parenting

Cerita Adele, Tetap Prioritaskan Anak Meski Sudah Bercerai

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 20 Apr 2019 10:03 WIB
Cerita Adele, Tetap Prioritaskan Anak Meski Sudah Bercerai
Jakarta - Perceraian dialami penyanyi Adele dan suaminya, Simon Konecki. Meski sudah berpisah, Adele dan Konecki berkomitmen untuk tetap memprioritaskan putra semata wayang mereka, Angelo, Bun.

"Adele dan suaminya sudah berpisah. Mereka berkomitmen untuk membesarkan anak mereka bersama dengan penuh cinta. Seperti biasa, mereka butuh privasi dan tidak ada lagi komentar lebih jauh," kata perwakilan Adele, Benny Tarantini dan Carl Fysh kepada ABC News.

Dilaporkan US Weekly, Adele dan Konecki sudah menjalin hubungan sejak 2011 hingga mereka menikah pada tahun 2017. Di tahun 2012, dalam blog-nya Adele mengabarkan dirinya sedang mengandung anak pertamanya. Maka dari itu, Adele menekankan dia ingin membagi kabar bahagia ini dengan orang lain terutama para fans.




"Jujur, kami sangat bahagia dan sangat bersemangat menanti kehadiran bayi kami. Tapi, seperti biasa tolong hargai privasi kami untuk sementara waktu," ujar pemilik nama lengkap Adele Laurie Blue Atkins ini.

Cerita Adele, Tetap Prioritaskan Anak Meski Sudah BerceraiAdele/ Foto: Instagram
Setelah bercerai seperti Adele dan Konecki, memang sudah sepatutnya pasangan tetap menjadikan anak sebagai prioritas ya, Bun. Sebab, dengan orang tuanya berpisah saja itu sudah jadi hal yang menyakitkan untuk anak dan berpengaruh besar pada kesehariannya.



Dikutip dari Royal College of Psychiatrists, ketika orang tua bercerai, anak akan merasa kehilangan orang tuanya karena keduanya sudah tak bersama lagi. Lalu, anak bisa merasa berbeda karena dia merasa keluarganya sudah 'pincang', takut merasa sendiri, marah pada salah satu atau kedua orang tua, khawatir dirinya yang jadi penyebab perceraian orang tua, dan merasa ditolak orang tuanya.

Untuk itu, setelah bercerai, diharapkan orang tua bisa:
1. Memastikan pada anak bahwa mereka tetap punya dua orang tua yang menyayanginya
2. Bicara dan ajak anak ngobrol sehingga anak tahu mereka punya hak untuk bicara dan bertanya
3. Pastikan ke anak perceraian ini bukan salah mereka. Ini murni urusan orang tua
4. Tetap sediakan waktu bersama anak dan minimalkan perubahan yang dialami anak setelah orang tua bercerai
5. Tetap lakukan rutinitas dengan anak seperti biasa
6. Jangan libatkan anak dalam masalah perceraian
7. Jangan meminta anak memilih hendak tinggal bersama ayah atau bundanya
8. Jangan jadikan anak sebagai senjata untuk mengkritik mantan pasangan.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi