parenting

Cara Enno Lerian Mengenalkan Puasa Pertama Kali pada Anak

Yuni Ayu Amida Jumat, 03 May 2019 12:59 WIB
Cara Enno Lerian Mengenalkan Puasa Pertama Kali pada Anak
Jakarta - Bulan Ramadan tinggal menghitung hari nih, Bun. Persiapan apa saja yang sudah Bunda lakukan? Sudahkah Bunda mengenalkan kewajiban berpuasa pada anak-anak?

Nah, nampaknya ada yang spesial di Ramadan kali ini bagi mantan penyanyi cilik Enno Lerian. Karena tahun ini akan jadi puasa pertama bagi anak keduanya yang berusia enam tahun, Abimanyu Praja Soesetyo.

"Ini mungkin bakalan jadi puasa dia yang pertama sih, jadi belum bisa bayangin kesulitannya gimana, ya paling ikut doang," kata Enno Lerian kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.



Dikatakan ibu empat anak ini, dia belum mengajari anak-anaknya puasa karena memang anaknya masih kecil-kecil. Jadi, Enno baru sebatas mengenalkan apa itu puasa.

"Jadi lebih memperkenalkan anak, bentar lagi kita puasa nih, puasa itu apa, karena kan anak-anak masih belum tahu rasanya menahan lapar, anak aku masih balita semua kan, Abi 6 tahun," tutur wanita 35 tahun ini.

Kata pelantun lagu Mogok Lagi ini, dia akan mencoba menanamkan bahwa puasa bukan hanya soal menahan lapar saja. Untuk tahap awal, dia akan melibatkan sang anak dalam setiap aktivitas di bulan Ramadan.

"Dia belum punya bayangan gimana menahan lapar seharian, padahal kan esensi puasa bukan cuma menahan lapar, tapi nanti akan kita kasih tahu, kasih kegiatan seperti kalau sahur kita libatkan dia. Untuk dia tahu kalau kegiatan puasa tuh gini, sahur jam berapa, bangun jam berapa," terangnya.

Dikatakan psikolog anak dari Klinik Kancil, Tia Rahmania, M.Psi, mengajari anak berpuasa bisa dimulai sejak usia dini, yaitu saat anak masih TK atau awal masuk sekolah dasar (SD). Asalkan sudah ada kemauan dari sang anak ikut berpuasa.

Rahmania menambahkan, sebaiknya mengajarkan puasa kepada anak mesti bertahap. Misalnya puasa dari sahur hingga Zuhur, lalu berbuka dan melanjutkan kembali hingga Maghrib.

"Sebaiknya, anak mulai bisa diajarkan untuk puasa dari sahur hingga Magrib, saat berusia 11 - 12 tahun, karena jika dilihat dari segi fisik dan perkembangannya anak sudah cukup kuat untuk melakukannya, meski emosinya masih belum stabil," ujar Rahmania, dikutip dari detikcom.


Nah, karena ini merupakan proses belajar, sebaiknya anak jangan terlalu dipaksakan ya, Bun. Bantulah dia dengan memberikan informasi soalĀ puasa, tentang manfaat maupun pengertiaannya, agar nantinya dia bisa melakukannya karena kemauan sendiri.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi