parenting

Cerita Pengorbanan Inul Daratista untuk Orang Tua

Yuni Ayu Amida Kamis, 05 Sep 2019 18:03 WIB
Cerita Pengorbanan Inul Daratista untuk Orang Tua
Jakarta - Bukanlah hal mudah bagi pedangdut Inul Daratista berada di puncak kariernya seperti saat ini. Jatuh bangun tentu sudah dialami bunda satu anak ini. Tapi, dia tak ingin orang tua tahu tentang kesulitan hidupnya.

Dikutip dari detikcom, istri Adam Suseno ini mengungkapkan kebahagiaan karena status ekonomi keluarganya kini jauh lebih baik. Semua pengorbanan selama ini dia rasa tak sia-sia.

"Mgkn sdh nasib akhirnya hrs d jkt dgn pwristiwa fenomena yg mgkn 100thn blm tentu ada cerita seperti yg kualami, senang iya !! Krn nasib ekonomiku tiba2 drastis naik,sedih 'iya krn pro kontra yg membuat akhirnya bisa berpikir dgn logika dan nyata bahwa jika mau menjd hebat hrs penuh liku2," ungkap Inul Daratista dalam sebuah tulisan.


Pedangdut yang khas dengan goyang ngebor ini juga menuturkan, semua yang didapat saat ini adalah hasil kerja keras. Ia bahkan harus berpura-pura kuat dan baik-baik saja di depan orang tuanya. Inul tidak ingin ayah dan ibunya tahu saat dia menderita.

"Hrs mau susah,hrs mau kerja keras,hrs mau putar otak,hrs sombong depan org tua,dgn mengatakan AKU BAIK2saja,agar emak bpk gak mikir,mrk taunya si inul akeh duite,happy,dan mrk kupaksa utk jgn sering lihat TV,baca koran biar gak tau anaknya ternyata penuh berita airmata," sambungnya.

Cerita Pengorbanan Inul Daratista untuk Orang TuaFoto: Noel/DetikFoto.


Wanita 40 tahun ini pun bercerita, kedua orang tuanya tidak pernah diajak menemaninya bekerja dari panggung ke panggung. Hal ini lantaran dia tak mau ayah dan ibunya merasakan susah sepertinya.

"Asal kalian tau,emak bpkku tak sekalipun pernah menemani langkahku saat aku susah,dr panggung ke panggung,"krn aku yakin mrk tak mampu melihat anaknya sesusah itu,pernah suatu ketika aku ber3 sj,dan mendengar org tua cuma bilg, MAAF ya nak,kami bukan org kaya,klo sj kita kaya mgkn kamu gak hrs kerja sampe sebegitunya," aku ibunda Yusuf Ivander Damares ini.

"Aku cuma bilg ini pengabdian kecil seorg inul utk bisa bantu emak agar adik2 bs makan smua,sbb ongkos jahit tak sebanyak bs kasih makan sehari 3x, suatu saat aku akan bikin bpk bangga sm aku dan aku akan baik2 saja," tutupnya.

Melihat pengorbanan yang dilakukan Inul untuk kedua orang tua dan keluarga, ini menandakan hubungan mereka sangat terjaga ya, Bun. Terkait hal ini, penelitian dari Queen's University di Australia menemukan, kedekatan fisik atau emosional dengan anggota keluarga bisa mengurangi stres situasional secara signifikan.


Salah satu peneliti, Jessica Loughes, Ph.D, mengatakan, ibu juga bisa merasa stres ketika melihat buah hatinya kesulitan. Nah, saat ibu memberikan sentuhan fisik, seperti menggenggam tangan sang anak, ini bisa membantu anak secara emosional.

"Hal menarik lain yang kami temukan, ternyata tingkat stres yang dialami ibu ketika melihat si anak berada dalam situasi sulit, juga berkurang ketika si anak menggenggam tangan mereka," terang Loughes, dikutip dari detikcom.

Loughes juga menekankan, kedekatan anak secara fisik, emosional, atau keduanya, dengan ibu serta anggota keluarga yang lain bisa membuat mereka merasa lebih percaya diri dalam menghadapi situasi yang menantang.

Simak juga cerita Inul ini, Bun.

[Gambas:Video 20detik]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi