HaiBunda

PARENTING

Perceraian Orang Tua Bikin Berat Badan Anak Naik?

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 15 Jul 2019 10:31 WIB
Perceraian Orang Tua Bikin Berat Badan Anak Naik?/ Foto: Istock
Jakarta - Perceraian bisa dibilang mimpi buruk bagi sebuah keluarga. Baru-baru ini sebuah studi dari London School of Economics and Political Science menemukan bahwa dampak perceraian orang tua bagi anak-anak berusia di bawah 6 tahun memicu kenaikan berat badan. Para peneliti menganalisis data pada 7.574 anak di Inggris yang lahir antara tahun 2000 dan 2002.

Para peneliti mengatakan temuan mereka menyerukan dukungan kesehatan yang lebih baik bagi keluarga yang sedang mengalami perceraian. Penelitian tersebut juga menyertakan berbagai alasan anak-anak mengalami kenaikan berat badan setelah perceraian, baik ekonomi maupun non-ekonomi.

Di antaranya, uang tak cukup untuk beli buah dan sayuran segar, orang tua bekerja lebih lama sehingga meninggalkan sedikit waktu untuk menyiapkan makanan bergizi. Lalu, uang tak cukup untuk kegiatan ekstra kurikuler termasuk olahraga. Orang tua kurang meluangkan waktu untuk untuk membangun kebiasaan makan yang sehat pada anak-anak mereka.


"Masalah emosional yang menyebabkan orang tua yang memberi makan berlebihan dan anak-anak yang makan terlalu banyak makanan bergula dan berlemak," tulis peneliti dikutip dari BBC.
ilustrasi perceraian/ / Foto: iStock
Anak-anak disurvei pada usia sembilan bulan, tiga tahun, lima, tujuh, 11 dan 14. Studi ini juga mengamati tinggi dan berat badan anak-anak, usia dan jenis kelamin untuk menghitung indeks massa tubuh mereka (BMI) - ukuran yang banyak digunakan apakah individu memiliki berat badan yang sehat, kelebihan berat badan atau obesitas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak bertambah berat badannya selama 24 bulan setelah orang tua mereka berpisah, daripada anak-anak yang orang tuanya tinggal bersama selama periode yang sama. Anak-anak dari orang tua yang bercerai lebih mungkin menjadi kelebihan berat badan atau obesitas dalam waktu 36 bulan setelah perpisahan.

Para peneliti berpendapat bahwa harus ada upaya untuk mencegah anak-anak yang berisiko mengalami kenaikan berat badan harus dimulai segera setelah perpisahan.

"Upaya sejak dini dapat membantu mencegah, atau setidaknya melemahkan, proses yang menyebabkan beberapa anak mengalami obesitas yang tidak sehat," catat mereka dalam artikel yang diterbitkan dalam jurnal Demografi.

Simak juga kisah Enno Lerian menghadapi perceraian.

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK