parenting

Viral Permen Beracun di Surabaya, Anak SD Jadi Korban

Yuni Ayu Amida Sabtu, 28 Sep 2019 06:20 WIB
Viral Permen Beracun di Surabaya, Anak SD Jadi Korban
Jakarta - Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan adanya imbauan untuk tidak membeli permen beracun. Dalam pesan tersebut, dikatakan beberapa anak SD di Surabaya jadi korbannya.

"Bapak ibu yang punya anak kecil tolong di beritahu untuk tidak membeli permen ini karena beracun. Kurang lebih ada 18 anak dibawa ke Puskesmas Benowo dan beberapa dirujuk ke RS," tulis pesan yang beredar, dikutip dari detikcom.

Rupanya imbauan tersebut bukan isapan jempol belaka. Setelah ditelusuri, kabar tersebut memang benar.


"Ada 15 anak yang keracunan usai mengonsumsi permen itu. Kejadiannya kemarin Selasa (24/9)," ujar Kepala Bagian Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Yusuf Masruh.

Yusuf menjelaskan, anak SD Al Manar Benowo yang jadi korban mengaku pusing setelah mengonsumsi permen tersebut. Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Benowo. Bersyukur, siswa SD tersebut tak sampai dirawat inap.

"Tapi, hari ini, katanya sudah masuk sekolah semua," kata Yusuf.

Viral Permen Beracun di Surabaya, Anak SD Jadi KorbanFoto: Istimewa


Jajanan anak-anak saat ini memang macam-macam, Bun. Jika tidak waspada, jajan sembarangan bisa membahayakan kesehatan anak. Menurut pakar kesehatan masyarakat, dr.Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, anak butuh pendampingan berupa informasi dari pihak sekolah dan orang tua terkait pilihan jajanan. Hal ini karena pemahaman mereka belum sedalam anak remaja.

Selain itu, sebenarnya kita bisa mencegah anak untuk tidak jajan sembarangan sejak dini. Caranya melalui edukasi yang disampaikan kepala sekolahnya dan para guru.

"Jika pihak sekolah bersikap bijak tentang memilih jajanan yang baik, tentunya kesadaran untuk tidak jajan sembarangan di kalangan murid akan meningkat," tutur Rita.

Tak hanya itu, di rumah pun kita mesti membiasakan anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Pastinya kita juga harus mencontohkan untuk makan makanan bergizi itu. Dan bila perlu, orang tua dituntut kreatif untuk membuat bekal si kecil, agar dia tidak tergoda jajan sembarangan.

Simak pula jajanan berbahaya yang intai anak-anak ini, Bun.

[Gambas:Video 20detik]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi