parenting

Keren! Rilis Lagu Kedua, Putra Anji Tuai Banyak Pujian

Asri Ediyati Sabtu, 09 Mar 2019 14:10 WIB
Keren! Rilis Lagu Kedua, Putra Anji Tuai Banyak Pujian
Jakarta - Setelah single pertama 'Telur Dadar' sukses, putra Anji, Saga Omar Nagata merilis single keduanya nih, Bun. Judulnya Lagu Ikan, yang menceritakan beberapa ikan peliharaannya di rumah. Ada ikan koi, ikan mujair, bahkan ikan sapu-sapu. Liriknya simpel dan mudah ditangkap karena ditulis sendiri oleh Saga.

Selain rilis single, diinformasikan Anji lewat akun media sosialnya, Saga akan merilis permainan menggambar dan mewarnai. Keren banget! Dilansir detikcom, Anji mengaku sangat bangga dengan putranya.

"Kita bangga sama Saga dan bangga sama kita juga sebagai orang tua, mymusicrecords mau menangkap talentanya. Kalau untuk anak-anak Indonesia kan dibutuhkan lebih banyak lagi lagu balita. Di sini kita pengen berusaha untuk memberikan yang terbaik, lagu-lagu yang cocok untuk anak Indonesia," ujar Anji.


Anji juga mengutarakan keinginannya untuk mengajak para orang tua agar bisa menyalurkan hobi atau minat anaknya dalam membuat lagu.

"Karena biasanya lagu yang dihasilkan anak-anak adalah lagu yang pure memang untuk anak-anak. Makanya sederhana, enggak rumit, kalau kita yang bikin lagunya akan lebih rumit bahasanya, kreatif mungkin tapi itu bukan balita banget," kata Anji.

Suami Wina Natalia ini menambahkan, ia juga berharap 'Lagu Ikan' ini bisa memberi manfaat dan menghibur banyak orang. Seperti lagu 'Telur Dadar', orang dewasa pun hafal dengan liriknya. Bahkan waktu Anji di panggung dan menyanyikan lagu 'Telur Dadar', semua orang ikut menyanyikannya lho.

[Gambas:Instagram]




Wah, keren banget deh kamu Saga. Jangan lelah untuk terus menciptakan lagu anak-anak ya. Bicara soal bakat, sminat anak√ą_etiap manusia yang lahir pasti dikaruniai bakat ya, Bun. Hanya saja, jika bakat tersebut kurang diasah, akan menjadikannya sesuatu yang terpendam begitu saja. Karena itu, orang tua mesti tahu bakat terpendam yang dimiliki anaknya sejak dini.

Menurut psikolog Ajeng Raviando, orang tua bisa mengenali bakat anak dengan melakukan observasi rutin setiap hari. Ada perbedaan yang dapat terlihat ketika anak menyukai sesuatu, apakah itu bakat atau hanya kesenangan sesaat.

"Kalau memang bakat bahkan ketika santai melakukan hal tersebut, ada daya serap yang bagus. Jadi misalnya berbakat bahasa, cuma sebentar dikasih stimulasi akan sangat mudah menyerap. Oh sebentar saja bisa ya tanpa diajarkan rutin," kata Ajeng dikutip dari detikcom.

Lebih lanjut, Ajeng menjelaskan ketika orang tua sudah menemukan bakat anak, langkah selanjutnya adalah memberi stimulasi yang tepat. Tujuannya agar potensi bakat tersebut dapat berkembang semakin baik.

Selain itu, orang tua perlu berwawasan luas dan bersabar ketika mencari bakat anaknya. Hal yang harus diperhatikan, tegas Ajeng, jangan terlalu memaksa dan itu justru 'melawan' minat anak.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi