HaiBunda

PARENTING

Tips Diet untuk Anak, Seperti Apa yang Pas?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Jumat, 26 Apr 2019 17:31 WIB
Ilustrasi anak obesitas/ Foto: thinkstock
Jakarta - Melihat si kecil kegemukan kadang bikin senewen ya, Bun. Khawatir terjadi masalah pada kesehatan mereka sekarang dan ke depannya, timbullah niat orang tua untuk meminta anak diet.

Menanggapi hal ini, dokter spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr.Arti Indira, M.Gizi, Sp.GK, mengatakan, pada anak yang obesitas, biasanya sudah ketahuan, Bun, bagaimana pola makan mereka sehari-hari. Kata Arti, biasanya anak-anak seperti itu lebih banyak ngemil makanan yang kurang sehat.

"Terus di sekolah jajannya enggak kepantau. Di rumah minum susu dengan tambahan gula juga minuman bergula. Sehari minumnya bisa berapa kali. Justru, makan utamanya enggak," kata Arti, waktu berbincang dengan HaiBunda.



Lalu untuk camilan, berdasarkan pasien yang ditangani Arti, umumnya anak-anak yang obesitas ngemil makanan yang tinggi kalori, gula, dan lemak, Bun. Misalnya pizza, tak cukup satu potong, tapi mereka bisa menghabiskan beberapa potong pizza sekali makan.

Ilustrasi anak diet/ Foto: iStock
Jika seperti ini, biasanya pola makan anak akan dibalikkan lagi ke pola makan yang sehat. Nah, karena anak yang kegemukan biasanya juga kurang olahraga, Arti menyarankan mereka untuk olahraga atau minimal melakukan aktivitas fisik.

"Mereka merasa dari dulu gemuk, merasa ketinggalan teman-temannya pas olahraga. Jadi makin malas gerak, makin gemuk, terjadilah lingkaran setan. Makanya kita potong jalurnya. Jadi, kalau untuk anak yang kegemukan, ditambah aktivitas fisiknya, pola makannya dibenerin. Kalau aku sih enggak motong kalori, karena disesuaikan usia dan aktivitas," papar Arti.


Arti juga menyoroti seringnya ketika anak obesitas, orang tua pun obesitas. Sehingga, ketika ingin menurunkan berat badan anak, orang tua juga keluarga perlu memperbaiki pola makan dan memperbanyak aktivitas fisik.

"Untuk terapi diet pada anak memang harus libatkan seluruh keluarga. Balik lagi ke pola makan sehat, itu akan lebih berhasil. Dibanding anaknya doang yang disuruh makan sehat. Intinya kalau enggak dari keluarga, siapa lagi," papar Arti.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Teduh! Deretan Rumah Artis yang Dikelilingi Pepohonan hingga Berseberangan dengan Sawah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah pada Wanita, Apakah Tanda Penyakit Serius?

Mom's Life Amira Salsabila

Maksud Hati Menghibur, Kebiasaan Orang Tua Ini Justru Bisa Membuat Anak Memendam Perasaan

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Resep Ikan Tongkol Cabai Hijau, Lauk Rumahan Pedas Gurih yang Bikin Nagih

Mom's Life Amira Salsabila

7 Resep MPASI Kentang untuk Bayi 10 Bulan ke Atas, Enak dan Mudah Dibuat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Teduh! Deretan Rumah Artis yang Dikelilingi Pepohonan hingga Berseberangan dengan Sawah

Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah pada Wanita, Apakah Tanda Penyakit Serius?

7 Resep MPASI Kentang untuk Bayi 10 Bulan ke Atas, Enak dan Mudah Dibuat

Resep Ikan Tongkol Cabai Hijau, Lauk Rumahan Pedas Gurih yang Bikin Nagih

Pajak Digital Disebut Berlaku 9 November 2026, Apa Saja Transaksi yang Dikenakan?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK