parenting

Sikap BJ Habibie Sedari Kecil yang Patut Diteladani Anak

Asri Ediyati Rabu, 11 Sep 2019 21:00 WIB
Sikap BJ Habibie Sedari Kecil yang Patut Diteladani Anak
Jakarta - Indonesia kehilangan sosok cendekiawan yang hebat. Ya, BJ Habibie tutup usia hari ini, Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB. Setelah sempat dinyatakan sehat, namun takdir membuat sosok yang begitu dikagumi banyak orang ini mengalami gagal jantung.

Dikenal sebagai orang cerdas, ternyata BJ Habibie memiliki banyak teladan yang perlu dicontoh anak milenial. Dikutip dari biografi BJ Habibie di laman Perpustakaan Nasional, masa kecil BJ Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan BJ Habibie sejak kanak-kanak.


BJ Habibie punya kegemaran menunggang kuda, sehingga membuatnya berpesan pada anak-anak sekarang untuk tidak terlalu sering bermain gawai. Ia menyarankan anak-anak untuk memiliki aktivitas di luar ruangan.


"Anak jangan terlalu banyak main internet, tapi ya enggak terus-terusan belajar juga. Dalam 24 jam kan bisa dibagi-bagi tuh waktunya, jangan lupa main di luar juga penting," tutur pria yang juga pernah menjadi Menteri Riset dan Teknologi ini.

BJ Habibie muda pindah ke Bandung setelah ayahnya meninggal untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, ia mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran eksakta. Berkat kecerdasannya, beliau masuk di ITB dan melanjutkan kuliah di Jerman setelah mendapat beasiswa.

Dikutip dari laman resmi LPPKS Kemdikbud, musim liburan bukan liburan bagi BJ Habibie justru kesempatan emas yang diisi dengan ujian dan mencari uang untuk membeli buku. Ya, Habibie adalah kutu buku, tak heran ia menjadi sosok cerdas dan selalu ingin tahu ilmu baru.

BJ HabibieBJ Habibie/ Foto: Dok. Instagram/@b.jhabibie.

Sehabis masa libur, semua kegiatan disampingkan kecuali belajar. Berbeda dengan teman-temannya yang lain, lebih banyak menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman dan uang tanpa mengikuti ujian. Hebat ya, Bun?

Soal makanan yang dikonsumsi saat kecil, BJ Habibie menganggap lingkungan dan nutrisi di awal kehidupan, memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan di masa depan. Untuk itu penting banget mendorong anak mengenal dan menyukai pola makan sehat, Bun.

"Dari kecil, isi piring saya terdiri berbagai jenis makanan. Ada nasi, lauk pauk seperti protein hewani yaitu ikan, ayam, daging, sayur, buah,dan saya juga suka minum susu," tutur BJ Habibie.

Wah, enggak cuma rajin belajar tapi BJ Habibie juga memerhatikan nutrisi yang diasup. Hebat ya, Bun? Nah, untuk menghormati jasa BJ Habibie, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan pemerintah menetapkan hari berkabung nasional atas meninggalnya Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. Masyarakat diimbau mengibarkan bendera setengah tiang.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah siang nanti sampai tanggal 14 September 2019," kata Pratikno, dikutip dari detikcom.

Selain masyarakat, kantor dan lembaga negara diminta mengibarkan bendera setengah siang. Baik di dalam maupun luar negeri.

Simak juga video tentang ajakan untuk mengibarkan bendera setengah tiang, untuk mengenang jasa BJ Habibie.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi