HaiBunda

PARENTING

Quality Time Seru Raffi Ahmad dan Rafathar Saat Main Salju

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Senin, 08 Jul 2019 18:29 WIB
Quality Time Seru Raffi Ahmad dan Rafathar Saat Main Salju/ Foto: Instagram @raffinagita1717
Jakarta - Meski sibuk dengan aktivitas sebagai publik figur, Raffi Ahmad selalu menyempatkan diri untuk bermain dengan putra semata wayangnya, Rafathar Malik Ahmad. Seperti saat bermain salju di Trans Snow World Juanda, Bekasi, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari InsertLive, Rafathar tampak girang saat ditemani Raffi berseluncur di atas salju. Ia bahkan ingin mengulanginya lagi.

"Mau lagi atau enggak?" tanya Raffi Ahmad.


"Mau, mau lagi sama Papa," jawab Rafathar.

Raffi pun bertanya lagi, apakah Rafathar berani jika sendiri. Dengan tingkahnya, bocah tiga tahun tersebut mengatakan dia tidak berani sendiri karena takut.

"Kalau laki-laki harus berani," kata Raffi.

"Papa boleh enggak, Aa enggak mau sendiri, lagi sama Papa." pinta Rafathar.

Suami Nagita Slavina itu pun akhirnya mengabulkan permintaan sang anak, namun dengan syarat Rafathar harus mencium pipinya dulu. Lucunya, Rafathar menolak, dia malah mencium boneka Woody yang dipegangnya, kemudian boneka tersebut dia tempelkan ke wajah ayahnya. Lucu banget ya, Bun, tingkah Rafathar ini.

Foto: Instagram @raffinagita1717
Menyediakan waktu bermain dengan anak seperti dilakukan Raffi Ahmad ini perlu banget, Bun. Dikatakan Tata Sudrajat dari Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC), yang merupakan mitra Save the Children, antara anak dan orang tua harus diciptakan kelekatan, bukan hanya kedekatan.

"Kelekatan itu sebenarnya tercipta di tiga tahun pertama kehidupan anak. Prosesnya ketika seorang bayi lahir, bagaimana orang tua menyediakan respons untuk setiap stimulus yang diberikan anak," kata Tata.

Selain itu, Tata juga menegaskan bahwa ayah sangat berperang penting dalam pengasuhan anak. Salah satu hal yang mesti ayah lakukan adalah menyediakan waktu bermain bersama anak, karena hal ini sangat bermanfaat untuk perkembangan anak.

Psikolog anak Jovita Maria Ferliana juga mengatakan, anak yang dekat dengan ayahnya cenderung memiliki emosi yang lebih stabil. Bahkan lebih percaya diri saat tumbuh dewasa dibandingkan mereka yang tidak dekat dengan ayahnya.

"Sehingga cenderung lebih mudah bersosialisasi dan punya banyak teman," ujar Jovita.

Lihat video selengkapnya di sini, Bun.

(yun/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK