parenting

Katie Bouman, Sosok Wanita Inspiratif di Balik Foto Black Hole Pertama

Asri Ediyati Kamis, 11 Apr 2019 17:00 WIB
Katie Bouman, Sosok Wanita Inspiratif di Balik Foto Black Hole Pertama
Jakarta - Bunda pernah mendengar istilah black hole? Kalau belum, black hole atau lubang hitam adalah sebuah wilayah ruang yang massanya begitu besar dan padat. Sehingga, bahkan cahaya pun enggak bisa lepas dari gaya tarik gravitasinya.

Mengutip dari CNN Indonesia, istilah lubang hitam pertama kali dicetuskan oleh fisikawan asal AS, John Archibald Wheeler di era 1960-an. Dari sejak ditemukan istilah, black hole belum ada penampakan aslinya lewat foto.

Namun, seorang peneliti asal California, AS, Katie Bouman berhasil mendapat dan publikasikan foto black hole pertama dalam sejarah. Bouman hanya satu dari 200 peneliti yang mencetak sejarah dengan merilis foto lubang hitam pertama.


Sebelum resmi dirilis, tiga tahun lalu Bouman merancang algoritme yang digunakan untuk merancang metode pencitraan lubang hitam. Seperti diketahui, sangat sulit mengambil foto lubang hitam karena letaknya yang sangat jauh dan berukuran sangat kecil.


Algoritme dikembangkan Bouman saat ia masih menjadi mahasiswi pascasarjana jurusan ilmu komputer dan kecerdasan buatan di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Tim peneliti kemudian membuat tiga varian kode skrip untuk menyatukan gambar lubang hitam. Bouman memverifikasi gambar dan membuat parameter pencitraan.

"Kami mengembangkan beragam cara untuk menghasilkan data sintesis dan menggunakan berbagai algortime untuk menguji apakah kami bisa mendapatkan gambar yang lebih jelas," ujar Bouman.

Vincent Fish, salah satu peneliti di MIT Haystack Observatory mengakui jika Bouman memiliki peran penting dalam melakukan sub-pencitraan lubang hitam. Fish mencontohkan algoritme yang dikembangkan Bouman mampu memetakan area lubang hitam dengan lebih tajam.

"Salah satu kontribusi terpenting Katie adalah ia bisa menghadirkan foto-foto natural. Bayangkan foto-foto yang diabadikan menggunakan kamera ponsel - tentu ada karakter tertentu yang berbeda," terang Fish.

Katie Bouman, Sosok Wanita Inspiratif di Balik Foto Black Hole PertamaFoto: Facebook Katie Bouman
Bouman bisa dibilang wanita yang brilian. Mengutip dari CV-nya yang ia bagikan di laman resmi MIT, kini ia menjabat jadi asisten profesor di Departemen Ilmu Komputer dan Matematika, California Institute of Technology. Ia menyelesaikan pendidikan S1-nya di University of Michigan dengan hasil akhir Summa Cum Laude. Ia menyelesaikan S2 dan S3-nya di MIT dalam waktu enam tahun.

Bouman juga mendapat sejumlah penghargaan, salah satunya Ernst A. Guillemin Thesis Prize sebagai karya thesis terbaik di urutan kedua di Teknik Elektro MIT. Hebat ya, Bun? Sosok Bouman bisa jadi inspirasi bagi anak yang berbakat dan tertarik dalam bidang ilmu komputer, matematika, bahkan astronomi.


Bicara soal bakat anak, setiap manusia lahir pasti dikaruniai kemampuan. Hanya saja, jika kemampuan tersebut kurang diasah, itu akan menjadikannya sesuatu yang terpendam begitu saja. Karena itu, orang tua mesti tahu bakat terpendam yang dimiliki anaknya sejak dini.

Menurut Psikolog Ajeng Raviando, orang tua bisa mengenali bakat anak dengan melakukan observasi rutin setiap hari. Ada perbedaan yang dapat terlihat ketika anak menyukai sesuatu, apakah itu bakat atau hanya kesenangan sesaat.

"Kalau memang bakat bahkan ketika santai melakukan hal tersebut, ada daya serap yang bagus. Jadi misalnya berbakat bahasa, cuma sebentar dikasih stimulasi akan sangat mudah menyerap. Oh sebentar saja bisa ya tanpa diajarkan rutin," kata Ajeng dikutip detikcom.

Lebih lanjut Ajeng menjelaskan ketika orang tua sudah menemukan bakat anak, maka langkah selanjutnya adalah memberikan stimulasi yang tepat. Tujuannya agar potensi bakat tersebut dapat berkembang semakin baik.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi