HaiBunda

PARENTING

Cara Seru Astrid Tiar Cegah Anak Tak Kecanduan Gadget

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Minggu, 03 Mar 2019 18:00 WIB
Foto: Noel/detikHOT
Jakarta -

Artis Astrid Tiar punya cara seru untuk mencegah anaknya dari kecanduan gadget. Ibu dari Annabel dan Isabel ini mengajari permainan tradisional.

"Aku sekarang enggak mau anak-anak gadget mulu, jadi bagaimana pun setiap mereka bangun sore, main apa nih hari ini. Kan petak jongkok sudah, jadi kayak kemarin cari cara apa yang dilakukan supaya enggak gadget mulu," ujar Astrid, dikutip dari detikcom.


Dikatakan wanita 32 tahun ini, kedua anaknya sekarang sedang menyukai permainan tradisional. Hal ini cukup berhasil membuat mereka tak bermain gadget melulu.

"Mereka sekarang lagi suka main loncat petak, taplak gunung. Kapur enggak ada, aku pakai batu, cari ke tetangga untuk buat segitiga dan kotak-kotaknya. Mereka jadi sambil menunggu sore, kita buat yang asyik-asyik," tuturnya.

Wanita kelahiran Jakarta ini memang memiliki keinginan agar anak-anaknya mengetahui permainan masa kecilnya dulu. Namun, karena masa yang sudah berbeda, Astrid Tiar sempat kesulitan mencari alat permainan tradisional seperti congklak dan karet gelang.

"Aku cari congklak sekarang susah banget. Kemarin beli karet satu kilo itu susah, mau bikin karet yang panjang banget buat main karet itu sudah dicari. Kalau dulu, karet di mana saja dapat," tukasnya.

Nah, apa yang dilakukan Astrid ini sangat baik, Bun. Menurut psikolog Anastasia Satriyo, M.Psi, yang akrab disapa Anas, permainan tradisional penting untuk melatih sensoris dan motorik anak.

"Karena pondasi belajar anak di 5 - 7 tahun pertama kehidupannya adalah belajar melalui indera dari apa yang dilihat, didengar, diraba, dirasa. Nah, permainan tradisional sangat mengakomodir kebutuhan-kebutuhan sensoris," ujar Anas.

Menurut Anas, petak umpet dan galasin merupakan permainan tradisional yang bisa melatih indera atau sensoris proprioseptif. "Karena dengan berlari akan melatih otot-otot anak, secara bersamaan dapat melatih social skill anak seperti kepekaan melihat orang lain, membuat strategi untuk diri sendiri dan melakukan pemecahan masalah sederhana," jelasnya.


Anas juga mengatakan, Asosiasi Pediatric Amerika tidak menyarankan gadget untuk anak di bawah usia dua tahun. Jika mau, anak bisa bermain gadget mulai usia 3 - 5 tahun. Tapi ingat ya, Bunda, maksimal penggunaannya 15 menit saja.


(yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Mariana Renata & Renata Kusmanto, Sepupu yang Kerap Dikira Kembar

Mom's Life Amira Salsabila

30 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan M dan Artinya, Bagus Penuh Makna

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Selamat! Indah Istri Rigen Rakelna Melahirkan Anak Keempat, Dikaruniai Bayi Perempuan

Kehamilan Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Pola Asuh Tepat dari 6 Sikap Anak yang Menguji Kesabaran

Parenting Nadhifa Fitrina

4 Larangan Bulan Muharram dalam Islam, Termasuk Menikah?

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Jennifer Coppen Sungkeman ke Ayah Bule Jelang Pernikahan, Pajang Foto Mendiang Ibunda

Selamat! Indah Istri Rigen Rakelna Melahirkan Anak Keempat, Dikaruniai Bayi Perempuan

30 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan M dan Artinya, Bagus Penuh Makna

Debut di Indonesia, Shiritsu Ebisu Chugaku Jatuh Hati pada Mi Goreng

Potret Mariana Renata & Renata Kusmanto, Sepupu yang Kerap Dikira Kembar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK