parenting

4 Langkah Mudah Rencanakan Dana Pendidikan Anak

Asri Ediyati Sabtu, 03 Aug 2019 13:26 WIB
4 Langkah Mudah Rencanakan Dana Pendidikan Anak
Jakarta - Biaya sekolah kini makin mahal. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan biaya pendidikan mencapai 10 persen setiap tahun. Di tengah tingginya biaya pendidikan, setiap orang tua ingin memastikan anak-anaknya bisa memperoleh pendidikan terbaik, hingga jenjang perguruan tinggi.

Nah, supaya bisa mewujudkannya, butuh perencanaan dana pendidikan yang baik, serta pemilihan instrumen simpanan yang tepat, Bun. Perencanaan dana pendidikan sebaiknya dapat menutupi kenaikan biaya pendidikan yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya. Mempersiapkan dana pendidikan sebaiknya menjadi prioritas jangka panjang.

Anang Samsudin, PR Manager Treasury menjelaskan, akan lebih baik, jika dana pendidikan dipersiapkan jauh sebelum anak memasuki jenjang pendidikan, misalnya 5 tahun hingga 15 tahun sebelumnya.


"Karena semakin pendek waktu yang kita punya, maka akan semakin besar tenaga dan biaya yang harus dikeluarkan. Orang tua kita telah membuktikan bahwa emas adalah salah satu pilihan yang tepat jika dijadikan sebagai simpanan jangka panjang, yang salah satunya mereka gunakan sebagai biaya pendidikan anak," ujarnya dikutip dari siaran pers Treasury yang diterima HaiBunda, baru-baru ini.

Sebelum mulai menyiapkan dana pendidikan untuk anak, Anang menyebutkan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu langkah-langkah dalam merencanakan dana pendidikan berikut ini.

1. Cari tahu besarnya biaya sekolah tujuan

Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah mencari tahu besarnya biaya yang diperlukan untuk dapat bersekolah di lembaga pendidikan yang diinginkan. Dengan informasi biaya tersebut, orang tua bisa mulai melakukan perhitungan untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Sebaiknya, cari tahu biaya pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi.

2. Lakukan estimasi biaya pendidikan

Langkah kedua, lakukan estimasi biaya pendidikan yang dibutuhkan pada saat nanti anak masuk sekolah. Menurut Anang, cara menghitungnya cukup sederhana, Bun.

"Misalnya total biaya yang dibutuhkan untuk kuliah saat ini adalah Rp80.000.000. Maka untuk menghitung estimasi biaya kuliah 10 tahun mendatang, biaya kuliah saat ini harus ditambahkan 10 persen per tahunnya dengan penambahan progresif hingga 10 kali," papar Anang.

Metode perhitungan yang sama juga perlu dilakukan untuk jenjang pendidikan TK, SD, SMP hingga SMA. Sehingga dapat diketahui estimasi biaya pendidikan secara menyeluruh sampai jenjang perguruan tinggi.
Ilustrasi ibu mengantar anak ke sekolah/ Ilustrasi ibu mengantar anak ke sekolah/ / Foto: iStock

3. Buat strategi dalam persiapkan dana pendidikan

Setelah mengetahui besarnya biaya pendidikan anak, langkah ketiga yang perlu dilakukan adalah membuat strategi dalam mempersiapkan dana pendidikan. Salah satunya dengan memilih instrumen keuangan untuk menyimpan dana pendidikan tersebut. Pilihlah instrumen yang nilainya cenderung naik dalam jangka panjang. Salah satu instrumen yang tepat karena nilainya yang cenderung naik dalam jangka panjang adalah emas.

4. Review simpanan dana secara berkala

Langkah terakhir, lakukan review secara berkala terhadap simpanan yang berhasil dikumpulkan. Pastikan kembali dana pendidikan yang sudah terkumpul masih sejalan dengan biaya sekolah dan perguruan tinggi yang sebelumnya direncanakan. Apabila ada perubahan, segera lakukan perhitungan ulang untuk memastikan dana pendidikan masih sesuai rencana.

Simak juga informasi tentangĀ persiapan biaya sekolah melalui infografis berikut.

infografis persiapan biaya masuk sekolah/ infografis persiapan biaya masuk sekolah/ / Foto: HaiBunda
(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi