parenting

Menteri Nadiem Makarim Ternyata Jarang Dipuji Orang Tua Sejak Kecil

Asri Ediyati Selasa, 03 Dec 2019 16:28 WIB
Menteri Nadiem Makarim Ternyata Jarang Dipuji Orang Tua Sejak Kecil Menteri Nadiem Makarim Ternyata Jarang Dipuji Orang Tua Sejak Kecil/ Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Eks CEO Gojek, Nadiem Makarim menjadi yang termuda di jajaran menteri lainnya di kabinet terbaru Jokowi. Terlebih, ia mengemban tugas yang amat berat, di bidang pendidikan. Bidang yang menjadi harapan sekaligus menyiapkan generasi selanjutnya untuk Indonesia yang lebih maju.

Saat ditunjuk menjadi menteri, Nadiem sama sekali tak ragu. Ia menyanggupi tugas berat itu. Di balik keputusan matang dan keyakinannya, ternyata ada pemicunya yaitu orang tua terutama sang ibunda, Atika AlGadri.


Nadiem yang menjadi bintang tamu di Mata Najwa ditanya, bagaimana keluarga menyiapkan sehingga membuat Nadiem mantap mengambil keputusan untuk menjadi menteri dan yakin apa yang dituju.


Nadiem pun menjawab ternyata ia jarang dipuji sejak kecil.

"Waktu saya masih kecil itu jarang-jarang dapat pujian dari orang tua. Misalnya dapat angka (nilai) yang baik, ada prestasi atau apapun itu jarang sekali dikasih pujian," kata pria kelahiran tahun 1984 itu.

"Lama-lama waktu saya di umur 20-an saya mulai nanya karena saya kan lumayan oke lah angka-angka baik, berprestasi, dan masuk sekolah-sekolah baik kenapa enggak pernah dipuji," sambungnya.

Makanya waktu di umur 20-an, Nadiem langsung bertanya sama sang ibunda. Lalu kata sang ibunda, "Buat apa dipuji, memang kamu sudah melayani negerimu?" Dari situ lah Nadiem baru mengetahui, melayani negara adalah tugas terpuji.

"Mungkin baru dipuji ketika dua minggu yang lalu. Kata 'Saya bangga dengan kamu' itu baru terucap. Karena ya, ibu saya tahu betapa beratnya tantang apalagi di bidang pendidikan. Masalahnya begitu rumit, begitu kompleks jadinya ya menerima tantangan itu buat Ibu saya bangga," ujar Nadiem.

Mungkin selain itu, alasan Nadiem tak pernah dipuji supaya tak cepat puas dengan hasil yang didapat. Ayah Nadiem sendiri, Nono Anwar Makarim, pernah melayani negara menjadi anggota DPR-GR dari kalangan mahasiswa.

Selesai kuliah di Amerika Serikat, ayah Nadiem Makarim ini bergabung dengan Kantor Hukum Adnan Buyung Nasution. Kemudian pada tahun 1980, ia mendirikan kantor hukum bersama Frank Taira Supit, koleganya ketika di Harvard.

Selain berkarier sebagai penasihat hukum, Nono Anwar Makarim juga aktif di berbagai organisasi sosial. Ia mendirikan beberapa yayasan, ia juga ditunjuk sebagai anggota delegasi Indonesia ke Putaran Uruguay. Saat ini ia menjabat sebagai anggota komite etik Komisi Pemberantasan Korupsi. Demikian dikutip dari detikcom.

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Begitulah Nadiem dengan ayahnya.

Menteri Nadiem Makarim Ternyata Jarang Dipuji Orang Tua Sejak Kecil

Simak juga video soal otak dan kecerdasan anak:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi