu, keduanya mengungkapkan rasa kangen pada sang ayah, seraya mengirimkan doa.


"8 years without you today dad. missing you every single day, feels like a lifetime. Al - Fatihah," tulis Aaliyah, dalam keterangan foto di depan pusara sang ayah, yang diunggah lewat akun Instagram miliknya, @aaliyah.massaid.

[Gambas:Instagram]


Rasa rindu juga menghampiri kakak sulung Aaliyah, Zahwa Rezi Massaid. Di akun Instagram pribadinya, @zahwamassaid, gadis 18 tahun ini menuturkan kalau selama delapan tahun kepergian sang ayah rasanya seperti seumur hidup.

"8 years feels like no time and a lifetime at the same time. love and miss you so much always," ungkap Zahwa, dalam foto masa kecil bersama sang ayah dan anjing peliharaan mereka.

[Gambas:Instagram]


Melansir detikcom, Adjie Massaid megembuskan napas terakhir pada 5 Februari 2011, setelah mengalami serangan jantung. Saat itu, aktor kelahiran 7 Agustus 1967 ini merupakan anggota DPR RI dari Partai Demokrat, juga menjabat Manajer Timnas U-23 Indonesia.

Pria bernama lengkap Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid ini menikahi Reza Artamevia pada 1999. Pernikahan mereka kandas pada 2005 dan empat tahun kemudian, Adjie mempersunting Angelina Sondakh. Adjie dan Angie dikaruniai seorang putra bernama Keanu Jabaar Massaid, yang lahir pada 9 September 2009.

Kepergian Adjie yang begitu mendadak memang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terlebih kedua putrinya. Pada akhir Januari lalu, Aaliyah juga mengunggah foto kenangan mereka saat masih kecil bersama ayah dan bunda.

"Missing every single moment of it," tulis gadis 16 tahun ini.

[Gambas:Instagram]


Menurut psikolog Romeo Vitelli, Ph.D, saat anak-anak tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat, bagian penting dari perkembangan mereka adalah belajar bagaimana membentuk hubungan intim.

Tapi, apa yang yang terjadi saat seorang anak kehilangan salah satu atau kedua orang tua, sebelum mencapai usia dewasa? Bisa nggak sih kehilangan orang tua saat usia dini memengaruhi jenis hubungan intim yang dibentuk anak-anak setelah dewasa?


"Berdasarkan teori kelekatan, para peneliti mengatakan, anak-anak dengan kesedihan berkepanjangan karena kehilangan orang tua akan rentan terhadap masalah emosional jangka panjang," tutur Vitelli, dikutip dari Psychology Today.

Psikolog dari Kanada ini menambahkan, masalah tersebut timbul karena kegagalan mereka menyelesaikan perasaan kehilangan. Mereka pun rentan dihampiri gejala depresi, lebih cemas dan menarik diri, serta memengaruhi prestasi akademik di sekolah.

[Gambas:Video 20detik]

(muf/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi