HaiBunda

PARENTING

Air Mata Dua Putri Tercinta Iringi Pemakaman Agung Hercules

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 02 Aug 2019 15:26 WIB
Pemakaman Agung Hercules/ Foto: Doni Indra Ramadhan/detikFoto
Jakarta - Kabar duka dari dunia hiburan Tanah Air. Agung Hercules meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker otak. Agung meninggalkan seorang istri, Mira Rahayu dan dua orang anak perempuan, Feby Gaswara dan Mia Aulia Gaswara. Agung meninggal pada hari Kamis (1/8/2019) dan dimakamkan hari ini (2/8/2019) setelah salat Jumat.

Dilansir InsertLive, jenazah Agung Hercules dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cikutra, Bandung. Prosesi pemakaman itu diiringi dengan tangisan dari rekan, sahabat, dan keluarga mendiang Agung Hercules. Dalam video, kedua putri Agung Hercules, Feby dan Mia terlihat tak kuasa menahan tangis saat jenazah sang ayah dikebumikan.

Keduanya saling berpelukan untuk berikan kekuatan satu sama lain. Wajah sang istri, Mira juga terlihat sendu karena harus mengikhlaskan kepergian Agung Hercules. Selamat jalan Agung Hercules, semoga keluarga yang ditinggalkan tetap kuat dan tabah.


Kehilangan ayah dalam hidup pastinya sedih. Terlebih anak perempuan cenderung dekat dengan ayahnya. Mengutip dari teori milik Dr. Kubler Ross, Untung Subroto Dharmawan M.Psi, fase berkabung bisa terjadi selama beberapa bulan hingga tahunan.

"Oleh karena itu dukungan dari anggota keluarga sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tak hanya itu, pada fase ini mungkin penanganan profesional oleh psikolog atau psikiater juga dibutuhkan," papar psikolog klinis dan staf pengajar dari Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara dikutip dari detikcom.
Suasana pemakaman Agung Hercules/ / Foto: Doni Indra Ramadhan/detikFoto
Sementara itu, menurut Romeo Vitelli Ph.D., saat anak-anak menghadapi kesedihan berkepanjangan karena kehilangan orang tua, ia rentan terhadap masalah emosional jangka panjang karena merasa kehilangan.

"Hal Ini dapat mengakibatkan timbulnya depresi, menjadi lebih cemas dan tertutup," kata psikolog dari Universitas York di Toronto ini, dikutip dari Psychology Today.

Vitelli bilang, sedih yang dirasakan anak dalam jangka panjang bisa menunjukkan lebih banyak masalah di sekolah dan menurunnya prestasi akademis daripada anak-anak yang tidak berduka.

Lalu, saat fase berkabung sudah berlalu, akan ada yang namanya fase pemulihan. Memang pada hakikatnya setiap orang punya kemampuan untuk memulihkan dirinya. Akan tetapi dengan adanya dukungan keluarga yang bersedia untuk menjadi teman curhat tentunya akan mempercepat proses pemulihan.

Anak pada tahap ini sudah mulai mampu kembali ke aktivitas semula. Misalnya, yang biasanya bekerja dapat kembali bekerja seperti biasa. Lalu mereka biasanya sudah mampu mengambil makna dari peristiwa kehilangan tersebut.

Simak juga video tentang keinginan Agung Hercules sebelum meninggal berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

Menyusui Amrikh Palupi

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia & Firli Nabila

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Pesona Artis Hamil Anak Pertama dalam Balutan Outfit Stylish, Shenina Cinnamon hingga Adinda Thomas

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK