mom-life

Beruntungnya Raffi Ahmad, Ditraktir Mertua Usai 'Dikerjai'

Asri Ediyati Selasa, 28 May 2019 19:30 WIB
Beruntungnya Raffi Ahmad, Ditraktir Mertua Usai 'Dikerjai'
Jakarta - Beberapa waktu lalu, Raffi Ahmad dikerjai oleh mertua, Rieta Amalia dan istrinya, Nagita Slavina. Ide mengerjai Raffi bermula dari Rieta, kemudian dibantu oleh Nagita. Rieta sengaja membuat drama ketika makan bersama dengan Raffi.

Saat dikerjai, Raffi dimarahi bahkan diusir oleh Rieta. Tak lama diusir, Raffi ditertawai oleh mertua, istri, dan krunya. Duh, ada-ada saja ya, Bun. Berselang beberapa hari, Rieta menjanjikan Raffi untuk membelikan baju di sebuah butik brand mewah.


"Banyak yang menertawakan aku di DM, WA, katanya, 'Ha-ha-ha memang enak dimarahin mertua?'. Meskipun di-prank, tapi aku mau tagih Mama Rieta untuk dibelanjain bukan di harga yang murah, aku mau dibelanjain puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Oke, Mama Rieta tunjukkan kesultanan Mama Rieta," kata Raffi di vlog-nya.


Raffi diberi waktu 10 menit dan memborong semua barang-barang yang ia pilih. Di akhir video, ternyata Raffi dikerjai lagi, Rieta berpura-pura tidak membawa dompet dan menyuruh Raffi membayar lebih dahulu. Alhasil Raffi langsung lemas dan merasa tekor, hi-hi-hi.
Beruntungnya Raffi Ahmad, Ditraktir Mertua Usai 'Dikerjai'Foto: Instagram
Jika dilihat dari vlog-nya, hubungan Raffi dan Rieta begitu dekat. Hal ini karena Nagita dan Raffi berupaya untuk mengomunikasikan dengan baik jika masalah rumah tangga terjadi.

Bicara soal hubungan menantu dan mertua, menurut Psikolog klinis anak dan remaja, Monica Sulistiawati, kebanyakan menantu takut salah jika mengutarakan pendapat kepada mertua. Sehingga, mereka sulit menolak permintaan mertua. Padahal, perasaan tersebut jika dibiarkan akan membuat hubungan menantu dan mertua semakin jauh nih.

"Minta bantuan pasangan untuk berbicara pada mertua. Biarkan dia memberikan pengertian yang sama seperti yang kita berikan pada orang tua sendiri," ujar Monica.


Menurutnya, orang tua paling mudah jika berbicara dengan anaknya sendiri, begitu pun sebaliknya. Dalam komunikasi orang tua dan anak, ada ikatan emosional yang terbentuk yang jarang muncul dalam komunikasi antara menantu dan mertua. Akan muncul perdebatan dan pertukaran pendapat yang dikeluarkan benar-benar dari perasaan orang tua dan anak.

"Penting juga untuk menjaga hubungan baik dengan pasangan agar dia tahu dan mengerti apa yang kita mau dan keinginan kita yang tidak sesuai dengan pandangan mertua. Nantinya pasangan dapat mengutarakan pendapat kita yang tidak tersampaikan," kata Monica.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi