HaiBunda

PARENTING

Kapan Waktu Tepat Kenalkan Pasta Gigi ke Anak?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 27 Jul 2019 16:30 WIB
Kapan Waktu Tepat Kenalkan Pasta Gigi ke Anak?/ Foto: iStock
Jakarta - Menjelaskan soal kebersihan gigi dan mulut pada anak bisa dimulai sejak dini, Bun. Hal ini untuk mencegah masalah pada gigi, seperti gigi berlubang.

Menurut pakar kesehatan gigi dan mulut, Drg.Ratu Mirah Afifah, GCClinDent, MDSc, gigi berlubang adalah penyakit tidak menular nomor satu di dunia. Sekitar 3,5 miliar orang di dunia punya masalah kesehatan ini.

"Kalau lubang di gigi sudah sampai menyerang saraf, bisa mengganggu dan sakit terus-menerus. Tugas orang tua adalah memberikan perlindungan yang komplet pada anak sampai ke kesehatan gigi ini," kata wanita yang akrab disapa Mirah itu.


Salah satu cara mencegah gigi berlubang adalah rajin sikat gigi dengan pasta gigi. Untuk anak yang mulai tumbuh gigi mulutnya bisa mulai dibersihkan dengan sikat. Namun? bagaimana soal penggunaan pasta gigi?

Mirah menjelaskan bahwa sejak usia dua tahun, anak sudah bisa menggunakan pasta gigi. Namun, tetap dalam pengawasan dan arahan orang tua.

"Prinsipnya, anak harus sudah bisa meludah dulu baru dikenalkan pasta gigi. Tapi, tetap harus dijelaskan dan diawasi. Pasta gigi tidak boleh ditelan," ujar Mirah.

Tujuan pengawasan adalah mencegah anak menelan kandungan floride yang ada di pasta gigi. Penelitian menunjukkan, seseorang yang terlalu sering menelan pasta gigi akan berisiko mengalami penyakit flurosis gigi . Kalau berat, gigi bisa berubah warna jadi cokelat dan rapuh.

Kapan Waktu Tepat Kenalkan Pasta Gigi ke Anak?/ Foto: Thinkstock

Untuk mulai menggosok gigi si kecil, menurut Mirah, takaran pasta gigi adalah sebesar biji jagung atau padi yang dioleskan rata pada sikat gigi. Pasta gigi yang digunakan sebaiknya khusus untuk anak-anak, Bun. Sebab, kandungan floride-nya sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak sesuai usia.

"Pada pasta gigi anak dan dewasa, kandungan floride-nya 1.450 sampai 1.500 per million (ppm), sedangkan anak hanya 400 sampai 500 ppm," tuturnya.

Setelah melakukan perawatan gigi dan mulut dengan pasta gigi, jangan lupa ajak si kecil kontrol ke dokter ya. Sebaiknya rutin ke dokter gigi enam bulan sekali, meski biasanya anak-anak sering kontrol karena masalah gigi.

"American Dental Assosiation bahkan menganjurkan sedini mungkin bawa anak ke dokter gigi. Bisa dimulai dari usia setahun untuk dikenalkan dan dilihat perkembangan giginya sesuai umur. Biar sedini mungkin bisa dicari kalau ada permasalahan di giginya," tutup Mirah.

Kalau sudah tahu kapan bisa gunakan pasta gigi ke anak, Bunda juga harus tahu usia tepat ajak anak ke dokter gigi. Simak info lengkapnya di video berikut.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Intip 5 Potret Rumah Mewah Arafah Rianti, Dibeli Cash dengan Harga Fantastis

Mom's Life Annisa Afani

Bikin Al Ghazali Khawatir, Alyssa Daguise Putuskan Hiatus Jelang Persalinan pada Maret

Kehamilan Amrikh Palupi

Ciri-ciri Orang Sangat Egois, Sering Ucapkan 5 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang & Diberi Label Batas Aman Waktu Konsumsi

Parenting Annisa Karnesyia

7 Kalimat yang Terlihat Baik tapi Justru Bikin Anak Cemas Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Kaki O dan X pada Anak: Perbedaan, Diagnosis, hingga Penanganan

BGN Minta MBG Tak Dibawa Pulang & Diberi Label Batas Aman Waktu Konsumsi

Na Daehoon Ungkap Isi Hati, Pilih Diam Usai Mendapat Banyak Tudingan

Bikin Al Ghazali Khawatir, Alyssa Daguise Putuskan Hiatus Jelang Persalinan pada Maret

Banyak Orang Tua Membawa Bayi Terapi ke Ahli Kiropraktik, Simak Keamanannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK